
Melati langsung ambil tas dikursi dan melihat Rika yang masih terus diam tanpa banyak tanya membuat Melati bingung.
" seperti yang suami saya bilang, kita fokus sama pendidikan Niki sampai berhasil masuk sekolah di luar negeri" ucap Melati yang enggan sebut suami kita, sejujurnya Melati belum siap dimadu
" iyah mba kita harus kompak mendidik Niki sampai berhasil" ucap Rika yang lega karena istrinya Zulkarnain sudah bisa menerima anaknya
" ya sudah kita kesana" ajak Melati yang langsung jalan diikuti sama Rika
Zulkarnain, Wisnu,dan Niki sedang fokus baca buku, Melati dan Rika akhirnya langsung bergabung sama mereka untuk duduk
Melati mengeluarkan buku yang ada didalam tasnya dan memberikan nya untuk Niki
" ini buat kamu, lumayan bisa jadi bahan pengetahuan kamu dulu bacanya saat santai saja biar tidak pusing banyak yang dibacanya" ucap Melati yang langsung memberikan buku miliknya buat Niki
" mulai sekarang kamu belajar panggil mami ya" ucap Zulkarnain cepat melihat Niki masih diam
" Iyah ayah, terimakasih mami buku pertama buat saya sebelum saya kuliah" ucap Niki yang melihat Melati tersenyum kearahnya
__ADS_1
" sama sama, ya sudah kita lanjut belajar nya" sambung Melati yang berusaha akrab sama Niki
Rika yang melihat istrinya Zulkarnain sudah bisa menerima anaknya Sangat bahagia sekali, walaupun secara pribadi belum bisa menerima Rika sebagai istri kedua Zulkarnain itu tidak terlalu penting yang terpenting kebahagiaan Niki bisa diterima dengan baik
beberapa jam kemudian Gita sampai di apartemen disambut sama Zulkarnain, Niki, Rika, Wisnu dan Melati. mereka langsung duduk diruang keluarga
Gita mengeluarkan berkas berkas yang bakal di bahas sama Zulkarnain dan yang lainnya
" sebelum saya memulai tes buat Niki, saya mau tanya pak Zulkarnain selama Niki di Amerika apa dia tinggal sendiri atau ada pendamping nya" tanya Gita
" Niki mau di temani sama ayah angkatnya selama sekolah di sana, saya, istri, dan calon istri saya sesekali menjuk Niki" ucap Zulkarnain dengan percaya diri dan memantapkan hati untuk menikahi Rika
" oh syukurlah kalo ada yang menemani nya, saya sudah melihat rumah anak anda di Amerika pengamanan nya cukup ketat ada cctv-nya diberbagai ruangan dan banyak kamar" puji Gita yang membuat Rika sangat lega
" disana ada mobil yang akan kamu dan Wisnu pake buat aktivitas kalian selama disana" sambung Zulkarnain
" saya bakal belajar mobil disana" ucap Wisnu bahagia karena dirinya yang ditunjuk menemani Niki selama sekolah
__ADS_1
sejujurnya Wisnu ingin sekali melihat perkembangan pendidikan Niki secara langsung ternyata Niki mempercayai dirinya untuk mendampingi nya
" baiklah semuanya sudah jelas dan cukup buat saya, sekarang kita mulai tesnya ya Niki" ucap Gita yang langsung melihat Niki
" bismillah yakin bisa" batin Niki
Niki mengambil kertas yang dipegang sama Gita, tes ini mempertaruhkan kebiasaannya selama ini menghabiskan waktunya untuk belajar, ingin sekali membuat ibu kandung nya bangga karena menerima permintaan Zulkarnain jadi ayah kandung dan menerima tawaran pendidikan diluar negeri
perjuangannya Zulkarnain mengeluarkan biaya yang pasti banyak untuk persiapan sekolahnya dan tempat tinggalnya.
Niki hati hati menjawab soal soal yang diberikan, sedangkan Zulkarnain, Melati, Rika, dan Wisnu berharap dan optimis Niki bisa mengingat perjuangannya Niki yang begitu kerasa untuk menguasai pelajaran
" sayang mami yakin Niki pasti mampu membanggakan kita" ucap Melati yang menggandeng tangan Zulkarnain
" amin sayang mami, sayang Rika kamu tegang sekali sampai pegang tangan aku kenceng sekali" goda Zulkarnain melirik Rika yang matanya terus melihat Niki
" iyah sayang aku deg degan" ucap Rika tegang
__ADS_1
Wisnu yang melihat Melati dan Rika sadar atau tidaknya mereka sengaja menggandeng tangan Zulkarnain, Wisnu merasa bersyukur istrinya Zulkarnain bisa menerima Niki dan mau ajarin Niki lebih dari apapun di dunia ini