
Wisnu yang sedang duduk santai dibuat kaget melihat Meta jalan dengan menahan sakit di tangannya sebelah kanan dengan air mata yang membasahi kedua pipinya
" apa yang terjadi kenapa kamu nangis dan kenapa tangan kamu dipegang seperti itu?" tanya Wisnu yang merasa kasihan melihat Meta
" saya tadi tidak sengaja menumpahkan minuman khusus pelanggan sampai pecah akhirnya sama pelanggan tangan saya disiram air minum khususnya membuat tangan saya perih dan sakit sekali untuk mami belum tahu kejadian ini" cerita Meta yang semakin nangis setelah puas bercerita ke Wisnu
" astaghfirullah tega sekali bisa bisa tangan kamu melepuh dan membuat bekas luka, yuk ke rumah saya bakal obatin luka kamu" ajak Wisnu langsung jalan menuju rumahnya sambil gendong Niki yang habis dikasih susu formula
Wisnu dengan telaten mengobati luka Meta sesekali Meta merasa perih setiap obat merah di olesin Wisnu, Meta melihat Wisnu dan langsung mencium bibir Wisnu dengan mendadak membuat Wisnu sedikit merasa kesal atas perlakuannya Meta.
" maaf saya tidak suka di cium sama yang bukan istri saya" ucap Wisnu dengan kesal menatap wajah Meta
" bukannya hal wajar untuk laki laki melakukan seperti itu, bahkan senang kalo perempuan duluan yang mulai" goda Meta yang langsung pegang pundak Wisnu
" maaf saya bukan laki laki liar, tangan kamu jangan kena air bagian luka sampai besok yah" lanjut Wisnu semakin kesal dengan sikap Meta
__ADS_1
" alah tidak usah munafik kamu selalu berduaan sama Rika pasti sering melakukan itu kan bahkan lebih di rumah ini" lanjut Meta yang semakin menjadi jadi obrolan nya
" walaupun saya bekerja disini insyaallah saya bisa menjaga nafsu saya dan Rika sama sekali tidak pernah merayu saya selama merawat anaknya, jadi tolong hargai saya yang tidak mau melakukan apa yang tidak boleh saya lakukan" sambung Wisnu dengan menahan emosinya
" ya tidak ada yang tahu kan" pancing Meta yang membuat Wisnu semakin emosi
" lebih baik kamu keluar jangan memancing emosi saya dan satu lagi jangan sekali kali menjebak saya" ancam Wisnu yang mengepalkan keduanya tangannya semakin emosi
Meta yang puas dengan ucapannya langsung keluar dari rumah kecil milik Wisnu,dan Wisnu langsung beristighfar dengan kelakuan Meta
" kamu kenapa tangannya" tanya Rika yang melihat tangan Meta yang dipegangnya
" bukan urusan kamu, sana urus saja pacar kamu yang sok suci" bentak Meta yang menatap sinis ke Rika
" pacar siapa maksud kamu" tanya Rika tidak mengerti ucapannya Meta
__ADS_1
" tadi saya mencium bibir Wisnu mengucapkan terimakasih eh dia justru marah sama saya, Munafik sekali dia, saya yakin dia sering mendapatkan ciuman dari kamu" tuduhan Meta yang membuat Rika melotot kaget
" saya tidak pernah mencium Wisnu apa lagi merayu dia, saya menghargai kalo dia bisa menjaga sikap jadi saya tidak pernah merayu dia dan jangan fitnah Sembarangan" lanjut Rika yang tersinggung sama fitnahan Meta
" alah kalian sama sama munafik dasar" bentak Meta langsung meninggalkan Rika dengan emosi setelah mendengarkan ucapan Meta tadi
Rika yang tidak terima ucapannya Meta langsung jalan menuju rumah kecil milik Wisnu dan kebetulan Wisnu sedang membuatkan susu
" apa yang terjadi sampai Meta bilang saya merayu kamu dan mencium bibir kamu" tanya Rika yang emosi setelah ketemu Meta
" tadi saya obatin tangan Meta habis disiram air sama pelanggan nya tiba tiba Meta mencium saya, karena saya belum pernah ciuman akhirnya tegur dia dan asumsi dia sendiri yang memfitnah kita" penjelasan Wisnu
" tega sekali dia bicara begitu walaupun pekerjaan saya seperti ini tapi saya bisa menghargai laki laki yang bisa menjaga dirinya dan tidak memaksa untuk nakal, maafkan saya karena anak saya disini kamu jadi difitnah sama Meta
" jangan diambil hati, selama kita tidak melakukan apapun biarkan orang bicara apapun selagi saya merasa benar yah saya akan menegur nya" sambung Wisnu yang memberikan susu formula pada anaknya Rika
__ADS_1