
melati, Rika, Niki, dan Wisnu mengantri giliran masuk kedalam ruangan dokter kandungan. Rika mendadak merasa laper lagi padahal di mobil tadi makan cemilan yang dibeli di minimarket, Niki yang melihat bunda nya pegang perut jadi kwartir lalu mendekati bunda nya.
" bunda kenapa? tanya Niki kwartir melihat Rika tidak bisa diam
" bunda laper lagi sayang, mau tidak tolong belikan bunda roti atau cemilan yang lain" ucap Rika melihat Niki yang berdiri didepannya
" boleh bunda tunggu yah biar Niki dan ayah yang beli makanan buat bunda, porsi makan bunda luar biasa hari ini" lanjut Niki yang langsung jalan ke Wisnu
" ayah temenin Niki beli cemilan buat bunda yuk" ajak Niki yang langsung tarik tangan Wisnu
" boleh sayang hayu" ucap Wisnu yang langsung berdiri dan jalan meninggalkan Rika dan melati
Rika melihat melati yang lagi setia zikir dalam diamnya, Rika merasa bersalah karena baru nikah langsung hamil anak ke dua sekian lamanya. memang sebelum nikah resmi Rika dan Zulkarnain masih sembunyi sembunyi panjat pinang jadinya setelah nikah sudah berisi.
" mba maafkan saya baru nikah resmi saya sudah mengandung" ucap Rika sedih dan malu
__ADS_1
" saya tidak bisa melarang kalian main panjat pinang itu hak kalian walaupun saya bilang kalian salah juga percuma kan karena sudah jadi kebiasaan kalian dan tidak bisa nahan sampai halal" ucap melati tersenyum walaupun dalam hatinya beristighfar dengan kelakuan suaminya yang salah
" apa mba marah dan sedih" lanjut Rika memegang tangan melati
" saya berusaha ikhlas dari awal kehadiran kamu di keluarga saya dan jalankan saja dengan sebaik mungkin rumah tangga kita bertiga" lanjut melati berusaha ikhlas
tidak berselang lama Zulkarnain dan supirnya datang langsung mencium bibir melati dengan lembut dan lanjut mencium bibir Rika dengan lembut sekaligus mengelus perut Rika dengan lembut membuat melati sakit hati tapi berusaha ditahan emosinya
" halo baby nya ayah maaf yah ayah telat soalnya tadi ada meeting baru bisa susul kesini" ucap Zulkarnain lembut sambil mencium perut Rika
" tidak apa apa sayang kita dapet urutan ke tiga puluh antrian terakhir" ucap Rika senang akhirnya kehamilan sekarang ditemani suami sungguhan dan ingat sekali dulu perjuangan berat yang dijalankan Bareng Wisnu selama kehamilan pertama penuh cemohan orang orang
" belum papi mau nunggu papi solatny" ucap melati pegang bahu Zulkarnain
" bunda masa di tinggal sendiri sedangkan kita solat" lanjut Zulkarnain melihat Rika sedih
__ADS_1
" solat saja kalian, sebentar lagi juga Niki dan Wisnu kesini, aku tidak apa apa sendiri" lanjut Rika senyum sambil nahan malu karena masih melakukan kesalahan sebelum nikah panjat pinang sebelum jadi muhrim buat suaminya
" kamu yakin sayang" lanjut Zulkarnain tidak tega
" iyah yakin sayang buruan solat sana" lanjut Rika yang melepaskan pelukannya Zulkarnain
" baiklah kita bertiga solat dulu" sambung Zulkarnain langsung menggandeng melati
melati, Zulkarnain, dan supir Langsung pergi buat solat duhur, tidak berselang lama Niki dan Wisnu datang dengan banyak cemilan buat Rika
" mami mana bunda" ucap Niki sambil duduk di kursi
" barusan jalan solat bareng ayah" ucap Rika duduk dan ambil plastik yang dipegang Niki
" kok tega sih ninggalin bunda sendirian disini ayah bagaimana tidak adil sama bunda" protes Niki yang tidak terima bunda nya diabaikan lebih milih mami buat beribadah bareng
__ADS_1
" kan sudah masuk waktu solat jangan bicara begitu tidak baik Niki, ya sudah ayah juga solat dulu yah masih lama kan Rika giliran kamu" ucap Wisnu melihat Rika lagi makan
" iyah masih lama, sana solat dulu sebelum saya masuk kedalam ruangan" lanjut Rika yang merasa berat ditinggal Wisnu solat apa lagi kalo ingat masa lalu Wisnu tidak pernah meninggalkan Rika sedikit pun selama cek kandungan