
"Pengumuman! Hari ini, aku sebagai ratu dari dunia para demit menyatakan, bahwa acara reuni sudah di mulai. Beri tepuk tangan pada kedua demit yang sudah berdiri di depan." Seru Kinar memulai acara.
Semua makhluk yang menyaksikan bertepuk tangan, seperti nya acara ini akan menjadi lebih seru dari yang mereka bayangkan.
"Yang mulia ratu menyuruh kami berdua berdiri di tengah sini buat apa?." Tanya dayang Bariri
"Buat memulai permainan lah, memang apa lagi?." Sahut nya
"Yang mulia ingin kami melakukan apa?." Tanya dayang Bariri lagi
"Permainan nya gampang. Kalian yang ada di sini harus mengikuti apa yang aku pinta. Siapa yang bisa melakukan nya dengan baik, dia akan mendapat hadiah istimewa dari aku." Kata nya mengumumkan.
"Baik, akan kami lakukan. Sekarang beri tau apa permainan nya." Sahut patih Arjuna yang sudah setuju karena mendengar kata hadiah.
"Gampang! Coba kalian lihat ini. Aku sudah menyiapkan alat untuk kita bermain." Kata nya dengan menunjukan sebuah tali
"Apa yang bisa di lakukan dengan tali itu?." Tanya patih Arjuna
"Itu lah yang kalian para demit tidak tau. Kami anak manusia sering memainkan nya, permainan ini sangat seru." Kata nya sombong
"Yasudah coba jelaskan." Kata patih Arjuna
"Permainan nya sangat mudah. Tali ini kalian pegang di kedua sisi lalu di putar, nanti satu demit berdiri di tengah dan melompat seiring berputar nya tali. Gampang kan." Kata Kinar
"Ya ampun. Jadi permainan seperti itu yang kau maksut? Aku sudah sering melihat anak di desa bermain seperti itu, pasti aku akan mendapat hadiah yang banyak kali ini." Kata patih Danu
__ADS_1
"Bukan hanya itu, kalian juga harus memakai penutup mata dan menirukan suara sesuatu yang akan aku sebutkan, bagaimana." Kata Kinar menantang
"Cih, siapa takut. Ayo kita buktikan, bahwa para demit juga bisa melakukan sesuatu mulia." Seru patih Danu semangat
"Yaa ayoo ayooo...!" Sahutan dari para pengawal dan dayang.
"Baik, ayo kita mulai. Kalian berdua pegang ini dan putar." Kata nya menunjuk ke arah dua pengawal
"Permainan ini akan di mulai darimu dulu." Menunjuk dayang Bariri
"Karena namamu biri-biri, jadi kau harus menirukan suara nya sambil melompat di antara tali yang berputar itu." Kata nya lagi.
Dayang Bariri hanya mengiyakan saja. Percuma menjelaskan nama nya dengan Kinar, sekali dia bilang biri-biri ya tetap biri-biri.
"Sekarang ayo pakai penutup mata ini lalu lompat dan tirukan suara nya, cepat." Seru Kinar semangat
"Ngik ngiiikk." Suara dayang Bariri yang menirukan suara hewan
"Eh, sejak kapan suara biri-biri jadi seperti itu?." Heran Kinar dengan menggaruk kepala nya yang tidak gatal
Kinar mengangkat tangan nya memberi tanda berhenti tanpa suara. Sekarang hanya dayang Bariri yang masih terus melompat dan bersuara.
"Bukan kah itu suara b*bi?." Tanya patih Arjuna
Patih Danu yang mendengar tak dapat menahan tawa, akhir nya tawa itu pecah dengan keras nya.
__ADS_1
Karena melihat patih Danu yang tertawa kencang, akhir nya semua juga ikut tertawa termasuk para raja.
Kalau para bawahan tertawa kencang tanpa di tahan, lain hal nya dengan para raja. Mereka tertawa dengan menutup mulut mereka menggunakan kepalan tangan.
Tentu saja mereka harus menjaga wibawa nya sebagai raja.
-----
-----
-----
Bersambung.
Yuhuuu... 😚😚
Ada yang minta visual nya Kinar dan para raja yaa..?
Bukan aku gk mau ngasih. Hanya saja, kalau yang aku kasih nanti gk sesuai dengan keinginan kan jadi gk seru cerita nya.
Mending di bayangi sendiri aja yaa visual mereka sesuai keinginan.. 😊😊
__ADS_1
Sampai jumpa di epsd selanjut nya..
Salam hangat "Merpati Putih" 🕊🕊🕊