
Berpose seksi dan menggoda di atas ranjang menunggu suami datang. Tempat tidur yang sudah di rubah dengan sangat indah, di lapisi seprai berwarna merah dengan taburan melati di atas nya, dan di tutup dengan tirai tipis berwarna putih.
Pakaian pengantin warna hijau sudah di lepas nya sejak tadi, kini yang tersisa hanya pakaian dalam tipis berwarna merah yang terlihat menantang.
Sejak dia merajuk dan meninggalkan para raja di meja tadi, ternyata Kinar tidak benar-benar marah. Malah itu alasan nya agar dia dapat menyiapkan diri untuk memulai perang kasur.
Sekarang dia sedang tiduran miring dengan tangan kanan yang menyangga kepala. Tangan kiri nya meraba tempat tidur dengan gaya indah, tak lupa bibir bagian bawah yang di gigit dan sesekali di jilat nya
Ketiga raja yang melihat nya seperti itu hanya menelan saliva dengan susah.
Lelaki mana yang tidak tergoda dengan kecantikan dan kemolekan, apa lagi sudah terlihat jelas di depan mata.
Kecantikan yang sudah menjadi hak milik, sangat sayang bila di sia-siakan.
Mereka berjalan semakin dekat dan sudah berdiri di sisi tempat tidur. Kinar merubah posisi nya menjadi telentang dengan kaki kiri yang sedikit di tekuk. Bukan kah menggoda suami sendiri tidak masalah, malah akan mengalirkan pahala.
Tubuh Kinar yang ramping dan montok pada bagian tertentu, membuat tugu masa depan para raja langsung berdiri tegak. Walaupun kulit nya tidak seputih kulit para raja, tapi ini benar-benar halus dan mulus.
Kinar yang memang sudah terbiasa membantu orang tua nya ke ladang sejak kecil, dia memiliki kulit berwarna kuning langsat. Walaupun demikian, ibu nya selalu mengajari cara merawat kulit dengan bahan alami yang tersedia, hingga hasil nya menjadi sangat mulus dan kenyal.
__ADS_1
"Apa para suami hanya akan berdiri saja? Tidak kah kalian ingin menyentuh istri kalian yang sudah siap ini." Kata nya dengan senyum menggoda
"Sudah cukup! Aku sudah tidak tahan lagi." Kata raja Zain yang sudah bersiap akan naik ke tempat tidur
"Tidak! Siapa yang mengijinkan kau untuk memulai lebih dulu." Kata raja Alfa yang menarik jubah belakang raja Zain.
"Biar aku yang memulai lebih dulu." Kata raja Alfa pula
"Kau juga tidak boleh. Aku raja di istana ini, jadi hanya aku yang boleh memulai nya." Sahut raja Brian pula dengan menarik jubah raja Alfa
"Berani nya kau membawa kedudukan, kau juga tidak boleh memulai nya." Sahut raja Alfa dan raja Zain kompak dengan menarik rambut raja Brian.
Raja Alfa menarik kaki raja Zain, raja Brian pula menarik kepala raja Alfa, raja Zain sendiri rambut mereka berdua.
Raja yang terkenal tegas, dingin, dan berwibawa hilang sudah. Malam ini sifat mereka sudah seperti anak kecil yang berebut mainan.
Kinar yang menyaksikan perdebatan mereka hanya bisa menghela nafas dan menggaruk kepala nya. Kalau terus begini, kapan semua nya akan di mulai.
"Hais mereka ini, sudahlah hentikan itu!. Kenapa kalian malah berdebat, biar aku yang membagi posisi kalian." Sahut Kinar menengahi mereka
__ADS_1
Mendengar suara Kinar, mereka segera bangkit dengan suasana canggung. Berdehem untuk menetralkan keadaan.
Bisa nya mereka kehilangan wibawa di depan istri pada malam pernikahan, sungguh memalukan.
-----
-----
-----
Bersambung.
Pertanyaan: Kenapa sifat Kinar masih gitu padahal dia udah nikah? lama-lama bisa bosan loh thor.. 🙄🙄
Jawab: Karena memang sifat nya begitu. Dari awal karakter Kinar emang konyol dan mesum, jadi kalau di rubah menjadi tenang dan dewasa, itu akan menjadi lebih membosankan dan alur nya juga gak enak. 😏😏
Nggak setiap muncul Kinar selalu konyol, bukti nya dia bisa tenang saat ritwal pernikahan berlangsung. Jadi, aku nggak akan ngerubah karakter Kinar. Dia akan tetap seperti itu untuk menghidupkan alur cerita.
Sekian dan Terimakasih...!! 😊😊
__ADS_1
Salam hangat "Merpati Putih". 🕊🕊🕊