Jadi Ratu Alam Ghaib

Jadi Ratu Alam Ghaib
Epsd. 78. Mengenang


__ADS_3

Hari menjelang petang, Kinar beserta rombongan nya sudah sampai di depan istana Arasy. Perjalanan panjang yang melelahkan menjadi sangat singkat karena drama yang di buat oleh Kinar.


Saat turun dari tandu, raja Zain langsung menyambut nya. Memegang tangan nya dengan erat dan memberi kan senyum hangat.


"Selamat datang kembali di kerajaan Arasy ratuku." Sambut raja Zain


"Yang mulia, kau membuat aku malu." Kata nya dengan tersipu


"Cih! macam kau punya malu saja." Sindir patih Arjuna


"Sebenar nya sih aku tidak punya malu, tapi ******** punya." Sahut nya santai


"Hei jaga ucapanmu! Bagaimana bisa kau yang seorang ratu berbicara asal begitu." Tegur raja Zain


"Maaf suamiku." Sahut nya lesu "Tapi apalah daya, istrimu memang seperti ini. Dan ini sebuah keberuntungan dari alam." Sambung nya lagi


"Sudahlah." Sahut raja Zain sambil memijit kening nya. Karena mau bagaimana pun kelakuan permaisuri nya itu tidak akan bisa berubah.


"Coba ceritakan bagaimana perjalanan mu kemari." Kata raja Zain lagi

__ADS_1


"Biar para dayang saja yang menceritakan nya. Aku sangat lengket dan mau pergi mandi." Sahut nya


"Pergi lah ke kamar kita, nanti aku akan menyusul." Suruh raja zain


Setelah Kinar pergi, para dayang mulai menceritakan semua nya.


Semua kejadian di ceritakan dan tidak ada yang terlewat sedikit pun.


"Begitu lah cerita nya yang mulia." Seru dayang yang bercerita tadi


"Tapi yang mulia, satu yang menjadi pertanyaan aku. Kenapa yang mulia ratu bilang beli nya pakai uangku dam kembalian nya untukku. Bukan kah kalau pakai uangku maka kembali nya juga milikku? Sampai sekarang aku belum mengerti maksud ratu." Tanya dayang bingung.


"Jangan kau pikirkan perkataan nya, sampai kau menua pun kau tidak akan mengerti." Kata raja Zain yang masih tertawa sambil bergegas menyusul Kinar.


Begitu sampai di kamar, raja Zain mencari Kinar ke semua ruangan. Karena tidak menemukan nya, akhirnya dia pasrah dan duduk di tempat tidur.


"Kemana dia pergi? Apa dia tidak tau aku sangat merindukan diri nya." Keluh raja Zain. Memang setelah melakukan malam pertama, esok nya raja Zain dan raja Alfa langsung pulang ke kerajaan masing-masing. Jadi selama dua bulan ini, Kinar hanya menghabiskan waktu dengan raja Brian.


Setelah kunjungan di kerajaan Arasy, Kinar berniat pergi ke kerajaan Liptah pula, di mana suami nya yang lain tinggal.

__ADS_1


Memang susah memiliki tiga suami, tapi Kinar sendiri senang, pembaca mau bilang apa?.


Di taman istana, terlihat Kinar berjalan sambil menikmat udara. Dia tersenyum saat mengingat semua kejadian yang pernah di lalui nya ketika tinggal di sini.


Sambil melihat sekitar, tanpa di duga mata nya tertuju oleh dayang yang sangat di kenal nya. Dayang yang selalu menemani nya dulu.


"Lasmi, kau kah itu? Tak aku sangka lama tidak berjumpa kau sudah menggendong bayi. Dengan siapa kau menikah, kenapa kau tidak mengundang aku." Berderet pertanyaan yang di lontarkan Kinar


"Salam yang mulia ratu! Aku senang bisa berjumpa lagi dengan yang mulia." Kata lasmi dengan senyum


"Anakmu ini sangat mirip dengan kak Bima, apa kalian sudah menikah? Cepat sekali kalian mencetak anak." Tanya nya terkejut.


-----


-----


-----


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2