
Kinar yang sudah sampai di kerajaan Alaska berjalan tanpa takut, melihat seluruh isi kerajaan termewah yang ada di dunia ghaib ini.
Dari mulai memasuki gerbang tadi, Kinar tidak melihat ada nya penghuni, itu sebab nya Kinar berkeliaran dengan bebas
Padahal dia tak tau saja bahwa penghuni kerajaan Alaska sengaja bersembunyi untuk memberi kejutan yang spesial pada nya.
"Aku pikir kerajaan sebesar ini banyak penghuni nya, tapi kenapa bisa kosong", berbisik sendiri
Saat berada di tengah ruangan yang luas, tanpa Kinar sadari sebuah jaring jatuh dari atas dan membuat nya terperangkap
Setelah dia terjebak dalam jaring itu semua penghuni kerajaan keluar dari tempat persembunyian nya
"Astaga.. jadi mereka menipu aku, pantas aja sepi rupa nya jebakan", berbicara dengan pelan
"Siapa kau.. dan apa tujuan mu kemari, apa kau mata-mata dari kerajaan Arasy, atau dari kerajaan Liptah?", tanya patih Arjuna
Kinar hanya diam tanpa mau menyahut, bila dia menjawab pertanyaan yang di lontar kan patih Arjuna pasti dia akan ketahuan bahwa dia seorang perempuan, sementara saat ini dia tengah menyamar.
"Kenapa kau hanya diam.. apa kau tuli dan bisu", geram patih Arjuna
__ADS_1
"Cepat kalian buka tutup kepala nya, agar kita tau siapa yang ada di dalam kain itu", titah nya lagi
Saat para prajurit mendekati Kinar, secepat nya dia melompat pada sebuah pilar dan bergantung dengan kedua kaki yang mengapit kuat di sana.
Ternyata diam nya tadi karna sedang berkonsentrasi untuk mengoyak jaring dengan belati yang selalu dia bawa di selipan pinggang nya.
Patih Arjuna yang melihat sosok itu begitu lincah, dengan segera menyuruh para prajurit untuk mengepung nya
Sebagian dari mereka ada yang mengguna kan panah, dan sebagian lagi ikut memanjat pilar yang ada Kinar di atas nya
Kinar terus menghindar dari serangan yang di lancarkan para prajurit, melompat dari satu pilar ke pilar yang lain
Karna mata-mata yang menyusup memiliki kepintaran seperti sudah terlatih dengan baik membuat patih Arjuna jengkel, dan ikut turun tangan untuk menangkap nya.
Dan terjadi lah aksi kejar-kejaran antara Kinar dan patih Arjuna di dalam ruangan yang luas itu.
Para prajurit yang awal nya menyerang kini diam mematung di tempat untuk menonton dua sosok yang melompat sana sini itu dengan serius, bahkan ada yang masih menggantung pada pilar
Raja Brian yang melihat dari singgasana nya pun menjadi geram, karna bukan nya berhasil menangkap tapi mereka malah seperti monyet nakal yang berayun dari satu pilar ke pilar yang lain
__ADS_1
Dan jangan lupakan prajurit yang menonton dengan mulut menganga.
"Hei tunggu berhenti kau..!! apa kau tak lelah terus mengejar ku, aku sangat lelah.. biar kan aku bernafas sebentar", seru Kinar dengan mengangkat tangan nya
"Aah iya.. aku pun juga lelah, baik lah kau boleh bernafas, aku pun juga ingin istirahat", sahut patih Arjuna
Sesaat kemudian patih Arjuna tersadar dari kebodohan nya yang mengiya kan ucapan lawan
"Setan alass.. kau menipu ku, untuk apa aku mendengar kan omongan mu, akan ku tangkap dan ku cincang kau ", seru nya marah karna merasa telah di bodohi.
----
----
----
----
Bersambung.
__ADS_1