Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 49. Merasa bangga


__ADS_3

"Aku ingin sesuatu yang manis, kenyal, dan lezat, yaitu jelly. Sebenar nya sudah lama aku menginginkan ini, tapi raja Zain yang angkuh dan pelit itu tidak memberi nya. Malah mengambil keuntungan dariku. Jadi, sebagai bayaran nya aku mau itu." Seru nya semangat.


"Apa itu jelly. Apa sejenis makanan?." Tanya patih Arjuna


"Tentu saja makanan. Aku pernah melihat raja Zain memakan nya." Sahut Kinar


"Dia itu berbentuk gumpalan." Terang Kinar lagi


"Gumpalan?." Tanya raja Brian


"Iyaa." Sahut Kinar


"Apa berwana merah?." Tanya raja Brian lagi


"Iyaa.."


"Di dalam sebuah wadah dari tanah liat?."


"Iya.. Iyaa.."


"Dan hanya para raja yang boleh memakan nya?."


"Iya.. Iyaa.. Iyaaa..!! Lima puluh buat yang mulia." Seru nya semangat

__ADS_1


"Lima puluh?." Heran patih Arjuna


"Iyaa lima puluh. Karna yang lima puluh lagi untuk aku. Kami ini sehati dan sepemikiran, jadi harus bagi dua." Jawab nya dengan bangga


"Sehati dan sepemikiran? Ciih.." Remeh patih Arjuna


"Kenapa.. Kau tidak percaya?. Yaa sudah kalau tidak percaya." Sahut nya cuek


"Nona, Aku pikir tadi itu kau kesurupan. Tapi setelah di pikir, makhluk mana yang berani merasukimu. Kalau dia berani, itu suatu kehormatan untuk nya." Seru patih Arjuna


"Memang nya kenapa?." Tanya Kinar dengan bingung


"Karna kau aneh. Kalau dia merasukimu, dia juga akan jadi aneh sepertimu. Cukup kau saja satu-satu nya makhluk aneh di dunia ini." Terang patih Arjuna


"Kau..!!" Mengangkat tanga bersiap memukul. Tapi sesaat kemudian membenar kan perkataan patih Arjuna. "Kau jujur sekali.. Aku ini memang aneh. Dan tidak ada yang boleh menyamai aku." Menyahut dengan bangga.


"Besok kita bicarakan lagi. Hari semakin larut, dan kau pergilah istirahat." Jawab raja Brian sambil berlalu


Setelah raja Brian pergi, semua para bawahan nya ikut bubar. Menyisakan Kinar seorang diri yang masih berdiam di tempat memandang seluruh kamar nya.


"Lihat lah ulahmu ini Kinar. Kau memang sangat ceroboh." Bicara pada diri sendiri


Setelah membereskan sedikit kekacauan yang di lakukan nya, Kinar segera merebahkan badan yang lelah. Dan tidak lama dia sudah memasuki alam mimpi.

__ADS_1


---******----******------******----


Keesokan pagi nya di kerajaan Arasy, Raja Zain terlihat marah mendengar laporan dari lebah mata-mata yang selalu mengikuti Kinar.


"Mengapa gadis itu sangat bodoh. Aku sudah mengatakan kalau manusia tidak boleh memakan nya. Dan sekarang dia malah meminta pada raja yang sok tampan itu, Cih..!!" Berceloteh dengan geram


"Yang mulia, tenanglah.. Tidak mungkin raja Brian memberi nya, dia itu raja yang cerdas." Sahut panglima Bima


"Cerdas kau bilang?. Dia itu bodoh, bukan cerdas. Kalau dia cerdas, dia tidak akan melukai wanita yang polos dan lemah." Seru raja Zain mengingat kejadian lampau.


"Anda lah yang bodoh yang mulia. sudah tau wanita itu penyebab tiga kerajaan bermusuhan, tapi masih saja tertarik." Tentu saja kata itu di ucapkan panglima Bima hanya dalam hati. Dia tidak punya cukup keberanian mengungkap kan nya langsung, meskipun mereka bersahabat.


"Apa kau sedang mengutuk rajamu ini panglima?." Tekan raja Zain


"Ampun yang mulia.. Hamba tidak berani." Sahut panglima Bima tergagap


"Bagaimana yang mulia bisa tau, apa sekarang dia juga memiliki kemampuan khusus seperti raja Alfa." Batin panglima Bima.


"Aku tidak mempunyai keahlian seperti nya. Tapi aku bisa menebak apa yang kau pikirkan." Seru raja Zain, seolah tau apa yang ada dalam hati panglima Bima.


-----


-----

__ADS_1


-----


Bersambung.


__ADS_2