Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 9


__ADS_3

setelah puas makan banyak Rika dan Zulkarnain melanjutkan jalan jalan keliling Mall, yang membuat Rika benar benar hari ini sangat bahagia karena hari ini diajak jalan sama Zulkarnain yang menganggap dirinya teman kencannya yang tidak merasa takut jalan berdua sama dirinya, Zulkarnain mengajak Rika untuk nonton film bioskop yang membuat Rika sangat bahagia karena diri belum-belum pernah untuk nonton sama sekali, Zulkarnain tidak pernah melepaskan gandengan tangan nya selama di dalam Mall.


" cantik kita nonton yuk ada film bagu?" puji dan ajakan Zulkarnain


" boleh juga" ucap Rika yang langsung ajak Zulkarnain jalan


selama nonton beberapa kali Zulkarnain memegang paha Rika selama nonton film dan Rika merasa santai dengan yang di lakukan Zulkarnain pada dirinya karena merasa ini bagian dari pekerjaannya dan tidak berlebihan Rika tidak merasa terganggu, sesekali Zulkarnain suapin Rika makan popcorn dan mencium pipi Rika.


setelah puas nonton mereka melanjutkan membeli beberapa baju untuk Rika sebagai oleh oleh karena beberapa jam ditemani jalan, Rika yang merasa sudah banyak diteraktir sama Zulkarnain berusaha menolak secara halus.

__ADS_1


" saya bukannya tidak mau baju tapi kamu sudah banyak mengeluarkan uang untuk saya dan saya tidak mau merepotkan kamu terlalu banyak" ucap Rika yang tersenyum sambil mengelus punggung tangan Zulkarnain


" tidak masalah cantik, saya mau memberikan oleh oleh buat kamu biar kamu selalu ingat sama saya" lanjut Zulkarnain yang langsung tarik tangan Rika


di lain sisi Melamun di ruang keluarga sambil nonton tv, membuat ART di rumahnya merasa kasihan sama majikan nya yang selalu di rumah saja tidak pernah di ajak jalan sama suaminga, ART mencoba jalan dan berdiri di samping nyonya.


" ibu kenapa tidak ikut jalan sama tuan atau jalan jalan sama teman" tanya ART


" mungkin tuan ada urusan sama teman kantor nya kali yah" lanjut ART yang berusaha berfikir positif

__ADS_1


" tadi dia juga bilang begitu" sambung Melati berdiri dan langsung pergi dari ruang keluarga


sejujurnya Melati tidak percaya sepenuhnya suami nya pergi sama teman kantor karena ini hari Minggu dan kebiasaan baru suami nya selalu pulang malam apa lagi setiap kali di tanya selalu jawabannya dengan amarah membuat Melati semakin tidak tenang.


dilain sisi. wulan siram Sisil pakai air bekas cuci piring membuat Sisil nangis dan merasa kesakitan karenaang digunakan sangat panas, sungguh kejamnya Wulan pada karyawan nya tidak pernah bisa bicara baik baik setiap karyawan nya lakukan kesalahan selalu disiksa


" bagaimana hukum kali ini, saya heran sama kamu tidak pernah kapok sama hukuman dari saya" bentak Wulan yang menjambak rambut Sisil dengan kuat membuat Sisil merasa sakit di kepalanya


" ampun mami, saya tidak enak badan makanan nya tadi ijin untuk istirahat biar bisa sembuh" ucap sisil sambil nangis dan niup tangannya yang terasa panas dan perih

__ADS_1


" enak sekali istirahat karena sakit itu urusan kamu dan keteledoran kamu sampai sakit saya tidak mau tahu dan kamu merugikan saya wajar kan kalo saya marah" bentak Wulan yang menampar kedua pipi Sisil


Wulan langsung jalan begitu saja meninggalkan Sisil yang duduk di lantai sambil nangis dan menahan rasa perih diseluruh badannya


__ADS_2