
" kamu tidak tahu saja Zulkarnain bagaimana kita menahan malu setiap temen temen kita menanyakan istri kotor kamu itu mereka menghina kamu terus menerus" bentak mamahnya Zulkarnain
" sampai kapan kamu mempertahankan pernikahan kamu sama Rika, awalnya ayah tidak ambil pusing cemoohan orang tentang keluarga kamu lama lama ayah kesel juga selalu jadi bahan hinaan apa lagi kalo ada pengajian di rumah" ucap ayahnya Zulkarnain sebenarnya ayahnya Zulkarnain tipe laki laki yang cuek sama ucapan orang lain tapi lama kelamaan kebawa emosi seakan cemoohan tidak ada akhirnya
" maafkan saya buat kalian semua malu sama masa lalu saya, tapi saya sudah mau tobat tolong hargai keinginan saya" ucap Rika nunduk menahan rasa sakit hati dan sedih
" saya tidak akan menceraikan istri istri saya karena saya sangat mencintai mereka dan saya sudah melihat keinginan bunda untuk menjadi lebih baik dari pakaian maupun sikapnya jadi saya mohon hargai istri saya" lanjut Zulkarnain yang semakin kesel sama orang tuanya masih saja mempermasalahkan masa lalu Rika
" kamu pilih kehilangan Rika atau kehilangan kami orang tua kamu dan besan kamu, kami akan minta seluruh saudara kamu menjauhkan kalian dan putus kontrak kerjasama beberapa saudara kita di perusahaan kamu" ancam mamahnya Zulkarnain
__ADS_1
" astaghfirullah bunda jangan seperti ini dosa memutuskan silaturahmi" ucap melati tidak habis fikir sama keputusan mertuanya
" baik kalo kalian menginginkan itu lebih baik saya kehilangan saudara dan beberapa investor dari pada kehilangan orang yang saya cintai" lanjut Zulkarnain yang kebawa emosi
" Abi mau tanya dari Rika dan melati mana yang kamu cintai diluar bisa memberikan keturunan, istri mana yang bisa membantu kamu di perusahaan" ucap ayahnya melati yang ikut ikutan emosi sebenarnya dirinya tidak mempermasalahkan istri kedua Zulkarnain tapi karena Zulkarnain menikahi perempuan malam keluarga besarnya selalu mendapatkan hinaan
" sepertinya percuma kita bicara banyak sama anak ini, kita akan tarik saham kami di perusahaan kamu sebesar 60% dan saham saudara saudara kamu di perusahaan kamu di tarik semua ada empat saudara yang ikut andil di perusahaan kamu, biar kamu berfikir bagaimana bangkit dari keterpurukan tanpa kami" ancam mamahnya Zulkarnain
" astaghfirullah jangan bunda melati mohon jangan seperti ini sama papi" ucap melati sedih mendengar keputusan orang tuanya
__ADS_1
" kami berikan waktu mengurus surat cerai selama seminggu, dan setelah seminggu berakhir siap siap jatuh miskin kamu" lanjut ayahnya Zulkarnain yang tega sama anaknya
" maafkan kami melati tapi kami sudah tidak sanggup menahan malu memiliki menantu seperti Rika, soal anaknya masih bisa kalian urus karena pendidikan anak itu juga penting, ingat Zulkarnain anak kamu membutuhkan biaya pendidikan jauh lebih banyak" lanjut mamahnya melati langsung jalan meninggalkan rumah Zulkarnain diikuti suaminya dan besannya
Rika yang melihat suaminya merasa tidak tega karena dirinya suaminya terancam bangkrut, melati yang merasakan ikut andil memajukan perusahaan merasa sangat sedih mendengar keputusan orang tuanya dan mertuanya
Zulkarnain langsung jalan menuju kamar dan diikuti Rika dan melati, melati tidak tega membiarkan suaminya pusing sendiri berencana membantu suaminya, melati memiliki tabungan cukup banyak di ATM nya tabungan dari awal nikah sampai sekarang tidak pernah di pakai, Zulkarnain masih setia sama lamunan nya bimbang sama keputusan tiba tiba orang tuanya dan Zulkarnain tidak ingin kehilangan Rika maupun melati karena Zulkarnain mencintai keduanya
" papi jangan sedih lagi yah, mami akan membantu papi mengatasi masalah kita, aku punya tabungan beberapa triliun siap membantu mengatasi masalah papi dan papi juga kan masih ada tabungan kan kita sama sama berjuang" ucap melati menempel kan kepalanya ke bahu Zulkarnain
__ADS_1