Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 21


__ADS_3

Niki membulak balikan buku yang dipegangnya sambil menatap depan dengan melamun tidak terasa air matanya jatuh begitu saja dikedua pipinya, Wisnu yang baru tiba di rumah langsung bingung melihat Niki nangis tapi melamun seperti ini membuat Wisnu merasa tidak tega anak angkatnya sedih seperti ini


" kenapa sedih anak ayah" ucap Wisnu yang sudah terbiasa dengan sebutan barunya untuk Niki


" ayah, aku sedih sekali denger ucapan Tante Meta tentang aku tadi, dia sengaja banget menghina aku supaya sedih seperti ini" ucap Niki yang meluk Wisnu yang berdiri didepannya


" Niki anak ayah yang pinter dan cantik dengerin kata ayah, jangan pernah nangis didepan orang yang menghina dan merendahkan kita karena orang jahat akan semakin senang kita terpuruk sama ucapannya, lebih baik kamu balasnya denga tegar lihat lah bunda kamu membalas cemoohan orang orang disini dengan prestasi jadi anak kebanggaan dan ke sayangnya mami Wulan tanpa mengeluh membuat orang jahat semakin kesel" lanjut Wisnu yang pegang rambut Niki sambil mengelus rambut indahnya


" ayah apa aku bisa ketemu sama ayah kandung aku? sudah enam belas tahun tapi tidak pernah lihat sama sekali" sambung Niki menundukkan kepala


" jangan pernah berhenti berdoa sayang semoga suatu saat kamu bisa ketemu langsung, jangan pernah bosan untuk terus berdoa yah sayang" bujuk Wisnu yang melihat wajah anak angkatnya yang sangat sedih

__ADS_1


ditempat lain Wulan sudah setengah jam menyiram Meta dengan air dingin membuat Meta menggigil karena kedinginan, Niki yang sedang mencari bunda nya merasa kaget melihat Meta sedang di siksa di dapur.


" mami kenapa tante Meta di siksa seperti ini?" ucap Niki lihat Meta merasa kasihan walaupun tadi sudah membuat dirinya terhina dan sedih, atas didikan Rika dan Wisnu yang tidak boleh dendam sama orang yang sudah jahat


" tadi perempuan bodoh ini mabuk dan berani sekali pas jalan membuat meja yang penuh minuman khusus pecah semua, kecerobohan perempuan bodoh ini membuat saya rugi" ucap Wulan teriak dan langsung Jambak rambut Meta membuat Meta merasa kesakitan


" pantas mami murka " batin Niki lihat Meta yang menggigil


" Saya tidak butuh rasa kasihan dari anak seperti kamu" bentak Meta yang tidak suka kehadiran Niki ditempat ini


" kamu bener bener tidak tahu diri yah, ditolong justru menghina Niki" bentak Wulan yang langsung tampar pipi Meta dan langsung jalan diikuti Niki dibelakangnya

__ADS_1


Meta yang melihat Niki jalan dibelakang Wulan semakin kesal sama Niki anak itu sama sekali dimanja sama Wulan, terlintas di pikirannya untuk menjebak Niki supaya disiksa sama Wulan dan dianggap membuat kecerobohan dan membuat kecewa, Meta yang puas merencanakan niat jahatnya langsung tertawa bahagia akhirnya punya rencana menghancurkan anak Rika


dilain tempat Rika menemani Niki belajar, Rika merasa bangga sekali sama anaknya yang tidak pernah bosan untuk belajar dalam sehari Niki bisa baca lima buku dan minta dikasih soal sama Rika ataupun Wisnu, setiap hasil mengerjakan soal soal yang diberikan selalu mendapat hasil memuaskan Rika sering membuat kue kesukaan Niki sebagai hadiah prestasi nya, Niki yang kangen sama bunda nya belajar di kamar Rika sambil fokus mengerjakan soal terakhir dan langsung melihat bunda nya yang duduk dikasur dengan senyum


" bunda, aku kangen bunda boleh yah tidur disini" ucap Niki sambil merapikan buku yang tadi dipelajari


" boleh sayang, malam ini bunda lagi santai karena siang bunda sudah dapat tamu banyak jadi malam ini bunda lebih banyak istirahat" ucap Rika yang menepuk kasur di sampingnya


" bunda kenapa tidak menikah sama ayah Wisnu? dia baik banget sama kita dan merelakan kehidupannya untuk membesarkan aku dari bayi sampai sekarang sudah remaja itu tidak mudah apa lagi ayah masih jomblo" bujuk Niki sambil melihat bunda nya


" peraturan dari mami tidak boleh ada yang nikah sesama karyawan disini, bunda akui Wisnu orang yang bener bener baik tulus nya membantu bunda tapi untuk menjadi keluarga resmi itu tidak mungkin sayang jadi tolong jangan maksa yah sayang" lanjut Rika yang langsung meluk anaknya

__ADS_1


" aku faham bunda dan aku juga takut kita dianiaya sama mami karena keinginan kita" sambung Niki yang masih betah dipeluk bunda nya


__ADS_2