
" kenapa kamu melakukan tes DNA dan yakin Niki adalah anak kamu" ucap Rika dengan terus menangis sesak karena kecerobohan Zulkarnain dirinya mengalami kehidupan yang sulit
" karena om kehidupan saya ancur om, yang seharusnya saya menjalankan kehidupan yang layak tapi saya tidak mendapatkan sama sekali, saya tidak sekolah dan bunda harus bekerja dua kali lipat demi saya om bener bener berengsek" bentak Niki yang langsung melemparkan kertas yang dipegang nya ke muka Zulkarnain
karyawan yang melihat aksi itu langsung bergegas membuka spanduk yang sudah disiapkan Zulkarnain, Zulkarnain langsung memegang tangan Rika dan memeluknya
" maafkan saya maafkan kecerobohan saya" ucap Zulkarnain yang merasa bersalah karena dirinya Rika menjadi menderita begitu juga Niki anaknya
" lepaskan tangan kamu , jelaskan kenapa kamu bisa yakin Niki anak kandung kamu" ucap Rika yang langsung mendorong badan Zulkarnain
" setelah kita dari kamar itu saya mendapatkan telefon dari perusahaan kalo investor setuju kerjasama antara dua perusahaan, saya langsung menerimanya supaya saya bisa menghindari dari istri saya beberapa tahun" ucap Zulkarnain pelan
" setelah saya sampai Indonesia dan langsung memutuskan untuk ke klub ketemu sama kamu Rika betapa kagetnya saya melihat kamu punya anak, jujur saat pertama kali saya melihat Niki saya ngerasa sedih dan sesak entah kenapa saya merasakan hal itu" lanjut Zulkarnain yang melihat Niki
' pantas om tidak melakukan kontak fisik sama saya sama sekali" ucap Niki sedih mengingat pertama kali ketemu sama Zulkarnain
__ADS_1
" iyah karena om pegang tangan kamu saja terasa sesak yang entah kenapa waktu pas mau pulang om peluk kamu kan, dan tanpa disadari rambut kamu nempel di jas om" lanjut Zulkarnain yang lagi lagi melihat Niki dan Rika
" setelah ketemu sama kamu supir om bilang di jas ada rambut dan menyarankan tes DNA secara diam diam, selama menunggu hasilnya om ajak kamu belajar bahkan memberikan kamu hadiah" lanjut Zulkarnain lagi yang merasa bersalah
" oh kejawab sudah keanehan yang kamu lakukan" bentak Rika
" iyah karena persiapan kelas tiga SMU sebentar lagi, saya dikasih saran sama dokter mempersiapkan pendidikan untuk Niki mengejar ketinggalannya dan akhirnya saya sengaja memberikan Niki soal dan hasilnya saya kasih ke dinas pendidikan" lanjut Zulkarnain terus terang
Rika dan Niki dibuat kaget sama penjelasan Zulkarnain tadi mereka masih setia mendengarkan apapun yang disampaikan Zulkarnain
pantas sikap Zulkarnain Sangat berbeda pada dirinya, Niki berfikir kebaikan Zulkarnain karena menghargai hobinya belajar dan tidak merendahkannya sama sekali, kini Rika dan Niki dibuat bingung
" kasih kami Waktu buat menjawab jujur kami kaget sama apa yang kamu jelaskan Barusan pantas kamu ajak kami kesini" ucap Rika sambil menghapus air matanya
" benar om kasih kami waktu berfikir" ucap Niki nunduk perasaannya bercampur aduk
__ADS_1
" baik lah kalo itu mau kalian, waktu kalian cuman dua hari yah karena kita harus mempersiapkan Niki sekolah di luar negeri" ucap Zulkarnain yang tanpa terasa ikut sedih melihat Rika dan Niki mengeluarkan air mata
" kenapa harus disana kenapa tidak disini saja" lanjut Rika yang tidak habis pikir sama ide Zulkarnain
" saya tidak mau Niki jadi bahan Bullyan kalo disana bebas selama tidak menggangu mereka tidak banyak tanya" lanjut Zulkarnain
" baik lah kami pergi dulu dan kami akan kasih tahu hasilnya" lanjut Niki
" kalian mau saya antar" ucap Zulkarnain
" biarkan kami pulang sendiri
" baik lah di bawah pohon itu mobil yang siap antar kalian pulang
kini terjawab sudah mobil yang dilihat Rika tadi dan belanjaan nya dimasukkan kedalam mobil itu
__ADS_1