Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 77. Kunjungan


__ADS_3

Hari berganti minggu, dan minggu berganti bulan. Sudah dua bulan Kinar menyandang status sebagai ratu.


Hari ini Kinar berniat pergi ke istana suami nya yang lain, yaitu istana Arasy tempat raja Zain.


Kinar di kawal ketat oleh banyak pengawal serta patih Arjuna yang di utus langsung oleh raja Brian. Sementara Kinar pergi, raja Brian pula selalu memantau Kinar dengan pandangan tajam nya.


Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan akhir nya mereka sampai di depan gerbang istana Arasy dan masuk setelah pengawal membuka gerbang nya. Sepanjang jalan tadi, semua rakyat sangat antusias menyambut ratu baru mereka.


Kinar yang di bawa dengan tandu kerajaan terlihat sangat anggun dan mulia.


Sorak sorai para rakyat menyambut ratu mereka yang datang berkunjung, sepanjang jalan Kinar di sambut dengan taburan bunga.


"Hai semua haai, aku kembali. Hai adik kecil, hai kakek yang jongkok di sana." Kata nya heboh


"Wiih apaan tuh bulat-bulat! Sudah lama tidak berkunjung, kerajaan Arasy semakin makmur yaa." Kata nya lagi sambil menunjuk penjual manisan


Tak jauh dari mereka terdengar anak demit yang merengek pada ibu nya karena ingin buang air kecil, sementara si ibu sangat antusias menyambut ratu mereka hingga melupakan anak nya yang dari tadi terus merengek.

__ADS_1


"Ibu, anak nya mau pipis tuh. Kalau ibu mau nyambut aku, biar aku tunggui di sini." Kata nya sambil menyuruh para pengawal berhenti.


"Aduh, kau mau pipis dimana? Di sini sangat ramai." Kata ibu nya


"Gampang bu. Suruh aja anak nya jongkok di pojokan terus tutup mata, kan tidak kelihatan yang lain." Sahut Kinar


"Yang mulia ratu, tolong perhatikan sikapmu." Kata dayang yang bersama nya


"Kau ini! Dia memang tidak melihat apapun, tapi yang lain jelas melihat dia." Kata patih Arjuna.


"Lah terus, salah aku di mana?" Sahut nya


"Sambil menunggu si ibu kembali, coba kau pergi beli sesuatu bulat-bulat yang aku tunjuk tadi." Suruh nya pada dayang


"Hem ratu, tapi--." Belum selesai dayang mengeluarkan suara sudah di potong Kinar


"Tapi apa, tidak aku beri uang? Pakai saja uang mu dulu, nanti kembalian nya untuk mu." Kata nya tanpa berdosa

__ADS_1


"Yaa ampun! Kau ini benar-benar. Ini koin nya pergi lah sana, tidak usah kau ambil pusing perkataan ratumu." Suruh patih Arjuna


"Baik lah patih." Sahut si dayang dan kemudian pergi membeli manisan tadi.


Sementara itu di kerajaan Alaska, raja Brian senyum sendiri melihat tingkah wanita yang sudah menjadi candu nya itu.


Semenjak tinggal di kerajaan Alaska setelah acara pernikahan, raja Brian selalu ingin mencampuri permaisuri nya.


Sekarang Kinar pergi ke suami nya yang lain, itu membuat raja Brian merindukan nya.


Mengingat malam panas mereka saja, tugu jamur yang nama nya di berikan Kinar itu sudah bangun kembali mencari apem hangat nya. Raja Brian hanya dapat melihat nasib tugu jamur nya, yang entah sampai kapan akan terus begini. Semoga saja ketika permaisuri nya itu kembali, tugu jamur nya tidak karatan.


-----


-----


-----

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2