
Pagi sudah menjelang, suara burung berkicau saling bersahutan. Dua makhluk yang baru saja terbangun sudah memulai ritwal mandi bersama. Setelah selesai, mereka menikmati hidangan yang sudah di sediakan oleh para dayang.
Hari ini Kinar mengunjungi kerajaan Liptah bersama raja Zain dan berniat mengadakan reuni bersama teman demit nya. Dia sengaja meminta raja Zain membawa nya ke sana, agar kerajaan Liptah semakin ramai.
Begitu sampai di kerajaan Liptah, raja Alfa sudah menyambut mereka bersama para patih yang lain. Kinar yang baru turun dari tandu langsung menghambur memeluk raja Alfa. Raja Zain yang melihat itu hanya tersenyum kecil.
"Yang mulia! Aah aku merindukanmu." Kata nya memeluk raja Alfa dengan erat.
"Bagaimana kabar ratuku?." Tanya raja Alfa lembut
"Aku baik! Tapi, apa yang mulia tidak merindukan aku?." Tanya nya
"Tentu saja aku rindu. Kenapa menanyakan itu hem?." Kata raja Alfa sambil mencubit dagu Kinar
"Aah yang mulia, kau itu romantis sekali. Mana bisa aku jauh darimu, apa lagi dari jamur pekasamu." Sahut nya dengan santai
Pletak
"Auh, kenapa di sentil." Seru Kinar dengan bibir mengerucut
__ADS_1
"Kenapa yang ada di kepalamu hanya itu saja. Apa tidak bisa membahas yang lain." Kata nya dengan mengelus kening yang di sentil tadi
"Huh, dasar raja tampan. Aku sentil jamurmu baru tau rasa." Sungut nya kesal
"Sudah-sudah, ayo kita masuk. Kau baru datang tapi sudah mengajak ribut suamimu." Sela patih Danu
"Hai sahabatku, hai patih Rangga. Apa kalian merindukan aku?." Tanya nya dengan melambaikan tangan
"Apa yang pantas di rindukan darimu? Semua kelakuanmu membuat hanya membuat kami susah." Sahut patih Rangga datar
"Berani nya kau bicara pada ratumu dengan wajah datar seperti itu. Aku kutuk kau jadi ulekan." Seru Kinar dengan berkacak pinggang
"Sudahlah, berhenti bicara dengan bahasa anehmu. Ayo masuk biar kita mulai acara reuni nya." Kata patih Danu yang selalu nyambung bila bersama Kinar.
Berjalan dengan di apit dua raja membuat nya sangat bahagia. Tangan kiri yang di genggam raja Zain sementara tangan kanan nya merangkul lengan raja Alfa sambil menyenderkan kepala nya di sana.
Saat memasuki istana, Kinar melihat dayang yang dulu sering berdebat dengan nya.
"Hai biri-biri haai.. Sudah lama tidak berjumpa kau semakin berlemak yaa? Lihat itu perutmu yang memiliki dua lipatan." Kata nya sambil menghampiri
__ADS_1
"Wah, matamu juga tidak seseram dulu. Sekarang kau terlihat seperti panda yang imut dengan kantung mata itu." Sambung nya lagi
Dayang yang bernama Bariri itu hanya tersenyum sambil membungkuk memberi hormat pada ratu nya. Kalau bukan dia bergelar ratu, mungkin saat ini dayang Bariri sudah mengajak nya beradu mulut seperti dulu, walaupun dapat di pastikan dia tidak akan menang.
Siapa yang akan menang melawan Kinar, ratu yang memiliki separuh jiwa manusia dan demit itu sudah terkenal dengan sifat nya yang ceroboh dan asal bicara.
"Hari ini kita mengadakan reuni, kau harus hadir yaa. Aku akan mengenalkanmu pada temanku dari kerajaan Arasy nanti." Kata nya senang
"Terimakasih ratu mengundang hamba, kalau begitu hamba pasti akan datang." Jawab dayang Bariri
"Yaa, kau harus datang. Nanti ada banyak makanan, kau pasti akan kembali dengan lemak yang bertambah." Kata nya asal bicara tanpa mikir.
-----
-----
-----
__ADS_1
Bersambung.