Istri Pengganti Tuan Muda Tampan

Istri Pengganti Tuan Muda Tampan
Bab 38


__ADS_3

Setelah mengendarai motor beberapa saat Pak Asep dan Bu Tuti sampai di rumah, Mereka berdua segera mencari keberadaan anak gadis nya yang biasa nya tinggal di rumah dan memasak kan makan siang saat mereka sedang bekerja di kebun.


''Nurmi...., Nurmi...''Panggi Bu Tuti, Karena tak ada jawaban, Bu Tuti mencari Nurmi di sungai samping rumah, biasa nya Nurmi akan mencuci pakaian di sana.


''Nurmi...''


''Ibuk.., kok udah pulang ?, Nurmi belum pun siap nyuci.'' Ucap Nurmi saat melihat Ibu yang mendekati nya di sungai.


''Nak, Ibu sama Bapak mau ke kota''


''Ada apa buk? Apa Ibuk mau beli bibit tanaman lagi ?''


''Tidak nak, cerita nya panjang, yang jelas tadi Ibu sama Bapak mu menemukan seseorang di lerng gunung saat hendak ke kebun, jadi sakarang orang itu mau di bawak ke rumah sakit di kota, Polisi mintak Ibu sam Bapak menjaga nya di sana.'' Penjelasan Ibuk panjang lebar.


''Laah siapa Buk, Gimana keadaan nya sekarang.''


''Itulah maka nya, Ibuk juga gak tau, ya sudah kamu nanti malam tidur di rumah bude saja ya.''


''Iya Buk, tapi nanti Ibuk telfon ya kalau ada apa-apa.''


''Iya Iya, Ibu siap-siap dulu Nak.''


Nurmi hanya mengangguk melihat kepergian Ibu nya, Nurmi juga sangat penasaran tentang siapa yang IBu dan Bapak nya temukan itu.


Setelah bersiap-siap sebentar, kedua pasangan Suami dan Istri itu kemabali lagi ke puskesmas tempat Dinda di rawat tadi. Saat sampai di sana, semua sudah siap untuk berangkat hanya menunggu kedatangan Pak Asep dan Bu Tuti saja, Dinda pun sudah di masukkan ke dalam Ambulance.


''Sudah siap Pak...?'' Tanya Polisi yang akan mengiring mereka ke kota.


''Sudah Pak.'' Angguk Pak Asep dan Bu tuti.

__ADS_1


Saat semua sudah siap, mereka semua siap untuk berangkat bersama, sedangkan Dinda masih belum sadarkan diri.


Sesampai mereka di Rumah Sakit di Kota, Dinda langsung di bawakan ke ruangan pemeriksaan untuk di periksa secara keseluruhan, Beberapa saat kemudian Dokter masuk ke dalam sana.Sedangkan Bu Tuti dan suami nya terlihat sangat cemas di luar menunggu hasil yang akan di katakan oleh Dokter nanti.


Setelah menunggu beberapa saat, akhir nya Dokter yang menangani Dinda pun keluar dari ruangan tersebut dan mecari keluarga pasien.


''Gimana Hasil nya Dok '' Tanya Polisi yang masih menunggu di sana.


''Pasien mengalami benturan yang sangat keras di bagian belankang kepala, mungkin sudah mengeuarkan banyak darah dan juga tangan kiri nya mengalami patah tulang, dan.....'' Dokter menggantung kan ucapan nya yang membuat Bu Tuti,Pak Asep dan Polisi semakin penasaran.


''Dan kenapa Dok ?''


''Pasien sedang hamil muda.'' Ucap sang Dokter akhir nya.


Bu Tuti yang mendengarkan kalau Dinda sedang hamil terduduk lemas, tak bisa membayangkan siapa yang telah melakukan semua ini, tega sekali berbuat keji terhadap wanita hamil.


''Terus sekarang gimana keadaan nya dan juga janin nya Dok ?'' Tanya Bu Tuti.


Stelah memberi penjelasan panjang lebar pada Pihak Kepolisian, Dokter tersebut pamit kembali ke dalam ruangan nya, tak lama kemudian tubuh Dinda pun di dorng keluar dari ruangan pemeriksaan untuk di bawakan ke dalam ruang rawat. Saat Dinda sudah di bawakan ke dalam ruangan, pihak Kepolisian pamit undur diri pada Pak Asep dan Bu Tuti,


''Bapak dan Ibu jangan khawatir biaya rumah sakit di sini sudah kami uruskan semua, Ibu dan Bapak hanya perlu menjaga nya saja.'' Ucqp Polisi itu.


''Baik Pak.'' Ucap Pak asep


Lalu Dua Orang Polisi itu pergi meninggalkan rumah sakit tersebut dan kembali ke kapolsek nya tadi.


Beberapa saat kemudian pak Asep ikut keluar mencari kantin yang ada di rumah sakit itu, Karena sudah merasa lapar, baru ingat jika diri nya dan sang Istri belum makan siang.


Sekarang tinggal lah Bu Tuti dengan Dinda di ruang rawat tersebut. Bu Tuti duduk di kursi samping tempat tidur Dinda dan mengelus-elus tangan Dinda dengan sayang.

__ADS_1


''Siapanyang sudah tega ngelakuin ini semua sama kamu nak ?'' Ucap buTuti sendirian seraya menitikan air mata nya membayangkan sakit yang dibrasakan Dinda.


Saat masih termenung di sana sendirian tiba-tiba Pak Asep sudah masuk dengan menenteng dua bungkus nasi padang untuk nya dan sang Istri.


''Buk..''Panggil Pak Asep


''Pak,''


''Ayo Buk, kita makan dulu.'' Ajak Pak Asep


Bu Tuti segera bangun dan berjalan menuju sofa yang ada di dalam ruangan tersebut.


''Pak, kalau wanita ini hilang ingatan waktu dia sadar nanti gimana pak ?'' Tanya Bu Tuti.


''Gimana kata Polisi aja nanti Buk, udah gak usah di pikirin, kita makan aja dulu'' Ucap Pak Asep lagi.


Hari mulai menjelang sore, Dinda sudah mualai membuka mata nya, mengerjab kan mata beberapa kali, kepala nya terasa sangat sakit sekali seperti mau pecah,


''Aah'' Keluh Dinda saat merasakan sakit yang sangat dah syat.


Bu tuti yang melihat Dinda sudah sadar segera memanggilkan Dokter.


Sesaat kemudian Dokter yang menagani Dinda pun masuk ke sana dan memeriksa keadaan Dinda, lalu menjelaskan pada pak Asep dan Bu Tuti jika Dinda masih belum bisa berinteraksi, Karena benturan di kepala nya masih terasa sangat sakit.


***


Di sebuah kota yang telah terjadi tragedi penculikan Dinda, di sana masih terlihat Irfan dan Kelvin menyusuri setiap pelosok kota mencari Dinda kesana kemari, dua hari sudah setelah kejadian tersebut, tapi Dinda masih belum bisa di temukan, anak buah Kelvin pun belum mendapat kan informasi apa-apa tentang keberadaan Dinda saat ini.


Irfan sudah sangat frustasi memikirkan Dinda yang belum ada kabar nya juga, Kelvin sendiri sangat bingung kenapa penculikan Dinda bisa di buat serapi ini, tidak meninggalkan jejak sedikit pun, bahkan kamera cctv yang menunjukkan Dinda di bawa oleh dua orang pria hanya memperlihatkan Dinda di papah oleh orang itu dan tidak ada tanda-tanda ke arah mana Dinda di bawa.

__ADS_1


''Vin, jika sampai besok tidak ada kabar tentang keberadaan Dinda, maka pecat semua anak buah mu, mereka semua tidak becus.'' Geram Irfan seraya mengepalkan tangan nya. Sedangkan Kelvin hanya diam saja tak menanggapi perkataan Tuan Muda nya yang saat ini masih terasalut emosi karena kehilangan Istri tercinta nya.


Tbc.....


__ADS_2