
Hari demi hari berganti begitu cepat, sudah lima bulan berlalu sejak kejadian Kinar yang mewarnai semut. Tak terasa usia kandungan Kinar saat ini sudah memasuki tujuh bulan.
Banyak keanehan yang terjadi dalam kerajaan Liptah akibat ulah Kinar, bahkan ada pelayan yang mengadu pada raja Alfa sambil menagis akibat tidak tahan dengan ulah nya.
Raja Alfa sendiri hanya bisa menghela nafas sambil mengurut kening nya karena sanking banyak nya laporan dari dayang yang selalu mengadu tentang kelakuan ratu nya.
Raja Alfa sangat bingung harus berbuat apa. Jangankan para dayang, raja Alfa sendiri saja tidak sanggup menghadapi nya, sungguh tidak dapat berkata lagi.
Setelah melakukan pembicaraan dengan para petinggi istana, akhir nya mereka memutuskan untuk memberi kabar pada suami Kinar yang lain.
Mengutus satu bawahan untuk pergi ke kerajaan Arasy dan Alaska agar bisa menyampaikan masalah yang terjadi di kerajaan Liptah.
Mereka berharap agar kedua raja bisa cepat datang dan membahas sesuatu tentang ratu mereka.
Tak harus menunggu lama, selang setengah hari kedua raja sudah sampai di kerajaan Liptah. Mereka datang diam-diam tanpa memberi kabar pada Kinar sesuai amanah yang di utus raja Alfa.
Setelah berkumpul di ruang pertemuan, mereka mulai membahas nya.
Hanya ada mereka bertiga di sana, karena ini menyangkut tentang ratu, maka tidak boleh ada yang masuk satu pun.
__ADS_1
"Apa yang terjadi? Kenapa kau mengirim utusan agar kami datang ke kerajaan Liptah diam-diam." Kata raja Zain membuka suara.
"Yaa apa yang terjadi, apa ada sesuatu yang darurat?." Tanya raja Brian juga
"Ini lebih dari kata darurat. Bisa di bilang ini sudah seperti bencana." Sahut raja Alfa
"Ada apa denganmu? Kenapa wajahmu seperti demit yang putus asa." Tanya raja Zain
"Aku menyerah...!" Seru raja Alfa tiba-tiba berdiri sambil mengangkat kedua tangan
"Astaga! Apa yang kau lakukan." Seru raja Zain terkejut
"Memang apa yang di lakukan nya?." Tanya raja Brian
"Semua sudah di lakukan nya, sudah hancur semua." Kata raja Alfa lagi
"Hei tenangkan dirimu. Duduk dulu baru ceritakan apa yang terjadi." Kata raja Zain menuntun raja Alfa duduk.
"Hah, dia selalu berbuat sesuatu tanpa berpikir. Setiap hari selalu ada laporan tentang ulah nya, bahkan para dayang sampai menangis karena tidak sanggup menghadapi nya." Kata nya dengan pandangan kosong.
__ADS_1
"Apa lagi yang di lakukan nya kali ini." Tanya raja Brian penasaran
"Apa kalian tau? Dulu dia pernah mewarnai sekelompok semut rang-rang. Dia pernah mengerjai dayang dengan memakaikan riasan tebal dan mengikat rambut nya bercabang-cabang seperti akar pohon. Dia juga pernah mengerjai prajurit dengan menyuruh mereka menari seperti wanita. Dan dia juga pernah mengerjai aku dengan memakaikan riasan pada wajahku, dan bahkan mengatakan kalau aku sangat cantik. Di mana harga diriku sebagai raja." Cerita raja Alfa frustasi.
"Lalu kenapa kau mau?." Tanya raja Zain
"Bagaimana bisa aku menolak! Dia bahkan mengancam akan merebus tugu jamurku kalau aku tidak menurut. Dan yang ku ceritakan pada kalian itu hanya sedikit nya saja, masih banyak lagi kelakuan nya yang super aneh itu." Sahut nya
Glek
Kedua raja yang mendengar cerita raja Alfa menelan saliva nya dengan susah.
-----
-----
-----
Bersambung.
__ADS_1