Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 57. Awal kehancuran Joko


__ADS_3

Malam ini adalah malam bulan purnama. Seperti yang sudah-sudah, saat bulan purnama tiba Joko akan melakukan sebuah ritwal. Tidak perduli walaupun makhluk yang di puja sudah meninggal kan nya dari saat dia melakukan pemberontakan.


Saat ini, di hadapan nya sudah terdapat gadis perawan yang tengah menangis tanpa suara. Gadis manis yang mengenakan hijab itu sangat ketakutan saat melihat sosok yang ada di depan nya.


Pria yang beberapa hari lalu dia tolak lamaran nya, kini malah menyulik diri nya dari rumah saat tidak ada seorang pun di rumah nya.


Kyai Abdullah yang saat itu tengah pergi ke surau untuk menjadi imam dalam shalat seperti biasa, dan umi Asnah yang tengah menjalankan kewajiban nya di rumah sebagai umat muslim. Raisyah sendiri mendapat tamu bulanan nya, maka dari itu dia tidak bisa melakukan shalat.


Saat diri nya tengah berada di dapur untuk menyiapkan makan malam, tanpa di duga ada seorang yang mencoba masuk kerumah nya melalui pintu belakang. Sadar ada sesuatu yang berisik, Raisyah berniat ingin melihat apa yang terjadi.


Tapi pada saat diri nya ingin membalik kan badan, sesuatu sudah menghantam tengkuk nya dengan kuat dan membuat nya tak sadar kan diri tanpa sempat bersuara.

__ADS_1


Dan saat dia membuka mata, pemandangan yang pertama di lihat nya adalah, ruangan dengan di lapisi kain serba hitam. Aroma bermacam bunga dan kemenyan memenuhi pernafasan nya. Saat ingin bangkit dia menyadari tangan dan kaki nya yang saat ini sudah terikat kuat di tiang tempat tidur.


Raisyah sangat takut saat melihat seorang pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu tengah memandang nya dengan sangat bern*fsu. Apa lagi dengan posisi nya saat ini yang tidak bisa merapat kan kaki yang terbuka lebar.


Raisyah sangat malu dengan keadaan nya saat ini. Sudah berteriak dari tadi pun tidak ada tanda-tanda pertolongan datang. Raisyah hanya mampu berdoa pada yang maha pelindung, agar dapat menyelamat kan nya dari perbuatan setan ini.


Joko yang sudah tidak sabar ingin segera menikmati tubuh gadis yang ada di depan nya pun mulai melakukan ritwal dengan di awali membakar kemenyan dan membaca mantra. Setelah selesai, dia berjalan mendekati Raisyah yang sudah banjir air mata.


Saat akan menarih hijab yang di kenakan nya, pintu ruangan terbuka lebar. Terlihat kyai Abdullah dan beberapa warga yang masuk ke dalam ruangan. Raisyah yang melihat kedatangan para warga dan juga abah nya merasa bersyukur.


Tidak ada yang menyadari saat keributan terjadi, bara api tempat membakar kemenyan tadi tersenggol dan tumpah mengenai kain hitam yang terpasang di ruangan itu hingga mengakibat kan kebakaran.

__ADS_1


Tidak ada yang menyangka, rumah Joko terbakar begitu saja. Api yang melahap semua begitu cepat tanpa ada barang yang bisa di selamat kan.


Tidak ada yang tau bahwa para istri Joko tengah terkurung di ruang rahasia bawah tanah milik nya. Saat melihat keributan di luar terjadi, mereka segera bersembunyi di dalam ruang rahasia, walaupun tempat itu biasa di gunakan untuk membuang para mayat korban keserakahan mereka.


-----


-----


-----


 

__ADS_1


Bersambung.


 


__ADS_2