Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 138


__ADS_3

Zulkarnain, Rika, melati,dan bratama datangin ruko yang sudah di beli, ukuran ruko sesuai keinginan Zulkarnain dan melati sekaligus tempatnya sangat strategis, Zulkarnain, melati,dan Rika bahas usaha yang mereka inginkan dan membahas lowongan pekerjaan yang akan mereka buat


" secepatnya di seber berita lowongan pekerjaan ini ke radio radio dan pasang di tempat tempat yang sekiranya banyak yang lihat brosurnya" ucap Zulkarnain sambil mengelap keringatnya


" bagaimana gaji karyawannya sayang" ucap melati


" sesuai UMR kota ini sayang tapi kalo sekelas manajer pemasaran dan keuangan yah diatas itu apa lagi kalo karyawan mau nginap khusus cowok supaya toko kita buka dua puluh empat jam dan ada contener sedian makanan dan minuman insyaallah rame apa lagi ada WiFi gratis" lanjut Zulkarnain yang sudah memperhitungkan semuanya dengan baik


" Alhamdulillah yah kita bs bangkit dengan cepat maaf yah aku tidak membantu sebanyak yang kalian punya" ucap Rika merasa sedih karena tabungannya beberapa juta saja jadi sedikit membantu masalah keluarga


" Yang penting ada bunda yang penting saling membantu oh yah buat biaya pendidikan dan kebutuhan Niki aman sampe enam bulan ke depan masih ada karena awal buka usaha kan tidak langsung rame butuh proses" ucap melati sambil minum air mineral


Bratama baru datang langsung gabung sama Zulkarnain dan istri istrinya sambil membawa cemilan. Yang di belinya, Zulkarnain duduk bersebelahan sama Rika dan melati

__ADS_1


" kalian nanti butuh berapa satpam" ucap Bratama sambil makan cemilan


" enam kali yah ada tiga sift pagi sampai malam jam delapan dan sift malam sampai jam delapan pagi masing-masing dua orang yang menjaga" ucap Zulkarnain makan cemilan dan suapin Rika dan melati bergantian


" oh yah orang tua kita tidak tahu kan kalo bunda hamil lagi dan kita memulai buka usaha" ucap melati kwartir orang tuanya mengganggu segalanya


" sejauh ini yang tahu istri saya saja kok dia mendukung rencana kalian dan optimis kalian mampu kembali berjaya seperti menjalankan perusahaan dulu" lanjut Bratama melihat suami dan istri. mengumbar kemesraan


" enam puluh sayang itu sudah termasuk OB, satpam, manajer pemasaran bagian pemasaran, bendahara, dan pelayanan sayang masing masing usaha ditambah buat karyawan di cafe mini kita apa kalian mau jadi koki terserah kalian mau buat apa dan yang mantau langsung tiga usaha biar aku saja supaya kalian tidak terlalu cape" lanjut Zulkarnain membahas strategis usahanya


" boleh juga aku bikin pesanan pelanggan dari pagi sampai siang jam dua sedangkan sisanya sedikit bantuin kamu yah" lanjut melati melihat Zulkarnain


" aku juga mau jadi koki boleh yah sayang" lanjut Rika melihat Zulkarnain

__ADS_1


" pengennya bunda di kantor saja kan lagi hamil muda tapi jangan egois dan pilih kasih kasihan mami cape sendiri mana tega aku" batin Zulkarnain


" boleh sayang tapi kalo perut sudah merasa sakit langsung istirahat yah jangan terlalu cape oke" lanjut Zulkarnain akhirnya mengijinkan Rika


setelah puas makan Zulkarnain dan Bratama langsung membeli perabotan yang dibutuhkan sesuai usaha yang dijalankan nanti sedangkan melati membuat desain lembaran lowongan pekerjaan Rika ingin sekali membantu tapi Rika tidak mengerti soal komputer apa lagi soal desain


" bagaimana bagus tidak" ucap melati yang merapihkan sedikit desainnya di komputer


" bagus maaf yah saya cuman lihatin kamu saja" ucap Rika nunduk malu


" santai saja kok saya mengerti" lanjut melati melihat Rika nunduk


melati paham pendidikan akhir Rika dan selama di kampung Rika sama sekali tidak belajar komputer waktu kecil jadi sama sekali tidak faham mengoperasikan komputer

__ADS_1


__ADS_2