
Zulkarnain baru tiba di rumah dan langsung disambut sama Melati yang sangat merindukan suaminya selama kerja di luar negeri secara mendadak dan tidak ingin dikunjungi sama sekali.
" papi dari mana saja baru sampai rumah, padahal sampai bandara dari sore dan baru pulang malam begini" ucap Melati yang ikutin suaminya jalan ke arah kamar
" ada urusan mendadak makannya saya baru pulang, oh ya apa ada makanan?" tanya Zulkarnain yang melihat istrinya dan langsung lanjutin jalan menuju dapur
" ada makanan kesukaan papi dan tadi mami hangatkan lagi buat papi" sambung Melati
Melati menemani suaminya makan heran sama suaminya dari tadi senyum senyum sendiri
" sepertinya papi lagi bahagia ada apa? " tanyati nuangin nasi kedalam piring
__ADS_1
" nanti juga kamu tahu, sekarang tidak usah banyak tanya supaya saya tidak kesal sama kamu mengerti" bentak Zulkarnain yang langsung makan tanpa berniat kasih tahu apa yang dilakukan nya hari ini
" baik papi" sambung Melati yang tidak ingin banyak tanya
selesai menghabiskan makan malam Zulkarnain dan Melati masuk kamar, Zulkarnain langsung mandi membersihkan diri selama mandi Zulkarnain bernyanyi lagu lagu ceria, setelah Zulkarnain keluar kamar mandi Melati ajak suaminya duduk di kasur
" sayang duduk sini" ucap Melati sambil tepuk tepuk kasur disampingnya
" papi kan sudah pulang dan kita sudah lama tidak melakukan kewajiban kita sebagai suami istri jadi mami mau ajak papi untuk melakukan nya lagi mami mohon" lanjut Melati sambil nahan air mata kesedihan
Zulkarnain berfikir memang setelah ketahuan istrinya tidak bisa hamil mereka sama sekali tidak melakukan kewajiban mereka bahkan sampai Zulkarnain mendapatkan pekerjaan diluar negeri pun mereka tidak melakukan sama sekali tidak ada salahnya kalo kali ini melakukan nya mumpung perasaan nya lagi bahagia
__ADS_1
" baik lah mami kita lakukan kewajiban kita" ucap Zulkarnain dengan senyum
Zulkarnain mulai mencium bibir istrinya untuk pertama kalinya begitu manis bibir didepannya Zulkarnain bermain ciuman dengan lembut membuat Melati sangat bahagia akhirnya sekian lama mereka tidak melakukan kewajiban mereka setelah puas bermain di bibir, Zulkarnain mulai bermain dileher dan dada sang istrinya sejujurnya Zulkarnain melakukan ini bukan dasar cinta melakukan nya melainkan kewajibannya sebagai seorang suami yang punya hak memberikan nafkah lahir dan batin terutama memuaskan dan memanjakan istrinya dikamar.
dilain sisi Niki melamun di ruang tamu memikirkan tamu yang pertama kali ditemui nya tadi di klub, Wisnu yang baru mau masuk kamar langsung menghampiri Niki yang lagi duduk sendirian di ruang tamu
" anak hebat ayah kenapa tidak tidur justru melamun disini apa yang kamu fikirkan sayang" tanya Wisnu yang melihat anak angkatnya murung
" bunda lagi banyak tamu yah ayah jadi tidak bisa kesini" tanya Niki berbohong
" iyah sayang tadi bunda kamu bilang kamu tidur dirumah ayah malam ini insyaallah besok kamu bisa tidur lagi dikamar bunda" lanjut Wisnu yang merasa tidak tega melihat Niki sedih untungnya Wulan tidak memaksa Niki kerja sampai malam Niki hanya bekerja sampai jam lima sore saja karena seharian Niki sudah membanggakan Wulan
__ADS_1
" iyah ayah, ya sudah Niki ke kamar dulu yah mau langsung tidur" sambung Niki yang berdiri dan meninggalkan ayah angkatnya