
Niki mengajak kedua ayahnya untuk foto bersama badut, di taman kota ternyata banyak badut yang berkeliaran menghibur pengunjung, Niki ingin sekali memiliki kostum seperti orang orang yang ada di taman awalnya Zulkarnain dan Wisnu menolak tapi mereka akhirnya mengabulkan keinginan Niki beli kostum gambar kartu Doraemon dan Mickey mouse dipakai saat belajar pas malam hari saja setelah guru dari dinas pendidikan pulang
" kalian yakin mau beliin Niki kostum seperti mereka" tanya Niki antusias
" Iyah sayang asal dipakai pas isya pas belajar bareng ayah Wisnu dan ka Gita pas isya sampai jam sembilan malam yah diluar itu tidak boleh" ucap Zulkarnain diakhir kalimat penekanan supaya Niki mengerti maksud ayahnya
" Iyah ayah sayang tenang saja Niki juga tahu kok tidak pantas pakai kostum pas lagi belajar ada guru" ucap Niki girang
" besok kita beli, dan sekarang kita pulang yah sudah malam biar besok bisa puas jalan jalan dari pagi" ucap Wisnu merangkul bahu Niki
__ADS_1
" asik hayo pulang" lanjut Niki pulang dengan perasaan bahagia berbeda dengan perasaan kedua ayahnya ikut bahagia sekaligus sedih diusia Niki yang remaja baru tahu badut
setelah sampai di rumah Zulkarnain langsung menyambut tangan Rika dan melati Salim bergantian begitu juga dengan Niki yang salim ke Rika dan melati setelah salim salim selesai Zulkarnain, Wisnu, Niki,melati,dan Rika duduk di ruang keluarga sedangkan Gita memilih langsung tidur karena sudah sangat mengantuk
" bunda dan mami besok Niki mau dibeliin kostum Doraemon sama Micky mouse sama ayah Zulkarnain dan ayah Wisnu" ucap Niki bahagia sambil melihat boneka yang tadi dibelinya
" beli kostum buat apa memangnya kamu ulang tahun sayang" ucap Rika bingung sama ucapan Niki
" baiklah selamat istirahat semuanya sampai jumpa nanti pagi" lanjut Niki bangun dan memeluk kedua boneka, boneka Doraemon ayah Zulkarnain yang beliin sedangkan boneka Mickey mouse ayah Wisnu yang beliin
__ADS_1
setibanya di kamar, Zulkarnain mengajak Rika dan melati duduk di sofa didalam kamar, Rika dan melati sama sama melepaskan jilbabnya. Zulkarnain langsung menceritakan tadi pas mau pulang tiba tiba Niki melihat badut di taman membuat Zulkarnain, Wisnu,dan Niki membatalkan rencana pulang membiarkan Niki foto foto dan dibelikan dua boneka
tanpa terasa air mata Rika dan melati sama sama keluar membasahi kedua pipinya saat mendengarkan ceritanya Zulkarnain, Rika yang ibu kandungnya Niki merasa selama ini tidak membiarkan Niki membeli satu boneka pun cuma membelikan buku dongeng sampai buku pelajaran, Zulkarnain yang melihat kedua istrinya nangis langsung merangkul Rika dan melati bersamaan membiarkan kepala Rika dan melati bersandar di bahunya
" selama bareng kita pun kita tidak membelikan boneka sama sekali buat Niki justru lebih fokus membelikan buku dan perlengkapan sekolahnya saja tidak pernah membelikan boneka dan mainan sama sekali apa kita orang tua yang tidak peka" ucap melati merasa menyesal karena tidak kepikiran sama mainan buat anak tirinya
" sama mba saya juga fokus sama kebutuhan sekolah Niki saja sampai tidak ingat membelikan Niki mainan kasihan sekali Niki keliatan norak aku menyesal sekali tidak pernah memanjakan Niki padahal dia anak yang penurut dan tidak pernah minta apapun" ucap Rika yang terus menangis sudah menghilangkan masa kecil Niki yang seharusnya bahagia
" aku dan Wisnu juga menyesal kita tidak kepikiran membelikan Niki mainan sampai Niki minta mainan yang ingin dia pakai buat belajar Untung belinya disini bukan di rumah" ucap Zulkarnain terkekeh tidak membayangkan Niki dibully karena membeli kostum
__ADS_1
" dan Niki memakai kostum itu pas belajar cuman bareng Wisnu dan Gita aku tidak mau Niki jadi bahan hinaan dan untungnya Niki setuju" sambung Zulkarnain memainkan kedua gunung kembar milik Rika dan melati bersamaan