Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 92. Kelahiran


__ADS_3

"Bagaimana?." Tanya raja Alfa


"Tidak bisa yang mulia." Sahut tabib palsu


"Tidak bisa bagaimana? Apa anak kami nyangkut di dalam." Panik raja Zain


"Mungkin saja ratu kurang mengejan nya." Sahut nya


"Ayo ratuku, ayo mengejan lagi. Anak kita akan segera lahir." Kata raja Brian


"Emph.. Emph.." Jerit Kinar


"Ratuku, kau ingin bicara apa?." Tanya raja Alfa


"Bagaimana tabib, apa sudah bisa di tarik kepala nya." Tanya raja Zain tak sabar


"Sebentar yang mulia, biar aku coba menarik nya lagi." Sahut tabib palsu


"Emph.. Emph.." Jerit Kinar semakin keras


"Ini sangat susah." Kata tabib palsu


"Astaga, bagaimana ini." Bingung para raja


Kinar yang sudah tidak tahan memaksa tangan nya terlepas dari pegangan raja Alfa dan Raja Brian. Setelah berhasil melepas tangan, dia melepas kain yang menyumpal mulut nya.


"Puih, dasar tabib bodoh! Coba kau lihat betul-betul apa yang kau tarik itu. Bisa-bisa nya kau mengatakan rambut anakku sudah terlihat. Yang kau tarik itu rumput apemku apa kau tau?." jerit Kinar


"Astaga! Yang mulia ratu maafkan aku. Aku sungguh tidak tau." Sahut tabib itu ketakutan


"Dan kalian juga sangat bodoh! Bagaimana bisa ketiga raja di atur oleh nya untuk menyumpal mulutku." Jerit nya lagi


"Yaa ampun! Ratuku maafkan aku." Sesal raja Zain


"Sudahlah, aku akan mengurus kalian nanti. sekarang aku harus cepat melahirkan demit kecil ini. Seperti nya mereka sudah tidak sabar ingin keluar." Kata Kinar

__ADS_1


"Salam yang mulia, aku anak tabib. Adikku bilang para pengawal mencari karena ingin membantu ratu melahirkan." Kata tabib asli datang


"Kau anak tabib? Lalu dia siapa." Bingung para pengawal


"Mana aku tau. Aku baru saja pulang dan langsung kemari setelah mendengar laporan adikku." Sahut tabib


"Kau! Siapa kau." Tanya pengawal


"A-aku memang bukan tabib, tuan pengawal sendiri yang membawaku. Aku sudah berusaha menjelaskan nya tadi." Kata tabib palsu takut


"Bisa-bisa nya kalian salah membawa tabib. Kalau sampai terjadi sesuatu pada ratu dan anak kami, aku sendiri yang akan menghukum kalian." Kata raja Zain marah


"Ampun yang mulia! Kami hanya membawa wanita sesuai dengan ciri-ciri yang di berikan. Kami tidak tau kalau dia bukan tabib." Kata pengawal berlutut


"Aku juga mohon ampun yang mulia." Kata tabib palsu takut


"Sudah-sudah jangan pikirkan mereka. Sekarang tolong dulu aku, anak demit ini sudah tidak sabar ingin keluar." sela Kinar


"Baik lah biar aku periksa." Sahut tabib


"Yang mulia, usia kandungan ratu belum genap untuk melahirkan. Tapi ini memang bayi nya sudah ingin keluar." Kata tabib


"Tidak ada masalah. Ratu bisa melahirkan sekarang. Ratu hanya perlu mengikuti arahanku." Kata tabib


"Sekarang ratu tarik nafas dan ayo mengejan." Suruh tabib


"Heeengh.. Heeengh."


"Ayo ratu, sedikit lagi dia akan keluar." Semangat tabib


"Heeng.. Heeengh."


Oeek oeek


"Wah, keluar. Akhir nya anakku lahir." Girang ketiga raja

__ADS_1


"Aduh, perutku sakit lagi. Heeengh."


Oek oek


"Aduh sakit lagi heeengh."


Oek oek


"Aduh lagi. Hengh."


Oek oek


"Astaga! Ini sungguh berkah dari tuhan. Pertama kali nya dalam dunia gaib melahirkan anak sebanyak ini." Kata tabib terkejut


"Yaa ampun. Aku saja tidak bisa berkata lagi." Kata para raja terkejut.


Tidak di sangka mereka mendapat keuntungan besar dalam tiga bibit yang tertanam. Sungguh berkah yang tiada dua nya.


-----


-----


-----


Bersambung.


Hai.. Haii..


Pada bingung yaa kenapa ganti cover. Itu bukan aku yang ganti loh..


Cover itu di ganti oleh pihak NT sendiri, jadi aku cuma bisa nerima.. 😊😊


Kemaren ada yang riques anak raja tiga biar satu-satu dan gk rebutan.


Tapi ini aku bonusi satu biar adil, kan orang tua nya ada empat, jadi anak nya juga harus empat biar gak rebutan 😂😂

__ADS_1


Samapi jumpa di epsd selanjut nya..


Salam hangat "Merpati Putih" 🕊🕊🕊


__ADS_2