
Zulkarnain masih subuh setelah solat subuh langsung siap siap mandi dan bersiap ke apartemen sebelum kekantor
Melati yang melihat suaminya sudah mau jalan masih subuh membantu menyiapkan baju kerja suaminya, setelah mandi Zulkarnain Langsung pakai baju yang dipilihkan Melati
" saya sarapan di apartemen jadi tidak bisa sarapan sama kamu" ucap Zulkarnain
" ini sarapan pertama yang saya lakukan bareng anak kandung saya" lanjut Zulkarnain mengancingkan bajunya
" Alhamdulillah mami ikut senang dengarnya" ucap Melati berusaha ikhlas menerima wanita lain masuk didalam rumah tangga nya
" itu wajib ikut senang, sepertinya saya pulang malam karena harus menemani Niki ikut tes masuk SMU diluar negeri" lanjut Zulkarnain merapikan rambutnya
" apa mami boleh bantu ngajarin Niki" lanjut Melati yang harus perkenalkan sama Niki anak kandung suaminya dari wanita lain
" boleh juga sih yah, tapi jangan baper kalo saya mencium dan bermesraan sama Rika yah" lanjut Zulkarnain yang menyemprotkan parfum kebadannya
" insyaallah papi" sambung Melati yang memakaikan dasi suaminya
Melati mengantarkan suaminya kedepan rumah dan melihat suaminya masuk kedalam mobil dan langsung pergi
__ADS_1
dilain sisi, Rika yang sudah tahu Zulkarnain mau ke apartemen langsung masak ditemani sama Wisnu dan Niki
" kamu sepertinya lebih bahagia Rika" ucap Wisnu sambil mencuci sayur
" bagaimana tidak bahagia, keluarga kecil saya lengkap ada anak dan suami lebih penting sudah bebas dari klub itu kan selamanya" ucap Rika sambil memotong ayam
" buah kesabaran kalian berdua berakhir indah yah, Alhamdulillah Zulkarnain laki laki yang bener bener baik dan berkecukupan rezekinya jadi bisa menyekolahkan Niki diluar negeri itu luar biasa loh" puji Wisnu yang langsung jalan kekompor dan memasukan sayur kedalam penggorengan
" Niki juga tidak menyangka bisa bebas seperti ini dulu sudah merasa takut tuanya Niki seperti bunda" ucap Niki menyusun piring di meja makan
polisi yang bertugas menjaga didepan pintu kamar apartemen langsung membukakan pintu untuk Zulkarnain masuk
" Alhamdulillah aman pak Zulkarnain seperti nya tidak ada yang berani kesini dari orang orang klub" ucap polisi
" kalo begitu saya kedalam dulu yah" lanjut Zulkarnain yang langsung masuk kedalam kamar apartemen
" silahkan pak" lanjut polisi yang langsung nutup pintu
Zulkarnain langsung jalan ke dapur mencari Niki dan Rika, ternyata mereka lagi asik masak ditemani sama Wisnu, ada rasa cemburu yang dirasakan karena lagi lagi Wisnu yang membantu Rika dan Niki masak
__ADS_1
" selamat pagi semuanya" sapa Zulkarnain yang jalan mendeki Rika
" pagi juga sayang, yuk makan bareng sebelum kamu kerja" ucap Rika yang langsung ambilkan nasi buat Zulkarnain
" iyah sayang" lanjut Zulkarnain langsung duduk
Niki dan Wisnu ikut duduk di kursi antri buat ambil nasi, Zulkarnain semakin tidak sabar ingin satu rumah sama Rika dan Niki pasti bahagia sekali
" Niki nanti siang sebelum tes dimulai istri ayah mau temani kamu belajar sambil kamu bisa banyak tanya sama dia, kebetulan istri ayah lulusan Amerika juga" lanjut Zulkarnain melihat Niki
" apa ayah yakin dia mau terima Niki dan membantu Niki, biasanya ibu tiri kan jahat jadi takut" ucap Niki yang melihat satu satu wajah orang tuanya
" insyaallah dia perempuan baik baik kok, bahkan tahu ayah punya anak kandung dia tidak marah sama sekali" lanjut Zulkarnain terima nasi yang dikasih Rika
" kan ada bunda dan ayah Wisnu jadi dijamin aman sayang" ucap Rika yang langsung duduk
" kalo perlu ayah ikut belajar itung itung menambah ilmu lagi" goda Wisnu yang menjamin keamanan anaknya
lagi lagi Zulkarnain merasa iri karena Wisnu bisa dua puluh empat jam jagain Niki
__ADS_1