Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 158


__ADS_3

mamahnya Zulkarnain dan papahnya tiba tiba masuk begitu saja kerunganya Zulkarnain, Zulkarnain yang melihat orang tuanya langsung berdiri dan menghampiri jangan sampai mereka merusak Vidio call acara lamaran pernikahan wisnu dan Gita, Zulkarnain ngajak kedua orang tuanya ke ruangan Bratama yang sekarang kosong


" ada perlu apa bunda dan ayah kesini" ucap Zulkarnain dingin melihat kedua orang tuanya


" begitu kah cara seorang anak menyambut kedatangan orang tua" bentak ayahnya Zulkarnain kesal


" kalo kalian bersikap baik dan tidak mengusik berlebihan keluarga kecil Zulkarnain pasti akan bersikap sopan sama kalian" lanjut Zulkarnain menahan amarahnya


" sombongnya kamu Zulkarnain dalam sekejap kalo ayah mau bisa menghancurkan tempat busuk kamu ini" ancam ayah nya kesal


" silahkan kalo ayah berani, ingat ayah bertindak hukum akan bekerja walaupun ayah punya uang bisa sogok Zulkarnain jamin ayah akan kalah" bentak Zulkarnain tidak terima diancam


" anak kurang ajar, sudah jauh jauh kita kesini mau ajak kamu dan melati makan malam eh dibuat emosi dasar anak tidak tahu diri kamu" bentak mamahnya Zulkarnain

__ADS_1


" habis ayah duluan yang ngancem mana ada orang yang diem aja diancam seperti itu baiklah memangnya mau makan dimana" lanjut Zulkarnain sedikit sopan


" di rumahnya melati, beberapa kali orang suruhan umi nya melati bilang kalo Rika sudah berangkat ke Amerika itu bagus sekali akhirnya kuman busuk keluarga keluar juga dari rumah kamu" lanjut mamahnya Zulkarnain


" apa orang suruhan jadi kalian punya mata mata apa salah satu karyawan baru" bentak Zulkarnain tidak sangka orang tuanya selangkah lebih maju


" iyah, tapi bukan satpam dan polisi kita tau mereka sahabat kamu dan tidak mau disogok sama kita akhirnya kita cari yang lain, sepertinya kamu sudah persiapkan segala halnya" lanjut ayah nya Zulkarnain


" kalian licik Zulkarnain haarus lebih licik lagi" lanjut Zulkarnain serius


" kita melakukan Vidio call lamaran pernikahan wisnu dan Gita translator nya Niki, dan saya sebagai perwakilan keluarga nya wisnu karena orang tuanya dan keluarga wisnu sudah meninggal dunia dan hidup sendiri" lanjut Zulkarnain


" bearti biaya pernikahan kamu yang nanggung dong dasar parasit seperti Rika perempuan tidak tahu diri" ledek mamahnya Zulkarnain

__ADS_1


" Gita dan Wisnu punya uang masing masing mereka bisa membiayai pernikahan mereka sendiri dan Wisnu sudah mengurus harta peninggalan keluarga nya jadi nanti dipakai buat biaya pernikahan dan biaya hidup keluarga kecilnya" lanjut Zulkarnain tidak terima Wisnu direndahkan


" bagus lah pengusaha kecil seperti kamu nanggung biaya pernikahan mana sanggup" ledek ayahnya Zulkarnain


melati dan Bratama yang sudah selesai menyaksikan serangkaian lamaran akhirnya gabung ke ruangan kosong, melati dan Bratama Salim akhirnya Bratama ketahuan selama ini membantu Zulkarnain dari nol sampai sekarang, ayahnya Zulkarnain memberikan tamparan keras ke Bratama dianggap penghianat keluarga besar


" maaf om, walaupun om dan tante berjasa sama keluarga saya, tapi Zulkarnain jauh lebih berjasa sama keluarga saya dan saya fikir sudah saatnya saya membalas kebaikan Zulkarnain yang jatuh dan bangkit Zulkarnain punya uang yang cukup banyak mampu bangkit dan membiayai kebutuhan anaknya, saya juga masih bersikap baik sama om dan Tante kalian keluarga saya juga" ucap Bratama menahan sakit hati


" tapi kenapa tidak jujur dari awal pantas orang suruhan kita bilang selalu lihat kamu disini ternyata jadi duri kecewa om sama kamu Bratama" bentak ayahnya Zulkarnain kesal


" sudahlah ayah lupakan masa lalu kita semua sudah tua sudah bukan waktunya mementingkan ego lagi sekarang kita berfikir kebahagiaan saja kerukunan saja lebih enak dari pada bermusuhan seperti ini" ucap melati berusaha membujuk mertuanya


" selama tidak ada perempuan busuk itu disini kita bisa bersikap baik sama kamu dan Zulkarnain tapi kalo ada dia jangan harap" ucap mamahnya Zulkarnain egois

__ADS_1


" kalian egois bersikap semau kalian" lanjut Zulkarnain semakin kesal


__ADS_2