
Di kerajaan Alaska, raja Brian tengah berdiri di atas menara dengan sorot mata tajam memandang bulan yang bersinar terang.
Jubah berwarna senada dengan rambut nya itu terlihat terombang ambing di tiup angin malam. Cahaya bulan purnama malam ini terlihat sedikit berbeda dari malam yang sudah-sudah.
Bukan hanya raja Brian yang menyadari keanehan dari bulan itu, tapi para raja yang lain juga menyadari nya. Mereka juga merasakan aura yang sangat kuat pada bulan purnama kali ini.
Para rakyat dari tiga kerajaan juga merasakan aura itu. Mereka terlihat gelisah pada nasib mereka sendiri. Sudah bukan rahasia lagi kalau setiap terjadi perang, pasti para rakyat yang akan menjadi korban.
Mustika kehidupan yang belakangan ini semakin aktif bergetar, membuat mereka merasa gelisah. Seperti ada sesuatu yang buruk akan terjadi di perang yang akan datang.
Walaupun dalam ramalan sudah di jelaskan bahwa kemenangan ada pada mereka, tapi tetap saja firasat tidak pernah salah.
__ADS_1
Raja Brian yang selalu berwajah dingin itu, kini memperlihat kan wajah yang khawatir. Entah apa yang akan terjadi, tapi yang jelas itu sesuatu yang sangat buruk.
Tak lama lagi perang besar akan terjadi. Hanya tinggal melewati malam purna ini, maka semua sudah harus bersiap di dekat sungai Yin.
Jika malam purnama ini sudah berakhir, maka waktu yang tersedia hanya tinggal lima kali matahari terbit. Maka dari itu, semua pasukan harus sudah tiba di dekat sungai Yin pada esok hari dan mempersiap kan semua nya. Agar ketika gerhana bulan tiba mereka sudah bisa langsung berperang.
Saat semua makhluk yang ada di alam ghaib tengah khawatir dengan perang yang akan datang, tapi seorang gadis justru tengah tidur dengan pulas nya menjelajahi alam mimpi, tak punya pikiran memang.
---****----****----*****----*****-----
Dia percaya, bahwa perang kali ini akan di menangkan oleh nya. Berbagai rencana sudah di susun dengan rapi tanpa cela. Saat sudah mendapat kemenangan, dia akan menjadi satu-satu nya ratu yang menguasai alam ghaib ini. Bukan hanya dapat membalas kan dendam, dia juga akan memiliki tiga suami yang tampan.
__ADS_1
Dendam pada raja terdahulu sudah terbalas, dan sekarang waktu nya membalas dendam dengan raja penerus. Asmara tidak akan membunuh para raja, dia hanya akan menjadikan mereka tawanan. Saat dia sudah mendapat gelar ratu, maka dia akan memaksa mereka untuk segera melangsung kan pernikahan. Siapa yang tidak ingin memperoleh sesuatu yang enak. Sudah dapat kebebasan, dapat menikahi diri nya pula yang merupakan ratu alam ini. Pasti diri nya akan sangat di agungkan oleh para rakyat.
Rasa percaya diri tinggi yang di miliki nya, membuat nya tidak sabar untuk berada di posisi itu. Luka yang ada di wajah nya kini sudah membaik seluruh nya. Manusia tamak dan bodoh yang menjadi budak nya itu juga sudah mulai memberontak, dan sekarang dia sudah meninggalkan manusia yang bodoh itu.
Apapun yang akan terjadi pada manusia itu, dia tidak akan peduli lagi. Yang terpenting saat ini adalah, fokus pada perang yang akan berlangsung.
Membayang kan nya saja sudah membuat nya tertawa senang.
-----
-----
__ADS_1
-----
Bersambung.