
Zulkarnain menggendong Rika yang masih menahan sakit di perutnya, Niki yang melihat bundanya kesakitan langsung tanya saat dikasih tahu Niki ikut ke rumah sakit ditemenin sama Niki dan Wisnu sedangkan Gita lebih memilih dirumah saja istirahat
selama diperjalanan Rika mengeluh sakit dan menangis saking tidak kuatnya Zulkarnain memeluk istrinya dan menenangkan istrinya begitu juga dengan melati berusaha mengelap keringat yang keluar dari wajah Rika
" sakit banget sayang" ucap Rika sambil pegang perutnya
" tahan sayang sebentar lagi kita sampai" ucap Zulkarnain panik
" sebentar lagi yah Rika bertahan lah" batin Wisnu cemas
" ya Allah bunda" ucap Niki nangis melihat bundanya nangis sambil nahan sakit
setibanya di rumah sakit Zulkarnain menggendong istrinya dan jalan menuju ruangan ICU, melati memeluk Zulkarnain menenangkan suami nya ngajak suaminya zikir berdoa demi kebaikan Rika didalam
Niki nangis melihat nasip ibunya kesakitan dan kemungkinan keguguran, Wisnu memeluk anak tirinya dengan rasa sedih karena lagi lagi Niki harus nangis
__ADS_1
" sabar sayang banyak banyak berdoa saja" ucap melati pegang kedua tangannya Zulkarnain
" aku takut sayang" ucap Zulkarnain sedih
lampu operasi pun telah mati membuat melati, Zulkarnain, Wisnu dan Niki jalan tetap didepan pintu ICU memberi banyak pertanyaan ke dokter yang baru keluar
" bagaimana keadaan istri saya dok dan keadaan calon anak saya dok apa baik baik saja" ucap Zulkarnain panik
" keadaan istri anda baik baik saja cuma lemes saja dan istri anda keguguran dan sudah kami bersihkan beberapa hari lagi istri anda boleh pulang" ucap dokter melihat Zulkarnain, melati, Wisnu,dan Niki
" apa keguguran" lanjut Zulkarnain lemes karena calon anaknya meninggal dunia
" boleh tapi jangan banyak diajak bicara" lanjut dokter yang langsung pergi
Zulkarnain setelah tiba diruang Rika langsung memeluk Rika dan nangis melihat istrinya lemah seperti ini
__ADS_1
" bunda maafkan ayah" ucap Zulkarnain pegang tangan Rika
" sabar sayang ini bukan kesalahan papi ini semua sudah takdir sabar yah" ucap melati yang merasa kasihan melihat suaminya merasa bersalah padahal kecelakaan keguguran ini keteledoran Rika sendiri
" biasanya habis main bunda selalu sehat dan aman aman saja kenapa bisa seceroboh ini" gerutu Zulkarnain
" kalo bunda ke guguran seperti ini berarti bunda di rumah sendirian dan ayah bareng mami tetap kerja di kantor dari pagi sampai sore" batin Niki sedih karena harus meninggalkan bundanya dirumah sendiri tanpa ada yang temani hampir seharian
" kamu kenapa melamun Niki apa yang kamu pikirkan" ucap Wisnu yang melihat Niki melamun"
" saya tidak tega bunda dirumah sendiri selama ayah dan mami kerja tidak membayangkan kesepian dan kesedihan bunda" ucap Niki sedih
" setiap rumah tangga itu wajar kok sayang kalo istri jadi ibu rumah tangga biasa dan kalo mami kerja yah itu kan perusahaan mereka jadi jangan terlalu kwartir sayang" lanjut Niki menenangkan Niki
" apa bunda tinggal sama kita saja yah dari pada sendirian di rumah" lanjut Niki melihat Wisnu
__ADS_1
" jangan egois sayang tidak baik suaminya jauh dari istri lama lama, kamu fokus belajar saja sayang jangan memikirkan rumah tangga orang tua terusan membanggakan kita semua saja" lanjut Wisnu tidak suka dengan rencana Niki
melati dan Zulkarnain sama sama ngaji disamping Rika yang masih tidur karena efek obat bius setelah operasi tadi