
"Diam semuanya...! Kenapa kalian tertawa? Aku tidak mau melanjutkan permainan ini huhuuu." Seru Kinar menangis
Raja Brian yang melihat Kinar menangis segera mendekat. "Ada apa denganmu hem?." Tanya nya heran
"Aku tidak mau bermain lagi, mereka semua tidak ada yang pandai. Masa menirukan suara biri-biri saja seperti b*bi, pokok nya aku tidak mau bermain lagi huhuuu." Kata nya masih menangis.
"Hei, apa yang membuat ratuku menangis. Tidak mungkin hanya karena permainan ini kan?." Kata raja Alfa yang datang mendekat.
"Huhuu suamiku, peluk aku peluk." Kata nya pada raja Alfa
"Iya iya aku memelukmu. Kenapa ratuku bersikap aneh hari ini hem?." Tanya raja Alfa sambil membelai rambut Kinar
"Huaaa.. Hiks hiks huhuuuu." Menangis semakin keras
Semua yang melihat Kinar menangis begitu kencang merasa heran. Tadi dia yang sangat bersemangat ingin melakukan permainan ini, tapi sekarang malah menyuruh berhenti sambil menangis.
Setelah cukup lama menangis dalam pelukan raja Alfa, akhir nya Kinar tertidur.
Raja Brian mengambil alih membawa nya ke dalam kamar raja Alfa.
Setelah meletakkan Kinar di tempat tidur, raja Brian keluar dan kembali berkumpul.
Mereka membahas sifat Kinar yang terlihat aneh hari ini.
__ADS_1
"Jadi, bagaimana menurutmu. Apa dia selalu bersikap aneh akhir-akhir ini saat tinggal di kerajaan Arasy?." Tanya raja Brian
"Tidak ada yang aneh. Dia bersikap biasa saja, bahkan selalu minta jatah lebih setiap malam." Sahut raja Zain tanpa malu
Raja Alfa dan raja Brian yang mendengar hanya memijit kening mereka. Tidak habis pikir, suami yang satu ini juga ketularan bocor seperti ratu nya.
"Apa menurut kalian dia sakit atau kerasukan?." Tanya raja Zain
"Itu tidak mungkin! Aku merasa dia semakin manja dan cengeng semenjak datang di kerajaan Liptah." Sahut raja Alfa
"Aha aku tau! Sifat nya ini rasa nya sangat familiar dengan manusia yang pernah aku tempati rumah nya. Dulu saat aku di tugaskan di dunia manusia untuk menangkap Asmarani, aku tinggal di rumah pasangan muda. Aku pernah melihat istri dari pria itu bersikap seperti Kinar." Kata patih Danu
"Ouh yaa? Lalu, apa yang terjadi pada nya." Tanya raja Brian
"Apa...?" Tanya para raja bersamaan
"Adalah...?"
"Yaa...?"
"Dia mati." Sahut nya santai
"Jadi maksutmu Kinar akan mati, begitu?." Geram raja Zain
__ADS_1
"Aku tidak mengatakan Kinar akan mati, aku hanya menjelaskan wanita itu mati. Dia pergi ke bidan untuk periksa, tapi masih di tengah jalan sudah mati. Aku rasa dia tau ajal nya sudah dekat, dan dia sengaja bermanja pada suami nya untuk yang terakhir kali." Sahut patih Danu
"Sial! Tidak mungkin itu terjadi." Maki raja Zain
Raja Alfa dan raja Brian yang mempunyai pemikiran luas hanya diam. Mereka tidak menganggap cerita patih Danu serius.
Apa lagi raja Alfa yang tau betul bagaimana sifat patih nya yang satu itu.
"Kenapa kita tidak memanggil tabib untuk memeriksa nya." Kata patih Rangga yang dari tadi hanya diam.
"Idemu ada benar nya. Kalian, pergi panggil tabib." Suruh raja Alfa pada pengawal nya
"Baik yang mulia." Sahut mereka sambil bergegas
Selagi menunggu tabib tiba, mereka terus berdebat tentang kemungkinan Kinar yang jadi aneh.
-----
-----
-----
Bersambung.
__ADS_1