
Zulkarnain memeriksa dokumen yang harus dibawa punya Niki karena Niki berangkat sekolah dari Bali jadi semuanya harus dibawa dari sekarang, melati menyiapkan dokumen yang dibutuhkan selama kerja di Bali, laporan laporan pekerjaan dari Bali sudah dikirimkan lewat email.
sejujurnya Zulkarnain dan melati bingung laporan keuangan tidak menunjukkan kerugian perusahaan tapi demi menghargai orang tuanya melati tetap harus berangkat ke Bali
Niki, Rika, dan Wisnu baru selesai makan langsung gabung ke ruang keluarga, mamahnya Zulkarnain langsung membuang muka pas lihat Rika masuk ruangan sedangkan ayahnya Zulkarnain tersenyum ramah melihat menantu dan cucunya datang
" apa kalian sudah solat, biar kita nunggu kalian" ucap ayahnya Zulkarnain basa basi
" mereka kotor ayah mana boleh solat lihat lah baju mereka mengumbar aurat sekali, duh Rika kamu tidak usah ikut ke Bali bikin malu anak saya saja, baru nikah udah bunting" hina mamahnya Zulkarnain penuh amarah
" insyaallah saya tidak akan bikin malu suami saya dan mami selama kerja disana" ucap Rika sabar
" dengan cara apa heh lihat perut kamu dan baju kamu, saya kalo jadi kamu nolak ikut demi nama baik suami biarkan suami kerja tanpa ditemani sama kamu" bentak mamahnya Zulkarnain semakin kesal
__ADS_1
" nek semua manusia berhak berubah jadi tolong hargai usaha kami supaya jadi lebih baik" bentak Niki kesal Rika selalu dihina
" kakek bukannya membela nenek tapi kalo baju ibu kamu masih seperti ini kasihan anak kakek kerjanya tidak fokus karena nahan malu dan amarah" ucap ayahnya Zulkarnain yang merasa pakaian menantu nya terlalu terbuka
" asal kalian tahu...." lanjut Niki yang mendadak diam karena kaki nya diinjak sama Rika
" asal kalian tahu apa" tanya ayahnya Zulkarnain penasaran
" asal kalian tahu ibu kamu perempuan murahan kan dan cuman bisa melahirkan anak haram" bentak mamahnya Zulkarnain terkekeh
Zulkarnain dan melati langsung bergabung ngobrol sama Rika, Wisnu, Niki,dan orang tuanya Zulkarnain
" besok jam 7 kita jalan ke bandara dan pesawat terbang nya jam sembilan, kita ke Bali sekalian ajak Gita" ucap Zulkarnain langsung duduk di sofa
__ADS_1
" Gita translator yang dari Amerika itu kan teman kampusnya melati dulu' ucap ayahnya Zulkarnain
" Iyah ayah, kita sengaja ajak Gita karena kita tahu Gita orang nya baik dan tekun dalam bekerja dan cocok menemani Niki selama sekolah" ucap melati
" kenapa tidak Rika saja yang temani anak haram nya ah bunda lupa Rika kan cuma tamatan SLTP mana bisa ngajarin Niki" ucap mamahnya Zulkarnain terkekeh melihat Rika
" walaupun pendidikan saya rendah tapi saya mampu ngajarin anak saya bunda" lanjut Rika yang merasa diuji kesabarannya
" halah yang kamu tahu cuman panjat pinang apa lagi yang kamu bisa" ejek mamahnya Zulkarnain semakin puas menghina menantu nya
" bunda Zulkarnain mohon stop menghina istri saya, kalian kesini buat ngobrol persiapan sekolahnya Niki bukan menghina istri saya terus" bentak Zulkarnain semakin kesal sama ucapan orang tuanya yang seenaknya
" maafkan bunda kamu Zulkarnain" lanjut ayahnya Zulkarnain merasa bersalah
__ADS_1
" saya mendengar Niki disana kejar paket C SLTP dan SMU kelas 1 dan kelas 2 sama nilai sekolah dasar dari materi yang dikasih sama Wisnu" ucap ayahnya Zulkarnain melihat Wisnu
" Alhamdulillah iya pak, sebelum disetujui sama dinas pendidikan kita tanya dulu sama Niki mampu atau tidak belajar empat tahun setengah sekalian kejar ketinggalan dan Niki merasa mampu yah sudah kita akan jalankan program yang sudah direncanakan" ucap Wisnu yang berusaha memuji Niki walaupun Niki terlahir di tempat salah dan tidak sekolah sama sekali tapi Niki mampu berprestasi dan membuktikan mampu lulus tes di luar negeri