
Wulan yang sudah puas sedih dan menyesal atas kepergian Sisil langsung melihat Rika yang sudah hamil 9 bulan yang hitungan hari melahirkan, Wulan langsung menatap Rika dengan tatapan emosi
" kalo bukan kamu anak buah yang selalu membanggakan saya tidak akan saya biarkan kecerobohan ini bisa terjadi" ucap Wulan yang kesal karena Rika bisa ceroboh menjalankan pekerjaannya
" Iyah mami terimakasih sudah mengijinkan saya mempertahankan kandungan ini, saya tidak ingin menggurkan kandungan ini karena ini pengalaman pertama saya bisa hamil walaupun dengan kondisi tidak tahu siapa ayah kandung dari anak ini" ucap Rika sambil mengelus perutnya yang semakin membesar
" beruntung sekali Wisnu mau membantu kamu total dengan berpura pura jadi suami kamu setiap ditanya sama orang, bersiap lah tujuh belas tahun kemudian yah Rika" lanjut Wulan menginginkan Rika akan janji yang mereka sepakati
" insyaallah siap dan ikhlas mami" lanjut Rika yang sedih akan nasip pendidikan anaknya kelak
Wisnu panik melihat Rika mengelus perutnya merasa sakit sekali, membuat Wisnu malam malam membawa Rika ke rumah sakit, saat tiba di rumah sakit ternyata Rika sebentar lagi akan melahirkan, Wisnu yang menemani proses melahirkan dibuat tegang saat Rika berusaha mengeluarkan bayi nya dari dalam perut, Wisnu memegang tangan Rika setiap kali Rika ngeden dan berusaha menguatkan, walaupun Rika bukan lah istrinya tetapi rasa kepedulian nya yang menggerakkan hati dan pikirannya yang mengharuskan membantu sesama.
tidak terasa akhirnya anak Rika lahir juga anak bayi perempuan menangis kencang membuat Rika akhirnya lega bisa melihat secara langsung buah hatinya, suster membawa keluar bayi Rika untuk dibersihkan lebih dahulu, Wisnu yang melihat Rika mengeluarkan air mata langsung menghapus air mata di pipi Rika.
" kamu kenapa nangis?" tanya Wisnu yang melihat Rika nangis
__ADS_1
" aku bahagia pengorbanan saya selama sembilan bulan akhirnya anak saya lahir kedunia tanpa ada kekurangan satu pun,yang membuat saya nangis membayangkan hari hari anak saya tanpa seorang ayah dan tanpa pendidikan yang layak" ucap Rika panjang kali lebar
" saya selalu bilang selama saya masih jomblo tidak masalah mengurus dan membesarkan anak kamu tanpa ada status diantara kita jadi jangan mengkhawatirkan apapun oke" lanjut Wisnu menatap Rika dengan senyum
" terimakasih saya jadi lega jadinya, tolong kasih nama bagus untuk nama anak saya" lanjut Rika melihat Wisnu
Wisnu nampak berfikir nama yang bagus untuk anaknya Rika, beberapa menit Wisnu langsung memberitahu nama yang didapatnya
" bagaimana kalo Niki Wijaya Kusuma" tanya Wisnu yang menatap Rika
ditempat lain Melati yang merasa kesal suaminya selalu melarang dirinya untuk nyusul suaminya bekerja hanya bisa menangis, segitunya jaga jarak pada dirinya.
" entah sampai kapan ya Allah aku bisa bertahan di pernikahan yang seperti ini terus" ucap Melati sambil nangis membuat kedua pipi nya basah karena air mata yang terus turun
Melati mengambil Al-Qur'an yang ada disampingnya dan langsung melantunkan ayat suci Alquran supaya hatinya lebih tenang dan lebih sabar menghadapi suaminya yang selalu menjaga jarak
__ADS_1
di lain sisi Wulan sedang menikmati makan malam nya di ruangannya tiba tiba Meta masuk kedalam ruangan nya, Wulan yang melihat Meta masuk tanpa ketuk pintu membuatnya jadi kesal
" kamu fikir kamu siapa yang masuk ruangan saya tidak ketuk pintu" bentak Wulan
" maaf mami soalnya pintu mami tidak dikunci yah sudah saya langsung masuk saja" ucap Meta jalan ke meja
" saya tidak suka apapun alasannya kamu tidak sopan" lanjut Wulan langsung siram wajah Meta dengan air minum didepannya
" maaf mami, saya kesini mau ajak mami jenguk Rika kan melahirkan" ajak Meta sambil elap wajahnya yang basah akibat di siram
" tidak usah pas sudah sampai disini saja kita lihat nya" bentak Wulan
" enaknya Rika melakukan kesalahan fatal tapi tidak dihukum sama sekali bahkan sampai bisa melahirkan" lanjut Meta dengan perasaan iri
" dia walaupun melakukan kesalahan fatal tapi tidak pernah melakukan kesalahan kecil dan tidak pernah membuat saya rugi bahkan setiap pelanggan dia mabuk dia tidak pernah membantah pelanggan nya setiap kali hilaf dilakukan sama mereka, jadi wajar kalo saya membiarkan Rika punya anak di luar nikah" sambung Wulan yang tidak suka anak buah nya iri
__ADS_1
" iya mami bener" jawab Meta singkat percuma bicara sama wanita tua satu ini yang diotaknya uang dan uang saja