
Kinar yang merasa kan benda kenyal menempel di bibir nya pun terkejut, tapi rasa terkejut nya perlahan menghilang menjadi rasa senang
"Astagaa... kesempatan langka jangan di sia-sia kan, kalau di **** sikit marah gak yaa", mulai berpikir kotor
Saat Kinar mulai membuka mulut nya dan ******* sedikit bibir bawah raja Brian, pria itu hanya diam mematung dengan tubuh yang kaku
Kinar pun tak melepas kan kesempatan emas ini, dia malah semakin kuat menghisap bibir merah itu
***Tidak di sangka rasa nya seperti ini, dan aku cukup pandai kan berciuman, cuma ****-**** aja sih gampang, anggap aja lagi ngemut permen *** berkata dalam hati
Para prajurit dan patih yang melihat kejadian itu syok dengan mulut menganga, tidak di sangka mereka melihat langsung adegan panas raja mereka
Walau pun begitu mereka tetap melihat tanpa mau menyadar kan raja Brian yang masih terpaku itu.
Selang beberapa saat, raja Brian tersadar dengan perbuatan Kinar yang sudah lancang mencium bibir nya, apa lagi di depan semua bawahan nya
Dengan kasar raja Brian menyingkir kan Kinar yang masih asik dengan kegiatan nya itu, hingga bibir nya ikut tertarik
"Akh.. kau?!", seru raja Brian yang kesakitan
__ADS_1
"Jangan salah kan aku, kau sendiri yang tiba-tiba mendorong ku", bela Kinar
"Berani nya kau berbuat lancang pada ku", geram raja Brian
"Lancang apa..? bukan nya kau sendiri yang menarik aku terlalu kuat, bilang saja kalau kau ingin ku cium,. lagian tadi kau juga menikmati nya kan", sahut Kinar
"Lagian.. yang nama nya rezeki tak boleh di tolak, mubazir..", kata nya lagi
"Sungguh berani..tiada ampun bagi mu, pengawal.. cepat seret dia dan jangan beri makan", titah nya dengan emosi
Setelah Kinar di bawa oleh pengawal, raja Brian berjalan meninggal kan ruangan itu, membiar kan para bawahan nya yang masih berdiam di tempat.
Dia mengutuk diri nya sendiri karna telah membiar kan wanita asing mencium nya, bahkan tadi dia juga lupa cara nya bernafas.
Hanya karna melihat mata indah itu diri nya sampai terbuai, dan ini tidak akan baik untuk kesehatan nya
***Apa yang tadi aku pikir kan, kenapa hanya diam saja saat dia berbuat lancang pada ku, dan lagi.. sesuatu yang ku pegang tadi, yaa ampun.. seperti nya aku mulai terkena penyakit liar*** gerutu nya dalam hati
Hanya karna memegang sesuatu yang enak-enak empuk, dia sudah berkata terkena penyakit liar.
__ADS_1
************************
Sementara itu di sebuah ruangan yang di dominasi warna hijau, terlihat seorang gadis yang berlarian kesana kemari
Bukan karna di kejar atau takut terhadap sesuatu, lebih tepat nya karna bahagia
Tidak di sangka dia bisa ada di dalam menara tertinggi yang di lihat nya di hutan Victoria.
Berlarian dan melompat sana sini seperti monyet, bahkan dia tak segan untuk berteriak meng ekspresi kan rasa bahagia nya.
Kinar berlari kecil mendekati jendela dan membuka nya, mereka tau Kinar tidak mungkin bisa kabur kalau berada di tempat ketinggian seperti itu.
Kinar berdiri di sisi jendela dan berteriak dengan keras nya, menyebut satu persatu nama yang dia mau, dan jangan lupa kan dia juga mengutuk pria mesum rambut jagung kering itu.
----
----
----
__ADS_1
Bersambung.