
"Laah.. dia itu kenapa, setan kok teriak setan.. dasar aneh", gerutu Kinar
Patih Arjuna mulai mengejar Kinar kembali dengan melompat pada pilar yang saat ini tempat nya bergantung
Kinar hanya diam membiarkan patih Arjuna mengejar nya, begitu lompatan terakhir dan hampir sampai pada nya, dengan segera Kinar melompat turun
Patih Arjuna yang tak siap pun menubruk pilar tempat Kinar tadi dan jatuh dengan keras nya
Brukk..
"Huahahaahaaa....
Sontak saja seluruh prajurit yang ada di situ menertawa kan patih mereka, selama ini tidak pernah ada kesalahan sedikit pun yang di lakukan nya, tapi sekarang hanya karna menangkap mata-mata saja patih nya itu sudah kalah telak
"Khihihii.. mangka nya jangan coba-coba mau menangkap aku, cium tuh tiang besar.. emang nya enak khihii..", terkikik dengan lirih
"Berani nya kalian menertawa kan ku, cepat bantu aku", teriak patih Arjuna
Saat para prajurit mengalih kan perhatian nya kepada patih Arjuna, Kinar mulai melangkah menjauhi kerumunan itu
Melangkah mundur tanpa suara agar tidak ada yang menyadari kepergian nya, setelah agak jauh Kinar memutar tubuh nya bermaksud lari secepat mungkin
__ADS_1
Tapi siapa sangka saat baru berbalik wajah nya malah menabrak dada bidang pria yang berdiri di belakang nya
Dukk..
"Aakh.. jerit nya lirih
Saat Kinar mendengak kan kepala nya untuk melihat siapa yang ada di depan nya, seketika otak mesum yang telah lama tidur langsung berubah MODE ON.
Pria tampan dengan rambut merah nya tengah berdiri dengan gagah, tak lupa jubah kebesaran yang melekat di tubuh sempurna itu
Saat pandangan mata mereka bertemu raja Brian dapat melihat mata coklat yang jernih itu tengah berkedip lucu, di iringi bulu mata yang lebat dan lentik
*** Astaga.. makhluk apa lagi yang ada di depan ku, yaa ampun tampan nyaa.. lihat lah rambut panjang nya yang merah, dia warnai rambut di mana.. apa dunia ghaib juga ada salon..?? yaa ampun coba lihat bibir nya yang merah dan basah, seperti habis makan darah.. aku mau nyoba rasa nyaa..*** berkata dalam hati sambil terus melihat ke arah bibir.
"Apa yang kau lihat, apa kau menyukai sesama jenis", sebuah suara dingin menyadarkan Kinar dari pikiran kotor nya
Kinar segera menggeleng kuat untuk menjawab pertanyaan itu, dan seketika dia sadar kalau dia sedang menyelinap di sini.
Saat akan berbalik dan lari, sebuah tangan besar dari belakang mendekap nya, dan mendarat di salah satu aset yang berharga itu.
Kinar yang terkejut pun spontan berteriak dengan kekuatan penuh
__ADS_1
"Kyaaa messuuumm...
Raja Brian langsung melepas kuncian nya pada mata-mata itu, saat tanpa sengaja tangan nya memegang sesuatu yang kenyal yang tak pernah di rasa kan nya selama ini.
Semburat merah terlihat jelas di wajah nya yang seputih salju, tapi berusaha di tutupi dengan memasang tampang datar
Kinar segera berbalik dan menutup dada nya dengan kedua tangan yang menyilang, memandang pria yang ada di depan nya dengan mata melotot
Patih Arjuna yang mendengar teriakan keras langsung mengejar bersama prajurit nya.
Begitu sampai di tempat, terlihat mata-mata tadi tengah berdiri berhadapan dengan raja mereka.
-----
-----
-----
-----
Bersambung.
__ADS_1