
Gita dan Wisnu banyak ngobrol dan cerita selama perjalanan menuju kampung halamannya Wisnu, Gita yang tidak sabar ketemu mertuanya senyum senyum sendiri akhirnya bisa juga mempertemukan Wisnu dan keluarga nya sekian lamanya, menempuh perjalanan empat jam akhirnya Wisnu dan Gita sampai di Surabaya perkembangan kota Surabaya luar biasa berbeda dari awal Wisnu dipaksa ke Jakarta menjadi supir saat masih SMU terpaksa kerja tanpa digaaji karena hutang orang tuanya ke wulan dulu
" sayang apa mereka ingat aku yah" ucap Wisnu sedih pergi dari rumah dua puluh tahun lebih
" sepertinya lupa sayang dulu kan kamu pergi masih anak anak dan sekarang dewasa tapi kamu punya KTP dan kartu keluarga kan buktinya surat surat kamu disetujui padahal belum diperbaharui kan dan orang KUA nya untung tidak mempersulit kamu" ucap Gita pegang tangannya Wisnu
" Iyah sayang Alhamdulillah masih aku pegang dengan baik walaupun Wulan dulu maksa aku membuangnya tapi aku memaksakan untuk mempertahankan yang aku punya akhirnya yah itu masih ada sampai sekarang" lanjut Wisnu sedih
" kalo boleh tahu memangnya utang orang tua kamu ke wulan berapa sampai tega menghancurkan masa depan kamu" lanjut Gita prihatin
" tiga puluh juta sayang buat biaya operasi ibu aku dan biaya cek up karena ayah tidak sanggup bayar utang ditambah bunga selama dua tahun setelah operasi total semuanya lima puluh juta aku dipaksa jadi supir tanpa gaji tapi aku dikasih makan, roko,dan kopi kalo anak anak asuh mami kasih aku tips nganterin mereka atau jemput mereka ya uangnya buat aku sayang" lanjut Wisnu merasa sedih kehidupan masa kecilnya sangat suram
" astaga banyak sekali sayang lima puluh juta hutang dan Bunganya" lanjut Gita kaget mendengar ceritanya Wisnu
" dulu Rika pernah mau membayar kan utang keluarga aku tapi aku tolak karena dia juga pasti butuh banyak uang dan ternyata bener pas melahirkan banyak uang yang keluar buat kebutuhan Niki kecil" lanjut Wisnu jadi mellow karena flashback
Gita buka google map buat mencari alamat rumahnya Wisnu sesuai kartu keluarga, perubahan kampung Wisnu sungguh berkembang pesat, Wisnu dan Gita mendatangi kepala desa tempat tinggalnya Wisnu dulu. pergantian kepala desa tentunya mempersulit untuk ketemu lagi kepala desa dua puluh tahun yang lalu
" duh kepala desa dua puluh tahun yang lalu sudah pindah rumah tapi rumah yang kalian cari masih ada dan orang tuanya pun masih lengkap bahkan sekarang sudah ada cucunya" ucap kepala desa melihat Wisnu
" kalian siapa nya keluarga yang kalian cari" sambung kepala desa penasaran
__ADS_1
" saya Wisnu pak, kepala desa paman saya makannya saya mau ketemu sama beliau, oh yah apa bapak boleh minta karyawan bapak antarkan saya ke alamat ini" ucap Wisnu menunjukkan kartu keluarga
" masya Allah Wisnu anaknya pak Luky yang dipaksa ke Jakarta itu kan karena lintah darat masya Allah kamu masih sehat" lanjut kepala desa haru
" iyah pak Alhamdulillah saya akhirnya bisa terbebas juga pak makannya sekarang saya kesini buat cari paman dan ajak ke rumah pak" lanjut Wisnu
" kok anda tahu cerita tentang Wisnu kecil" ucap Gita penasaran
" kepala desa dari tahun ke tahun selalu bahas tentang Wisnu dan kalo di kampung ini ada lintah darat pasti orang orang sini membahas Wisnu masih usia tujuh belas tahun dipaksa ke Jakarta jadi supir tanpa gaji kalo perempuan tentu dijadikan perempuan tidak bener makannya semenjak Wisnu hilang kampung disini bersih dari lintah darat apapun motif mereka" lanjut kepala desa melihat Wisnu kasihan dan lega
" ya sudah yuk ke rumah saya" ajak Wisnu akhirnya
Wisnu dan Gita ikutin kemana pun kepala desa mengajak mereka akhirnya sampai lah di sebuah rumah tua yang sederhana dipenuhi banyak tanaman dan ada kursi plastik untuk tamu yang datang ke rumah
" waalaikum salam eh kepala desa silahkan masuk pak" ucap lucky saat jalan keluar rumah
" bapak dan ibu masih Ingat tidak sama laki laki ganteng disebalah saya" lanjut kepala desa melihat Wisnu dan Gita
" maaf pak saya lupa tapi mukanya tidak asing yah" ucap Bu Salma bingung melihat tamu yang di bawa kepala desa
" saya Wisnu Mak yang dibawa paksa sama Wulan lintah darat dua puluh tahun yang lalu" ucap Wisnu meluk ibu nya sekian lama
__ADS_1
" beneran ini kamu nak" lanjut lucky melihat anaknya sudah dewasa
" Iyah pak ini Wisnu pak akhirnya bisa kesini pak" lanjut Wisnu haru
" masya Allah Wisnu maafkan bapak nak karena bapak kamu jauh dari keluarga dan tidak melanjutkan SMU kamu nak" lanjut lucky menyesal
Wisnu melepaskan pelukannya dan mulai menceritakan perjalanan hidupnya selama tinggal di tempat nya Wulan, perlakuan Wulan memang cukup baik ke Wisnu tidak pernah seenaknya karena Wisnu bekerja dengan baik bahkan saat Wisnu menerima merawat anak nya Rika tidak pernah sekalipun membantah perintah Wulan membuat Wisnu baik baik saja dan masih belajar walaupun dengan status ayah angkat buat Niki anak Malang yang lahir ditempat yang tidak pantas untuk Niki, Salma dan lucky yang mendengar perjalanan hidupnya Wisnu menjadi terharu sekaligus bangga karena Wisnu mampu mendidik anak yang tidak berdosa menjadi anak cerdas sampai sekarang
" makannya Wisnu bisa kesini emak dan bapak karena Wisnu bisa terbebas dari tempat itu berkat orang tua anak yang Wisnu besarkan dan didik bahkan sekolah di luar negeri dan karena anak yang Wisnu besarkan Wisnu mendapatkan calon istri yang cerdas dan baik hati disebalah Wisnu ini" cerita Wisnu dan melihat Gita tersipu malu
" Alhamdulillah kebaikan kamu nak bisa mendapatkan kehidupan yang baik oh neng geulis ini calon kamu nak cantik sekali namanya siapa" ucap Salma muji Gita
" nama saya Gita mak, saya translator dari anak angkatnya Wisnu selama kita di Amerika" ucap Gita ramah
" kalian tinggal satu rumah selama di Amerika" ucap kepala desa kaget
" satu rumah tapi kita lebih banyak belajar karena Niki anak angkatnya Wisnu mengejar ketinggalannya mempermudah belajar nya dan kita tidak melakukan apapun selama di sana makannya sekarang kita kesini mau ajak kalian ke Jakarta karena kita mau nikah" penjelasan Gita yang berusaha kasih tahu kenyataan nya selama setahun tinggal bareng tapi Gita tidak dii unboxing sama Wisnu
" Alhamdulillah Wisnu kamu tidak liar nak" lanjut lucky
" ya tidak lah bah niat ke Amerika buat membimbing belajar bukan buat unboxing sembarangan" lanjut Wisnu lega selama tinggal bareng Gita imannya kuat
__ADS_1
" baik saya akan bantu kamu Wisnu perbarui kartu keluarga kamu dan KTP kalo sudah selesai dua hari sebelum nikah saya akan serahkan berkas baru ke KUA biar berkasnya yang baru saya kasih" lanjut kepala desa
" terimakasih anda mau membantu kami"lanjut Wisnu lega akhirnya urusan surat surat bisa diselesaikan dan secepatnya membawa keluarga besarnya ke Jakarta buat persiapan pernikahannya