
setelah acara peresmian foto keluarga dan foto sama karyawan karyawan toko pertama kalinya, Bratama yang melihat anaknya Zulkarnain mampu membuat toko ini mewah dan enak dilihat apa lagi perpustakaan yang didirikan Niki bukan perpustakaan biasa bahkan di siapkan bimbingan belajar gratis bagi pelajar kelas tiga dan disediakan WiFi gratis. Bratama tidak menyangka Niki punya tabungan cukup banyak dan di bantu sama tabungannya Wulan membuat tempat ini lebih bagus
" selamat ya Niki masih muda mau jualan seperti ini keren nak" puji Bratama melihat Niki anak yang kurang mendapatkan kebebasan perlahan mendapatkan kesuksesan yang di inginkan
" terimakasih om atas pujiannya Niki masih banyak belajar om" ucap Niki tersipu malu karena dirinya masih pemula dan selalu mendapatkan pujian
" semangat belajarnya dan fokus saja supaya lulus kuliah jangan fikirkan toko ini ada keluarga om yang senang hati membantu Niki dan orang tuanya Niki yang membantu menjalankan ny jadi tetap fokus saja sama pendidikan ya" saran Bratama tulus
" iyah om pasti fokus kok Niki mau lulus dengar baik Om terimakasih bantuan nya buat Niki" lanjut Niki bahagia
dilain sisi, orang tuanya melati dan Zulkarnain mendapatkan kabar kalo Niki membuka bisnisnya sendiri tanpa numpang tempat sama Zulkarnain, orang tuanya Melati dan Zulkarnain langsung datengin toko milik Niki membuat Niki kesel melihat nenek nenek sombong datangi ke tokonya
__ADS_1
" mau apa kesini" ucap Niki dengan sinis
" anak tidak punya sopan santun begini mau jadi bos mana pantas sih memaksakan keinginan sekali" ledek mamahnya Zulkarnain sins
" kita kesini mau lihat toko anak haram ini hoki juga kamu Niki mendapatkan rumah besar ini dijadikan toko yang besar
" Alhamdulillah nenek hadiah yang Allah kasih atas kesabaran dan keikhlasan Niki mendapatkan tempat ini" lanjut Niki dengan bangganya membuat kedua neneknya semakin kesel
" yuk jeng pulang saja" lanjut mamahnya melati kesel
" kamu kenapa tertawa sendiri Niki" ucap Wisnu penasaran
__ADS_1
" tadi nenek sombong datang biasa menhina Niki tapi pas Niki menjawab ucapan mereka langsung kesel dan pergi begitu saja" ucap Niki tersebut puas
" jangan berlebih-lebihan yah sayang menjawab ucapan mereka mau bagaimana pun mereka orang tuanya mami dan ayah tetep kamu hargai dengan ucapan kamu yang bisa dijaga" lanjut Wisnu menasehati Niki
" Iyah Abi mengerti kok" lanjut Niki memeluk Wisnu
" yuk kedalam pada lagi duduk santai" lanjut Wisnu
" Abi soal sarapan tadi pagi Niki jadi tidak enak sama umi dan membuat dapetin teguran dari mami, bunda dan ayah maafkan Niki" lanjut Niki menyesal
" kalo sebulan sekali atau dua kali Abi dan ummi ijinkan makan daging babi lagi asal di rumah baru saja ya sayang tapi masaknya tidak boleh banyak karena dianggap haram apa lagi kita muslim kan" nasehat Wisnu mendapatkan anggukan dari Niki
__ADS_1
" Bagus kalo kamu mengerti sayang" lanjut Wisnu merangkul bahunya Niki masuk kedalam
selama dua jam menunggu akhirnya pembeli datang dan membuat Niki bahagia Niki diajar menjadi kasir yang baik sambil membuat laporan keuangan, Gita yang melihat pekerjaan Niki tersenyum manis. Niki melayani konsumen menitjng apa saja yang kau tadi