
Niki terus saja menangis dipelukan bundanya, selama perjalanan pulang Niki dan Rika terus saja diam dan terus menangis supir yang melihat mereka sedih membuatnya tidak tega dan mengajak Rika dan Niki ngobrol biar bisa lebih mencair keadaannya
" sebelum tuan tahu kenyataan bahwa punya anak kandungz kondisi tuan memperhatikan selalu melamun dan sering minum minuman keras karena meresa gagal sebagai suami dan seorang laki laki tidak mampu punya keturunan sama sekali" ucap supir yang menceritakan kondisi majikan nya tanpa di minta
" tuan tidak pernah melakukan kewajibannya sama istrinya karena percuma tidak bisa punya anak, makannya tuan selalu melampiaskan nafsunya sama sembarangan perempuan membuat kehidupan tuan jadi hancur, tuan bukan laki laki nakal sebelum tahu kebohongan istrinya" lanjut supir yang melihat Rika dan Niki dari kaca spion
Rika dan Niki hanya bisa mengangguk tanpa memberikan komentar apapun
" tapi keceriaan tuan kembali pas pertama kali melihat nona Niki dan saya mendengar cerita tuan awal ketemu nona saya minta tuan tes DNA diam diam" sambung supir yang merasa lega calon majikan nya tidak menangis lagi
" selama menunggu hasil keluar tuan bahagia sekali beli buku dan baca buku di rumah demi bisa baca buku bareng nona lagi, dan tuan mempersiapkan pendidikan nona membuat tuan semakin bahagia, jujur saya jadi lega melihat tuan kembali bahagia setelah kehadiran nona Niki" sambung supir yang lega menceritakan kenyataan walaupun tidak disuruh sama Zulkarnain
__ADS_1
" kamu ngomong panjang seperti itu apa atas perintah Zulkarnain" tanya Rika menatap supir yang fokus membawa mobil
" tidak nyonya ini semua inisiatif saya kepedulian saya terhadap majikan saya, karena saya tahu majikan saya orang baik jadi saya menyampaikan nya sama kalian" lanjut supir yang senyum melihat calon majikan nya tidak nangis lagi
" terus apa kita menerima tawaran om Zulkarnain bunda, terus bagaimana caranya kita bisa beba" tanya Niki yang mempertimbangkan tawaran Zulkarnain
" terserah kamu sayang, semua keputusan ada di kamu yang dibilang sama om waktu kita tidak banyak karena mengejar ketinggalan pendidikan kamu" ucap Rika yang masih setia meluk anaknya
" aku mau sekolah walaupun cuman satu tahun mengerjar ketinggalan sekolah SMU insyaallah saya bisa mengejar ketinggalan pendidikan SD dan SLTP demi mendapatkan ijazah" ucap Niki yang melepaskan pelukannya
tanpa disadari Rika dan Niki, supir mematikan saluran telefon yang menyala dari tadi dan memasukannya kedalam kantong bajunya
__ADS_1
di lain sisi, Zulkarnain tampak bahagia sekali setelah mendengar percakapan supirnya sama Rika dan Niki yang mau menerima tawarannya
harapan punya anak kandung semakin besar Zulkarnain langsung melajukan mobilnya ke kantor polisi tempat sahabatnya bekerja disana
setelah tiba di kantor polisi Zulkarnain langsung jalan menuju ruangan sahabatnya kebetulan sedang santai membuat Zulkarnain langsung masuk
" ada apa bro tumben kesini ada masalah" ucap sahabat Zulkarnain yang melihat sahabatnya karena tidak pernah sahabatnya ke kantor polisi biasanya ketemu diluar kantor
" saya ingin membebaskan anak dan wanita kencan saya di klub kamu punya ide" ucap Zulkarnain yang akhirnya memberitahu rahasianya
sahabatnya Zulkarnain tampak kaget mendengar Zulkarnain punya anak diluar nikah selama ini yang dia kenal Zulkarnain adalah orang yang baik tidak suka minum apa lagi main perempuan
__ADS_1