Istri Pengganti Tuan Muda Tampan

Istri Pengganti Tuan Muda Tampan
Bab 52


__ADS_3

Setelah dari Restaurant tersebut, Irfan langsung keluar dengan tergesa-gesa dari pusat perbelanjaan tersebut menuju ke parkiran mobil. Irfan bahkan tidak menggubris Celine yang terus saja mengejar nya dari belakang seraya memanggil-manggil nama nya.


Semua orang menatap mereka, orang-orang fikir meraka adalah pasangan kekasih yang sedang bertengkar, dan Irfan pergi meninggalkan Celine begitu saja.


Sesampai di parkiran mobil, Irfan segera masuk dan melaju begitu saja tak memperdulikan Celine yang menggedor-gedor kaca mobil nya.


Irfan sangat frustasi, akhir-akhir ini fikiran Irfan sedikit bisa di alihkan dari Dinda, tapi perdebatan di restaurant tadi membuat nya kembali frustasi.


Saat ini Irfan lngsung pulang ke apartemen yang sudah setahun terakhir ia tinggali itu. Irfan ingin menenangkan fikiran nya di sana, pasti nya ingin menangis seorang diri tanpa ada yang mengganggu nya.


Di sisi lain


Dony dan Laura pulang ke rumah nya setelah selesai berbelanja dan makan siang di restaurant tadi. Di sepanjang perjalanan, Dony hanya diam saja tidak mengeluarkan sepatah kata pun, Dony masih kepikiran kemana Dinda sebenar nya.


''Kamu masih mikirin perempuan itu, Mas?'' Tanya Laura saat melihat suami nya diam saja.


''Aku hanya memikir kan apa benar Dinda sudah meninggal.'' Jawab Dony.


''Bukan memikir kan gimana cara mendapat kan nya lagi ?'' Sindir Laura.


''Jika aku mau, sudah dari awal ku usik rumah tangga nya, tapi aku bukan tipe orang yang suka merusak kebahagiaan orang lain demi diri ku sendiri.'' Jawab Dony.


Laura tak lagi menjawab, karena jawaban suami nya sudah cukup jelas sekali, walau selama ini Dony belum mencintai nya, setidak nya Dony mau menerima nya dan menjalani rumah tangga dengan nya dan berjanji akan membuka hati untuk nya.


***


Siang hari, Helikopter yang Tuan Mario dan anggota nya tumpangi sudah mendarat di puncak gunung yang pria penculik itu sebutkan. Di sana jalanan yang sangat berliku tebing yang begitu curam, jalan pun juga sanagt sepi.


''Apakah di sini tempat ya ?'' Tanya Jony pada penjahat itu yang tangan nya di borgol.

__ADS_1


''Di sebelah sana, seperti nya saat itu kami melempar nya ke sana.''


''Saat kau melempar nya apakah dia masih hidup'' Tanya Tuan Mario


''Dia masih hidup, namun tak sadarkan diri karena kami membius nya.''


Tuqn mario tak bisa membayangkan bagai mana ketakutan nya Dinda saat tubuh nya di lempar ke dalam jurang ini. Dan juga tidak sanggup membayangkan reaksi putra nya saat mengetahui semua ini, apalagi otak di balik semua ini adalah wanita yang sedang dekat dengan nya sekarang.


''Jon, kirim anak buah mu untuk mencari tahu apakah ada pemukiman warga di bawah sana atau di sana hanya hutan belantara saja.'' Perintah Tuan Mario.


''Baik Tuan.''


Joni segera mengambil ponsel nya dan mengirim lokasi pada anak buah nya untuk meminta melakukan apa yang di perintah kan oleh Tuan Mario barusan. Sedang kan Kelvin diam-diam mengambil beberapa foto pria penjahat itu, Kelvin ingin melihat bagaimana reaksi Celine jika diri nya mengirim foto lelaki itu pada nya. Namun hal itu tidak di lakukan nya sekarang, karena Kelvin ingin membeli ponsel dan kartu lain, tidak mau Celine tau kalau yang mengirim itu adalah diri nya.


''Tuan, jika ada pemukiman warga di sana, masih ada kemungkinan jika Nona Dinda masih hidup, apalagi saat mereka melempar nya ke sana, Nona Dinda masih hidup.'' Ucap Jony menjelaskan pemikiran nya.


''Segera kirim orang untuk mencari tahu.''Ucap Tuan Mario lgi


Saat mereka berbincang-bincang di sana ada beberapa kendaraan yang lewat, mereka melihat takut pada mereka apalagi melihat helikopter yang terparkir di pinggiran tebing dengan seseorang yang di borgol tangan nya ke belakang.


''Tuan, apa kita buang saja pembunuh ini ke dalam jurang sana ? biar dia rasakan seperti yang Nona Dinda rasakan saat itu.'' Ucap Kelvin tiba-tiba


''Jangan Tuan, ku mohon jangan. Aku tak mau mati, aku hanya bekerja Tuan, aku melakukan nya demi uang.'' Mohon pria tersebut.


''Maka nya kalau cari pekerjaan yang halal,'' Ucap Joni menyindir.


Setelah itu, Tuan mario, Joni dan Kelvin menjauh dari beberapa orang anak buah nya yang menjaga si penjahat. Mereka merunding sebentar tentang langkah apa yang akan mereka ambil selanjut nya.


''Apa yang harus kita lakukan sekarang dengan pria itu.?'' Tanya Tuan Mario, karena sudah tidak tau lagi harus berbuat apa terhadap nya, apalagi dia sudah mengakui semua perbuatan nya.

__ADS_1


''Kita sekap saja dulu Tuan, biar kan dia tetap dalam pengawasan kita, dengan begitu kita bisa meneror Nona Celine dengan mengirim kan foto pria itu pada nya setiap hari.'' Usul Kelvin


''Iya, kamu benar Vin, kita akan buat perempuan itu mengaku dengan sendiri nya, kita buat dia hidup dalam rasa ketakutan karena teror kita, .'' Jawab Tuan Mario.


''Jadi sekarang kita kurung dia lagi di rumah tua itu Tuan ?'' Tanya Joni.


''Iya benar, karena untuk membunuh nya pun tidak mungkin aku lakukan, aku tidak mau melakukan hal yang hina itu, biarkan saja dia kita kurung di sana sampai dia menyesali atas pekerjaan yang di lakukan nya selama ini.


''Baik Tuan.'' Jawab Joni dan Kelvin serentak.


''Sekarang kita kembali pulang saja.''


Kelvin dan Joni mengikuti Langkah Tuan Mario, Tuan Mario memberi isyarat pada orang-orang yang memegang pria penjahat itu untuk menaiki helikopter kemabli.


''Kita pulang ya.'' Ucap Joni pada sang pilot.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam melalui jalur udara, mereka sudah sampai di Atas gedung Perusahaan Tuan Mario, mereka mendarat di sana, barhubung hari pun sudah malam jadi tidak ada orang yang melihat mereka membawa pria penjahat itu keluar dari sana.


Setelah dari sana Kelvin tidak lagi ikut mengantar kan pria itu kembali ke rumah tua, begitu juga dengan Tuan Mario, mereka segera pulang menuju ke rumah masing-masing. Sedangkan pria penjahat tersebut di bawa pulang oleh Joni dan anak buah nya yang terus mengawasi pria itu agar tidak ada kesempatan untuk kabur.


Sesampai Tuan Mario ke rumah, Di sana Mama Rose terlihat mondar mandir kesana kemari karena putra nya belum juga pulang, padahal selama kepergian Dinda, tidak sekalipun Irfan tidak pulang kemari. Mama Rose sudah menelfon Irfan beberapa kali tapi tidak ada jawaban dari nya sejak tadi.


Tbc....


Dukung terus ya teman-teman


Like, koment, subscribe dan vote.


terimakasih. 🙏🙏

__ADS_1


salqm sayang dari author Jhuwee dealova. 😘😘


__ADS_2