
Melati menemi Rika beli kebaya putih untuk acara yang dinantikan Rika dan Zulkarnain untuk meresmikan hubungan mereka, Melati menemani Rika merasa sesak sekali melihat suaminya sebentar lagi punya dua istri
disiilain Melati lebih setuju suaminya menghalalkan hubungan suami nya sama selingkuhan nya dari pada melakukan hubungan suami istri yang membuatnya melakukan dosa terus menerus
Rika yang melihat Melati melamun langsung jalan menuju Melati sambil pegang kebaya yang dipilihnya
" mba kenapa melamun apa yang mba fikirkan?" tanya Rika yang melihat wajah Melati basah padahal di ruangan dingin karena ada AC
" saya tidak melamun kok, apa sudah selesai" tanya Melati mengalihkan pembicaraan
" baju kita bertiga saat resepsi samaan mba" sahut Rika
" oh bagus" jawab melati sinis
Melati langsung jalan menuju kasir dan bayar kebaya yang dipilih tadi
dilain sisi Wisnu memesan makanan buat acra repsi pernikahan Rika dan Zulkarnain nanti, setelah selesai memesan makanan Wisnu langsung menyusul Zulkarnain ke KUA yang urus surat nikahnya
__ADS_1
" apa sudah beres pak" tanya wisnu
"Alhamdulillah beres Minggu depan jadi suratnya dan dua hari lagi baru bisa akat nikah dan resepsi" sahut Zulkarnain bahagia
" semoga anda bisa membahagiakan Rika dan anaknya, ingat pak jangan pernah bikin Niki nangis apapun alasannya" ancam Wisnu serius
" kamu mencintai Rika juga" lanjut Zulkarnain curiga karena kebaikan Wisnu sangat berlebihan buat Rika dan Niki
" saya Anggap Rika saudara sendiri, kalo Niki saya merawat,menyayangi Niki,dan mendidik Niki sampai sekarang tanpa air mata, jadi saya akan marah kalo anda membuat Niki bersedih apapun alasannya" lanjut Wisnu yang langsung masuk mobil
dilain sisi, saat Melati dan Rika sampai rumah, betapa terkejutnya Melati melihat mertua dan ibunya lagi duduk di ruang tamu
Rika yang melihat dua wanita paruh baya sudah bisa menebak kalo mereka adalah mertua dan ibunya Melati
" apa apaan kamu sayang setuju' suami kamu menikah lagi" ucap mertuanya Melati
" saya insyaallah ikhlas mah Nerima nya, karena demi kebahagiaan anak kandung papi, kasihan kalo anaknya jauh jauh dari ibu kandungnya" ucap Melati sedih
__ADS_1
" tapi itu kan aib bagi keluarga sayang, demi punya anak harus melakukan hal yang dianggap hina" sindir mamah Melati yang menatap sinis ke arah Rika
" perempuan seperti dia pasti cuman bisa nya memanfaatkan kekayaan suami kamu saja dasar perempuan tidak benar" sindir mertua nya Melati yang langsung menampar Rika begitu saja
" maaf saya tidak terima dengan hinaan kalian ke saya, memang pekerjaan saya tidak benar tapi yang mendatangkan tempat saya adalah Zulkarnain dengan segala emosional nya" ucap Rika berusaha tahan amarahnya
" anda berdua pasti tahu kebiasaan Zulkarnain diakibatkan karena kesalahannya Mba melati, dan saya selama kenal sama Zulkarnain tidak pernah meminta apapun ke Zulkarnain jadi maaf kalian sudah memfitnah saya" lanjut Rika yang langsung memegang pipinya yang panas karena ditampar tadi
" halah ngeles seperti bajai kamu, Zulkarnain kan selingkuh sama kamu karena anak dan dia sudah mendapatkan nya, lebih baik sekarang kamu pergi jangan ambil kesempatan dalam kesempitan" lanjut mamah nya Zulkarnain menatap sinis kearah Rika
" sebut saja berapa yang kamu mau asal kamu pergi jangan jadi istrinya Zulkarnain karena kami akan malu punya menantu perempuan murahan seperti kamu" teriak mamah Melati
" astaghfirullah umi dan bunda, Melati mohon cukup jangan usir Rika dari sini, kasihan anaknya papi pasti sedih kalo ibu kandungnya pergi dari sini, saya berusaha ikhlas dimadu" ucap Melati yang melihat Rika
" apa kamu tidak malu istri kedua suami kamu perempuan murahan ingat kamu dan suami kamu dipandang baik sama masyarakat dan teman teman kita" lanjut mertuanya Melati
" insyaallah saya siap menerima cibiran orang orang asal kita bertiga rukun sudah lebih dari cukup" sambung Melati yang menangis membuat kedua pipinya basah karena air mata mengalir deras begitu saja
__ADS_1