
Pagi ini terasa sangat tenang dan damai. Kerajaan yang awal nya memang damai, tak lama ini berubah menjadi berisik karna kehadiran gadis manusia yang nyasar entah dari mana. Tapi pagi ini, kedamaian itu kembali lagi. Apa sebenar nya yang di lakukan gadis absurt pembuat onar itu.
"Kenapa aku merasa hari ini seperti ada yang salah?!." Tanya dayang satu pada dayang lain nya
"Ukupun merasa demikian. Memang terasa sedikit tenang." Sahut dayang dua
" Tentu saja tenang.. Apa kalian melupakan gadis manusia itu. Dia kan selalu membuat kita repot. Gadis aneh yang selalu berbuat sesuka nya." Sahut dayang tiga dengan sewot.
"Hei, kau jangan bicara begitu. Walaupun dia merepot kan, tapi menurutku dia itu sangat polos dan lucu." Sela dayang dua
"Iya betul, aku setuju." Membenarkan perkataan
"Kalian ini bagaimana sih. Dia itu bodoh, bukan polos. Apa kalian belum mendengar berita tadi malam?!" Seru dayang tiga
"Berita apa.. Kami tidak dengar apapun." Menyahut bersamaan
"Aku dengar dia ingin berburu laba-laba yang ada di istana ini." Seru nya
"Hah.. Memang nya kenapa?!." Tanya mereka lagi
__ADS_1
"Dia mengatakan pada yang mulia raja, saat dia berganti pakaian, ada seekor laba-laba yang mengintip. Dan dia bilang laba-laba itu seekor yang mesum. Gadis itu memburu nya hingga menghancurkan semua benda berharga milik raja. Aku rasa sekarang dia sedang menjalani hukuman." Jelas nya dengan di akhiri senyum sinis
"Ya ampun, kasihan sekali."
"Apa nya yang kasihan?! Biar saja gadis bodoh itu menjalani hukuman nya." Tambah nya lagi
Begitulah pembicaraan mereka. Sudah terbukti yang nama nya gosip itu bukan hanya di sukai manusia, bahkan demit pun suka bergosip.
----*****-----******----****-----
Seorang gadis yang selalu narsis mengatakan diri nya cantik, saat ini tengah sibuk membuat sesuatu yang akan menetukan masa depan nya. Tidak!! Lebih tepat nya masa depan si perut yang hanya sejengkal.
Setengah hari sudah berlalu. Bermacam bentuk sudah di buat nya walaupun agak aneh. Saat tengah istirahat, Kinar melihat patih Arjuna dari kejauhan yang berjalan ke arah nya.
"Hemh, si cerewet sudah datang. Pasti dia banyak tanya nanti." Berbisik pelan
"Wah.. Kau pintar juga yaa. Aku tidak menyangka, gadis yang absurt sepertimu bisa melakukan sesuatu yang hebat." Seru patih Arjuna
"Tentu saja bisa. Aku tumbuh kembang di desa, dan semua anak di sana bisa melakukan apapun. Baik itu pria maupun wanita semua sama, kami tidak boleh bermanja dan selalu mengandalkan orang tua. Bisa di bilang kami ini sudah mandiri dari kecil." Sahut nya bangga
__ADS_1
"Yaa, kau benar. Tapi yang jadi pertanyaan adalah.. Itu bentuk apa?!." Tanya nya lagi
"Yang mana maksudmu. Apa yang ini?." Jawab Kinar sambil menunjuk salah satu karya nya.
"Iyaa. Kenapa bentuk nya sangat aneh. Dan lagi yang di sana juga aneh?!." Tanya patih Arjuna sambil menunjuk beberapa
"Si cerewet ini.. Ingin sekali aku memukul kepala nya itu." Gerutu Kinar
"Biar aku jelaskan padamu. kalau itu nama nya hidung b*abi. Bisa untuk menabung. Dan kalau yang ini rumah untuk mengurung tikus yang suka cerewet." Sahut nya judes
-----
-----
-----
__ADS_1
Bersambung.