Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 64. Tertunda lagi


__ADS_3

Kinar yang perang melawan Asmarani mulai menunjukan kebolehan nya, tidak sia-sia ajaran patih Rangga dan raja Brian selama ini.


Pagi sudah berganti petang, tapi perang masih saja berlanjut. Di tengah keseriusan perang, tiba-tiba Kinar berteriak dengan kencang.


"Berheentiiiiii.." Teriak nya sekuat tenaga


Perang yang sudah memanas tadi kini berhenti seketika. Semangat yang menggebu untuk memusnah kan lawan tadi berubah menjadi bingung.


"Ada apa? Kenapa kau berteriak untuk berhenti." Tanya patih Danu


"Tidak ada, aku hanya lelah." Sahut nya santai


"Kau menyuruh kami berhenti hanya untuk mendengar kau mengatakan lelah?!." Tanya raja Zain


"Tentu saja, apa lagi masalah nya. Aku ini manusia normal, bukan demit seperti kalian yang tahan tidak makan dan istirahat." Sahut nya sambil duduk di tanah


"Peduli setan dengan omongan mu. Aku akan menghabisi mu sekarang." Kata Asmarani sambil mengayunkan pedang nya.

__ADS_1


Kinar yang masih duduk di tanah pun tak siap dengan serangan mendadak dari Asmarani. Saat pedang sudah terayun dan bergerak ke arah nya, Kinar spontan merangkak dari celah kaki raja Brian dan bersembunyi di dalam jubah nya.


Para prajurit dan raja yang lain melihat itu menjadi bengong. Raja Brian sendiri jangan tanya kan. Saat Kinar masuk tadi, kepala nya tanpa sengaja menyundul bagian berharga raja Brian dan itu membuat nya terkejut.


"Apa yang kau lakukan. Cepat keluar dari jubahku." Seru raja Brian


"Tidak mau. Aku masih lelah, dan dia terus saja ingin menghajar aku. Biarkan aku istirahat sejenak." Sahut Kinar


"Tapi bukan di dalam jubahku. Kau bisa istirahat di tempat lain." Kata raja Brian lagi


"Iya iya aku keluar, begitu saja pelit. Lagi pula.. Aku ada mencium bau yang tak sedap dari dalam situ. Seperti nya ada sesuatu yang menguap." Kata nya asal ceplos


"Haih bodoh nya. Kalian ini kan sudah berperang dari semalam tanpa henti, tanpa makan, dan tanpa mandi. Apa kalian pikir tubuh kalian tidak bau?. Ada sesuatu yang menguap dari bawah sana beraroma terasi. Kalau itu terasi betulan pasti enak, tapi ini.. Terasi palsu yang sebenar nya tugu masa depan." Kata nya asal bicara tanpa tau malu


Semua yang mendengar perkataan Kinar merasa malu. Sontak saja mereka langsung merapat kan kaki yang tadi tengah terbuka ketika berperang.


Saat Kinar berteriak dan duduk tadi, mereka masih berdiri pada posisi nya dengan tangan yang masih memegang pedang. Pada bagian itu, tentu saja kaki mereka terbuka saat memasang kuda-kuda. Dan Kinar langsung masuk dalam jubah raja Brian yang beperang dekat dengan nya.

__ADS_1


Sekarang, setelah mendengar omongan gadis yang asal ceplos itu mereka menjadi malu. Perang yang sudah terencana akan berlanjut sampai titik darah penghabisan harus tertunda lagi.


Para raja dan prajurit yang sudah sangat malu langsung berlari menuju sungai Yin dan melompat ke dalam. Di tengah malam mereka mandi berjamaah hanya karna omongan seorang gadis yang asal bicara tanpa mikir.


Kini di tempat itu hanya tersisa Kinar yang bengong melihat mereka dan Asmarani yang melihat Kinar.


"Apa benar kami sangat bau?!." Tanya Asmarani mendekati Kinar


"Tentu saja bau, apa kau tidak sadar." Sahut Kinar


"Baik lah aku akan menyusul mereka. Ingat yaa, pertarungan kita belum usai." Kata nya sambil berjalan meninggal kan Kinar.


-----


-----


-----

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2