Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 86. Sekelompok semut


__ADS_3

Hari kebahagiaan bagi seluruh dunia demit. Setelah mengumumkan kabar bahagia atas kehamilan ratu, semua rakyat mengucapkan syukur dan mendoakan yang terbaik untuk ratu mereka.


Hari ini Kinar tinggal di kerajaan Liptah. Raja Brian dan raja Zain sudah pulang ke istana masing-masing dari tiga hari yang lalu.


Tidak banyak drama yang terjadi dengan kepulangan mereka, karena Kinar sendiri yang berniat untuk tinggal di kerajaan Liptah.


Yang nama nya Kinar memang aneh, tidak heran kalau dia selalu buat ulah. Jika tenang dan kalem, bukan Kinar nama nya.


Tapi hari ini Kinar memang terlihat tenang, tidak seperti Kinar yang biasa nya.


Entah apa yang di lakukan nya di bawah pohon itu, duduk diam dengan kepala menunduk seperti anak yang di hukum oleh orang tua nya.


Saat ini, dia berada di salah satu pohon yang dekat dengan sebuah ruangan. Kalau di ingat, itu adalah aula tempat dia dan patih Danu dulu merayakan keberhasilan karena sudah mengerjai patih Rangga.


Sekarang Kinar hanya diam duduk menghadap pohon itu. Para dayang yang melihat merasa heran, sudah satu jam lama nya ratu mereka duduk bersila tanpa bersuara sedikit pun.


Karena takut terjadi sesuatu pada ratu nya, mereka memanggil raja Alfa yang kebetulan baru keluar dari ruang pertemuan.


"Salam yang mulia, mohon ampun jika menghadang perjalanan yang mulia." Kata dayang itu memberi hormat

__ADS_1


"Ada apa? Bukan kah kau salah satu dayang yang aku tugaskan untuk menjaga ratu." Kata raja Alfa


"Benar yang mulia." Jawab dayang


"Lalu kenapa kau kemari, apa terjadi sesuatu pada ratu?." Tanya raja Alfa


"Hamba ingin melapor, yang mulia ratu dari tadi hanya duduk diam di bawah pohon. Hamba tidak tau ada apa dengan ratu, kami tidak berani mendekat." Kata dayang melapor dengan kepala menunduk


"Dimana ratu sekarang." Tanya raja Alfa khawatir


"Ratu ada di dekat aula." Sahut dayang


Karena khawatir dengan ratu nya, raja Alfa menghampiri Kinar. Ketika sampai, dia terkejut dengan apa yang di lihat nya.


"Astaga! Ratuku, apa yang kaulakukan." Tanya raja Alfa berjongkok di samping Kinar


"Suamiku, kau datang. Lihat lah hasil karyaku, baguskan?." Kata nya dengan senyum


"Itu sekelompok semut rang-rang? Apa yang kau lakukan pada mereka." Tanya raja Alfa terkejut

__ADS_1


"Aku bosan melihat mereka yang hanya warna merah, jadi aku ingin membuat mereka punya banyak warna agar bisa merubah keturunan. Bagaimana menurut suamiku, cantik kan?." Tanya Kinar


"Astaga ratuku! Semut rang-rang memang berwarna merah. Jika kau membuat mereka warna warni seperti ini, itu terlihat seperti--." Belum selesai raja Alfa bicara sudah di potong oleh Kinar


"Seperti apa? Jadi suamiku tidak senang, begitu?." Sela nya marah


"Bukan begitu, aku hanya kasihan pada bakat ratuku. Sudah satu jam kau duduk di sini dan hanya mewarnai sekelompok semut. Kenapa kau tidak mewarnai yang lain saja, seperti kendi contoh nya." Kata raja Alfa dengan senyum lembut.


"Alasan! Bilang saja kau melarang aku melakukan itu." Kata nya sambil beranjak meninggalkan raja Alfa.


Setelah berjalan beberapa langkah, Kinar berhenti tanpa berbalik.


"Aku marah padamu. Jangan minta jatah apem lagi padaku, biarkan saja tugu jamurmu itu lumutan." Kata nya dan kemudian kembali berjalan.


-----


-----


-----

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2