Istri Ke 2 Ku Wanita Malam

Istri Ke 2 Ku Wanita Malam
chapter 161


__ADS_3

waktu terus bergulir dengan cepat kini Niki di nyatakan lulus SMU dengan hasil akademik yang memuaskan dari ketinggalan kelas satu dan kelas dua bahkan kini kelas tiga Niki masuk katagori peringkat pertama mampu bersaing sama pelajar yang ada di negara ini, hasil kerja keras yang luar biasa yang dilakukan Niki menyita waktu bermain dan istirahat kini hasilnya sesuai harapan dan perjuangan Wisnu dan Gita mengajar Niki tanpa mengenal lelah bahkan Gita mendapatkan bonus dari dinas pendidikan bahkan Wisnu yang selalu membantu Gita mendapatkan hadiah berupa biaya pernikahan akan ditanggung sama dinas pendidikan dan duta besar karena mau membantu Niki mengejar ketinggalannya bahkan pelajaran sekolah dasar diambil dari materi yang diberikan Wisnu selama ini karena soal soal yang diberikan Wisnu sangat lengkap ada soal Ujian ganjil dan genap bahkan soal ujian nasional, kini Niki tinggal mengejar ketinggalan tingkat sekolah menengah pertama ( SLTP ) saat Niki kuliah jadwal kuliah dan kejar ketinggalan SLTP pun sudah di atur sama Gita dan tim


" selamat ya anak haram akhirnya lulus juga kamu" puji mamahnya melati


" tidak menyangka otak kamu jenius juga mampu ngejar ketinggalan kamu tidak secetek perempuan kotor itu" hina mamahnya Zulkarnain sambil melirik Rika


" saya membuktikan kalo saya mampu menjalankan pendidikan saya yang ketinggalan dengan dukungan dari perempuan yang kalian hina kalo bukan restu bunda saya tidak akan seperti ini" ucap Niki kesal sekali sama ucapan kasar neneknya kalo bukan hari bahagia nya Niki sudah menarik rambut mereka yang sudah penuh dengan uban


" kamu lulus kuliah kerja di mana jangan bilang kembali ke tempat haram itu lagi" hina mamahnya Zulkarnain


" susah payah sekolah menguras waktu dan tenaga kenapa harus kesana lagi, sayaa punya hak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan saya akan kerja dengan baik dan Drajat saya bisa sama seperti kalian" lanjut Niki dengan sombong


" punya uang berapa sih kamu mau sederajat seperti kami jangan mimpi hahaha" ledek ayahnya melati tertawa puas


Zulkarnain, melati, Rika, Wisnu dan Gita yang mendengar keributan di ruang tamu langsung menghampiri Niki


" ada apa sayang" ucap Gita merangkul bahunya Niki


" ladenin kakek dan nenek tiri sombong ini umi mulut mereka tidak mencerminkan mereka berpendidikan dan orang terpandang mulut mereka seperti orang rendahan" ledek Niki selama ini Niki berusaha diam kini Niki tidak ingin ditindas lagi sama manusia tua sombong didepan mereka

__ADS_1


" kurang ajar sekali anak haram ini" bentak mamahnya Zulkarnain kesal


" kalian kami undang untuk menyaksikan kelulusan sekolahnya Niki bukan untuk menghina anak kami, Niki anak jenius yang akan mampu menjadi orang sukses walaupun masa lalunya suram tapi masa Depan dia cerah dengan kemampuan Niki dalam bekerja" tegas Wisnu yang gemas sekali melihat orang tuanya Zulkarnain dan melati tidak pernah bosan menghina dan merendahkan orang lain


" halah kalo bukan karena kebaikan anak saya mungut Niki dari tempat sampah Niki masih jadi perempuan murahan seperti ibunya jadi jangan sombong didepan kami" Hina mamahnya melati semakin menjadi jadi


Niki yang semakin geram menarik kuat rambut kedua nenek bersamaan membuat mereka teriak karena kesaktian


" au anak liar lepas kan tangan kotor kamu sakit" teriak mamahnya Zulkarnain kesal


" baru ditarik sudah marah bagaimana perasaan saya dan bunda selama ini nenek hina hina nenek kira kami tidak sakit hati" bentak Niki semakin emosi


" mereka keterlaluan bunda, Niki muak sama mereka sombong dan angkuh" bentak Niki semakin kencang narik rambutnya


" kalo muak tinggalkan Zulkarnain dan jangan pernah minta harta anak kami anak tidak tahu diri" bentak ayahnya Zulkarnain berusaha melepaskan tangannya Niki


" lepaskan Niki" bentak Zulkarnain yang dari tadi diam saja


" buat kalian kita undang kalian buat lihat anak yang kalian hina selama ini mampu mengejar ketinggalannya ditahap pertama mampu menjadi juara kelas dan bisa mengalahkan beberapa ratus siswa disini, saya undang kalian bukan buat menghina Niki ataupun istri saya, kalian sudah tua bukanya menjadi inspirasi Niki supaya bisa menjadi orang sukses selalu saja membahas masa lalu di mana otak dan fikiran kalian wahai orang tua terhormat" bentak Zulkarnain kesal anaknya berjuang justru disakitin seperti ini

__ADS_1


" kami menysal undang kalian kesini" ucap melati sedih


" sombong sekali ucapan kalian, ayah kembalikan uang mereka dua kali lipat biar melek mata mereka siapa yang kaya disini" bentak mamahnya melati tidak terima


" baru kasih tiket pesawat murah saja sombong kalian dalam waktu dua jam uang Zulkarnain kita kembalikan" bentak ayahnya Zulkarnain kesal


" menyesal menginjakan kaki ditempat kotor seperti ini" bentak mamahnya Zulkarnain menatap sinis kearah Rika dan Niki bersamaan


setelah kakek dan nenek pergi Niki nangis sejadi-jadinya mendengar hinaan demi hinaan yang diterimanya, Niki fikir selama ini mengejar ketinggalannya dengan mengorbankan waktu bermain dan waktu istirahat bisa membanggakan keluarga orang tuanya ternyata salah justru perjuangan yang susah payah selama setahun sama sekali tidak dihargai sama sekali


" ikhlaskan yah sayang, tetap semangat mengejar ketinggalan sekolah menengah pertama ( SLTP ) dan kuliah nya" ucap Gita merasakan air matanya Niki sangat deras bahkan isakan nya membuat Gita ikut merasakan sakit hati


" kami yakin mereka bangga sama kamu sayang tapi mereka malu mengakuinya sayang kamu anak hebat dan cerdas" puji melati mengelus bahunya Niki


" mereka keterlaluan mereka jahat Niki tidak ingin ketemu mereka sama sekali" ucap Niki sambil nangis memeluk Gita


" jangan begitu sayang bagaimana pun mereka tetap keluarga kamu kakek dan nenek kamu, ayah yakin suatu saat mereka pasti akan sadar sayang" ucap Zulkarnain yang menarik badannya Niki dan kini Niki nangis dipeluknya Zulkarnain membuat Zulkarnain merasa sesak dan semakin emosi sama orang tua dan mertuanya sungguh angkuh


" kamu buktikan kamu mampu seperti kakek punya perusahaan sendiri sayang sudah yah jangan nangis lagi kan sekarang merayakan kelulusan Niki" ucap Rika memeluk Niki diikuti melati

__ADS_1


Niki sudah tidak bisa berkata apa apa cuma bisa mendengar ucapan orang tuanya dan terus menangis karena kesal perjuangannya tidak dihargai sama sekali


__ADS_2