Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 77


__ADS_3

sekian lama akhirnya melati merasakan lagi hari hari nya yang sibuk bekerja bareng suaminya teringat awal dikasih tugas mengerjakan proposal berdua dari mertua nya pas Zulkarnain disemester 7 saat teman temannya bingung soal magang dimana beda dengan Zulkarnain dan melati yang sudah diberikan pekerjaan sama mertuanya dulu


melati dan Zulkarnain jalan berdua masuk kedalam kantor bergandengan tangan, bisik bisik karyawan membuat Zulkarnain merasa tidak nyaman akhirnya Zulkarnain dan melati menghampiri karyanya yang gosipin rumah tangga nya


" kalian tadi bicara apa Tolong diulang" perintah Zulkarnain kesal karyawan nya berani sekali menggosipi rumah tangga nya


" tadi kami bahas anda pasti bahagia sekali baru nikah lagi tapi istri anda sudah hamil lagi maafkan kami pak" ucap karyawan menunduk ketakutan melihat wajah Zulkarnain marah


" itu urusan rumah tangga saya, yang harus kalian lakukan urusin pekerjaan kalian sesuai job kalian dan ini kantor bukan ranah bergosip" bentak Zulkarnain marah sekaligus malu karena aibnya sudah tersebar di kantornya


" lebih baik kalian kembali keruangan kalian saja" perintah melati lembut dan langsung ajak Zulkarnain jalan menuju ruangannya

__ADS_1


melihat Zulkarnain dan melati jalan karyawan yang tadi bergosip masih melanjutkan obrolan nya


" karena ibu melati punya kekurangan suaminya sampe liar begitu yah, saya denger denger pak Zulkarnain punya anak diluar nikah sama istri keduanya dan istri keduanya hamil lagi sebelum mereka halal gila yah pak Zulkarnain kelakuan nya" ucap karyawan perempuan menilai Zulkarnain rendah


" saya kalo jadi bu melati di madu sama perempuan murahan sudah saya tinggal dan bawa hartanya, mumpung tidak punya anak kan bisa bebas" ucap sahutan karyawan yang lain


" yakin hatinya bu melati sakit banget di madu sama perempuan tidak bener cuman bisa membuat malu keluarga" sahut karyawan terkekeh


dilain sisi, diruangannya Zulkarnain memeluk istrinya dengan rasa bersalah yang amat terdalam, lagi lagi karena ulahnya rumah tangga mereka jadi bahan hinaan karyawan nya


melati yang mendapatkan pelukan dari suaminya merasa bahagia dan kasihan sama suaminya karena selama pernikahannya sama Rika akan terus menerus jadi bahan hinaan orang orang

__ADS_1


" maafkan aku sayang maafkan aku karena aku pasti kamu malu dan sakit hati karena kesalahan yang aku lakukan selama ini maafkan aku sayang" ucap Zulkarnain merasa menyesal tidak memikirkan dampak atas kelakuan nya selama proses pernikahannya


Rika yang diajak Zulkarnain main panjat pinang tidak pernah menolaknya sama sekali membuat Zulkarnain merasa bahagia karena masih boleh main panjat pinang selama proses pernikahannya siapa sangka membuat Rika hamil duluan lagi lagi menjadi aib bagi keluarga nya


melati yang melihat jam dinding langsung melepaskan pelukan suaminya dan anterin suaminya ke kursi kerjanya, melati melingkari tangannya dileher Zulkarnain dengan mesra


" sekarang kita kerja dulu nanti siang siap siap yah sayang kita main di ruangan kamu" bisik melati membuat Zulkarnain mencium bibir istrinya


" baiklah sayang semangat bekerja kembali yah jangan lupa habis sholat" ucap Zulkarnain melihat istrinya yang sempurna hanya satu kekurangan membuat dirinya melakukan kesalahan besar


melati langsung jalan keluar ruangan dan langsung masuk kedalam ruangan nya, melati melamun memikirkan ucapan ucapan negatif karyawan nya tadi membuat melati merasa sedih, kecewa, sakit hati, dan malu sama kelakuan liar suaminya kini rumah tangganya menjadi bahan gosip orang lain karena suaminya

__ADS_1


" aku akan terus sabar dan setia sama kamu sayang, aku tidak akan rela melepaskan kamu demi perempuan murahan itu karena dia rumah tangga kita dianggap jelek dan karena kamu juga tidak bisa menahan nafsu membuat tambah aib bagi kamu, aku janji akan terus setia tidak akan melepaskan kamu demi perempuan hina itu" batin melati kesal dan sedih Rika bener bener perempuan yang liar diajak main panjat pinang mau saja tanpa memikirkan akibat ulahnya


__ADS_2