Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 55


__ADS_3

Zulkarnain langsung peluk anaknya dengan penuh kebanggaan, inikah perasaan yang selama ini dirindukan memiliki anak dan bisa menyekolahkan dan bisa melihat anaknya tersenyum


" ayah bagaimana dengan janji ayah menikahi bunda, bulan depan Niki sudah ke Amerika" bisik Niki yang masih dipeluk ayahnya


' sabar yah sayang ayah pasti tepati janji kok kita tetap jadi keluarga kecil yang bahagia" ucap Zulkarnain menciumi jidat anaknya


" di Amerika makanan dan bir haram bagi kita tapi di saya bebas di jual, dan disana orangnya bebas dan santai jangan pernah kepo dan bikin masalah ya sayang" ucap Melati yang melihat Niki


" disana juga orang orangnya tidak peduli latar belakang kita bener bener bersahabat yang penting tidak mengusik duluan" lanjut Melati


" mami banyak tahu keren, Niki sepertinya bakal banyak tanya sama mami soal pelajaran dan lainnya" puji Niki senang karena ibu tirinya selain cantik, baik,dan pintar lagi


" bisa saja memujinya" sambung Melati terkekeh


Wisnu ajak Niki main monopoli membiarkan Zulkarnain bareng melati dan Rika begitu saja, suasana mendadak jadi kaku, Rika, Zulkarnain,dan Melati diam tanpa bicara apapun pada sibuk dengan pikirannya masing-masing


Zulkarnain melirik istrinya yang zikir dalam diamnya membuat Zulkarnain Bangga kerena istrinya bener bener wanita soleha, Zulkarnain melirik juga ke Rika yang duduk diam tanpa mengeluarkan suara apapun.


Zulkarnain yang ingat ucapan Niki tadi mau atau tidak harus membahas pernikahannya sama Rika sebelum Niki berangkat ke Amerika

__ADS_1


" mami dan sayang ada yang mau saya bahas sama kalian' ucap Zulkarnain yang melihat istrinya dan Rika bergantian sambil senyum


" apa yang mau dibahas" ucap Melati yang semakin risau apa ini saatnya membahas pernikahannya sejujurnya Melati tidak siap kalo bener bener di madu


" tadi Niki tanya soal pernikahan saya dan Rika kapan di laksanakan" lanjut Zulkarnain yang memegang tangan Rika


" terus kapan mau dilaksanakannya, maafkan saya mba Melati merebut suami mba sampai akhirnya pernikahan harus dilaksanakan" ucap Rika yang merasa bersalah dan tidak tega menyakiti perasaan perempuan soleha didepannya


" sudahlah Rika ini semua adalah takdir dan cobaan yang Allah berikan untuk umat nya mungkin ini adalah cobaan yang harus saya jalankan menerima lapang dada suami saya menikah lagi asal bisa adil dalam segala hal insya Allah saya ikhlas menerimanya" lanjut Melati tersenyum yang dipaksakan


" Alhamdulillah terimakasih sayang, insya Allah saya akan berusaha adil sama kalian baik adil dalam memberikan nafkah, memberikan perhatian,dan adil dalam urusan ranjang" lanjut Zulkarnain yang tersenyum melihat Rika dan Melati bergantian


" baiklah kalo itu yang kamu mau" sambung Zulkarnain yang faham perasaan Rika


dilain sisi, Niki dan Wisnu main monopoli sambil makan eskrim


" apa kamu bahagia punya ibu yang peduli dan sayang sama kamu" ucap Wisnu sambil makan eskrim


" bahagia ayah semoga dibelakang ayah Zulkarnain mami juga sikap dan ucapannya sama biar saya juga bisa menerima mami dengan senang hati apa lagi mami pinter banget" ucap Niki muji ibu tirinya

__ADS_1


" ya semoga saja yah sayang" lanjut Wisnu penuh harap anak angkatnya selalu merasa bahagia


waktu sudah menunjukkan malam hari membuat Zulkarnain dan Melati harus pulang, karena bagaimanapun tidak baik tinggal bareng sama yang bukan muhrimnya


" ya ayah kenapa harus pulang nginap saja lah disini" ucap Niki yang merasa sedih waktu ketemu ayahnya tidak banyak


" bersabarlah sayang setelah nikah ayah dan bunda kita bisa tinggal bareng" bujuk Zulkarnain yang merasakan kesedihan yang sama


" tidak enak juga sama tetangga disini kalo yang nginep disini ramean sabar ya sampai ayah dan bunda kamu resmi baru bisa tinggal bareng" ucap Melati memegang kepala Niki


" baiklah hati hati dijalan yah kalian" sambung Niki yang akhirnya pasrah


sesampainya di rumah Zulkarnain dan Melati langsung masuk kamar, Zulkarnain merasa bahagia karena istrinya bisa dengan cepat menerima anaknya


" sebagai hadiahnya kita lakuin yuk panjat pinang sayang, tidak bisa membayangkan dalam semalam aku melakukan panjat pinang sepuasnya sama dua istri aku sekaligus" goda Zulkarnain yang pelan pelan membuka kancing istrinya


" kita satu ranjang bertiga" ucap Melati tidak percaya


" iyah seru sepertinya kanan bisa megang Rika dan pas menghadap kiri bisa megang kamu, bisa lebih puas bermain dengan badan kalian di ranjang" sambung Zulkarnain terkekeh

__ADS_1


Zulkarnain langsung mencium lembut bibir istriny Melati menerima yang dilakukan Zulkarnain dengan lembut, setelah puas Zulkarnain memainkan leher dan dada istriku dengan lembut


__ADS_2