
Perang besar yang di lakukan dekat sungai Yin, perang yang penuh dengan drama dan memakan banyak korban, akhir nya selesai.
Para mayat yang menjadi korban di kumpulkan dan di bakar saat itu juga. Tubuh Asmarani yang berada di tumpukan paling atas menyita perhatian mereka.
Sangat aneh rasa nya karna tubuh itu tetap utuh, seolah api pun enggan menyentuh nya.
Bukan karena banyak amal yang di lakukan semasa hidup, tapi karena banyaknya dosa.
Saat semua tubuh para mayat yang di bakar sudah menjadi abu, mereka mengambil tubuh Asmarani dan di tempatkan di bawah sinar bulan untuk kemudian di bakar kembali.
Ternyata benar apa kata peramal tua itu, bahwa tubuh Asmarani tidak bisa sembarangan di bakar.
Tubuh itu akan hancur apabila di bakar pada malam hari dan di bawah sinar rembulan yang terang.
"Hiks hiks.. Huhuuuu." Isak tangis Kinar
"Kenapa kau menangis? Apa kau sedih melihat Asmarani telah tiada. Tapi menurutku, yang seharus nya sedih itu adalah raja Zain. Benar begitu kan yang mulia Zain?!" Kata raja Brian
"Huhuuu aku bukan menangis karena itu, aku menangis bahagia karena tidak jadi mati." Sahut nya masih terisak
"Memang nya kenapa?." Tanya raja Alfa
"Tentu saja karena aku masih gadis. Impian aku yang ingin memiliki tiga suami sudah di depan mata. Kalau aku mati, pasti aku tidak dapat merasakan enak-enak bersama kalian." Sahut nya dengan di akhiri senyum
Para raja yang mendengar jawaban Kinar hanya mendatar kan wajah nya.
Sungguh tidak menyangka gadis yang bangkit dari kematian itu tidak berubah sifat kemesuman nya.
__ADS_1
"Sejak kapan kau memiliki impian seperti itu, bukan kah itu perkataan peramal tua?!." Kata raja Zain
"Sejak ular berjalan lurus." Sahut nya asal
"Tentu saja sejak perkataan peramal itu. Dan dari situ, memiliki tiga suami sudah menjadi impian aku." Tambah nya lagi.
Tak..
"Aauh.. Kenapa kalian sangat suka menyentil kening aku? Tidak kah kalian tau rasa nya?!" Kata nya dengan wajah di tekuk.
"Kau pikir aku rela berbagi?!." Kata raja Brian dingin
"Hengh aku juga. Memang nya siapa yang ingin berbagi istri." Sahut raja Alfa
"Apa kalian berdua pikir aku juga mau. Di tambah lagi, wanita itu adalah dia." Kata raja Zain
"Segitu ingin nya kah kau memiliki tiga suami?." Tanya patih Arjuna
"Tentu saja!! Kucing saja bisa memiliki lebih dari satu kucing jantan, masa aku tidak bisa." Sahut nya
"Apa kau pernah melihat nya?!" Tanya patih Arjuna lagi
"Belum pernah!. Tapi aku pernah melihat nya melahirkan anak yang berbeda warna, jadi aku meyakini kalau dia memiliki banyak jantan di sisi nya." Sahut nya santai
"Kau!!" Geram patih Arjuna
Tak..
__ADS_1
"Aauh.. Penderitaan tiada akhir. Bahkan ketika aku hidup kembali pun masih saja di aniaya." Kata nya mendrama
Melihat para raja dan patih hanya diam dan cuek membuat Kinar jengkel dan melanjutkan drama nya.
"Apa lah aku ini yang hidup nya terlihat sedih seperti seekor sapi." Kata nya memulai
-----
-----
-----
Bersambung.
Haai hai.. Makasih atas semua dukungan, doa, dan saran dari teman semua.
Alhamdulillah aku udah sehat dan bisa nulis kembali.
Btw.. Itu koment nya semua aku baca loh yaa..!! Makasih buat yang mau ngasih saran dan masukan dalam cerita aku ini.
Terkadang koment kalian itu lucu dan sangat menghibur. Bukan cuma pembaca aja yang ketawa sendiri baca cerita aku, tapi aku juga ketawa sendiri baca koment kalian.. 🤭🤭
Sampai aku ada mengira bapak anak dua aku bilang ABG. Duh.. Duuh maaf yaa.. 🙏🙏
Semua balasan aku jangan di masuki ke hati..
Aku senang bisa berbagi tawa dengan kalian. Dan untuk kedepan nya, aku akan usahakan yang terbaik..!!
__ADS_1
Salam hangat "Merpati Putih" 🕊🕊🕊