
selama diperjalanan Zulkarnain selalu berusaha mencarikan suaha mengajak ngobrol dan bercanda Rika membuat nya selalu melirik kearah Rika yang selalu tertawa bahagia merespon obrolan mereka
" andaikan kamu boleh pacaran saya mau jadi pacar kamu biar setiap hari di temani sama kamu" ucap Zulkarnain sambil menaikkan sebelah alisnya
" sayangnya tidak boleh, oh yah bukan nya kamu sudah memiliki istri kenapa tidak pergi liburan bareng sama istri kamu?" tanya Rika sambil melihat wajah Zulkarnain yang selalu melirik kearahnya
" males apa lagi kalo ketemu sama teman malu selalu di tanya soalnya kapan punya anak" jawab Zulkarnain yang langsung males bahas istrinya karena sudah membohongi dirinya selama ini
" maaf yah saya jadi kepo" lanjut Rika merasa bersalah atas pertanyaan nya tadi
__ADS_1
" santai saja, dulu saya tidak suka minum sama sekali apa lagi pergi pergi sama wanita yang bukan saudara apa lagi istri, tapi semuanya berubah saat dihari ulang tahun pernikahan kami, orang tua saya memaksa saya dan istri memeriksa kesehatan kami dan konsultasi kenapa selama satu tahun pernikahan tidak dikaruniai anak, setalah melakukan pemeriksaan ternyata istri saya sudah tidak memiliki rahim dan dia menyembunyikan masalah kesehatan nya, kalo jujur dari awal saya akan terima kenyataan pahit kalo kami tidak akan mendapatkan keturunan masih bisa adopsi anak anak kurang beruntung tapi yang membuat saya benci, marah, kecewa, dan menjadi seperti ini karena dibohongi selama dua belas bulan dengan harapan harapan kosong setelah tahu kondisi kesehatan istri saya, kita tidak sama sekali menjalankan kewajiban kita sebagai suami istri" cerita Zulkarnain panjang lebar yang langsung sedih
" maaf kan Saya membuat kamu sedih, tapi memang keadaan terkadang memaksa kita berubah suka atau tidaknya" lanjut Rika memberikan semangat pada Zulkarnain dan pegang tangan Zulkarnain yg lagi pegang setir
" terimakasih Rika" lanjut Zulkarnain mencium tangan Rika
setibanya di sebuah Mall Zulkarnain mengajak Rika keliling Mall, membuat Rika merasa bahagia sekali bisa jalan jalan dari pagi dia tidak dibuat lelah karena pekerjaan sebagai pelayan. Zulkarnain menghentikan langkahnya saat didepan stand restoran makanan Jepang dan langsung melihat Rika
" saya belum pernah makan disini biasanya saya makan masakan kampung" ucap Rika sambil menunduk
__ADS_1
" jadi ini pertama kali kamu makan? disini makanannya halal dan bisa kita makan dan sangat enak enak makanannya" lanjut Zulkarnain yang langsung ajak masuk kedalam restoran Jepang
Rika hanya diam saja saat Zulkarnain memesan khas Jepang cukup banyak, tidak disangka cowok tampan yang menjadi teman kencannya makan cukup banyak tidak takut gemuk, setelah puas memesan Zulkarnain langsung bayar ke kassir dan ajak Rika untuk duduk di kursi yang kebetulan ada beberapa hiasan bunga pajangan di meja makan.
" kamu tidak takut kalo ketemu kenalan kamu kita makan disini? tanya Rika yang geser bangku didepannya dan langsung duduk
" saya tidak peduli justru saya takut ajak istri saya yang ditanya mana anaknya, umur atau sebagainya bikin nafsu makan saya hilang, lebih baik ajak orang lai. ucap Zulkarnain sambil senyum menatap Rika
" kamu cantik hari ini dan baik sama saya" lanjut Zulkarnain yang terus menatap Rika tidak ada rasa bosan menatap wajah cantik yang didepannya
__ADS_1
" bisa saja mujinya" lanjut Rika tersipu malu karena terus di lihatin sama Zulkarnain