Jika Hari Esok Datang

Jika Hari Esok Datang
Ch 20-Rasa bahagia


__ADS_3

sudah lewat beberapa menit, hanabi akhirnya benar-benar terbangun.


:"bukan mati.. aaahhhh.. aku harus apa..?" batin hanabi yang sangat kecewa


:"hanabi!" kata lily langsung memeluk hanabi


.


.


hanabi diliburkan selama seminggu. dan disaat itu hanabi benar-benar bosan dan selalu merasa kesal setiap harinya.


:"aakhh mereka (lily, kenzo) juga sedang ada perjalanan pekerjaan lagi" kata hanabi bicara sendiri didalam kamar nya


:"dan si rion juga pasti lagi belajar" kata hanabi yang mondar-mandir di sepanjang kamar nya


:"kalau kak shahiro.. tak usah ditanya, jelas-jelas aku sedang menonton live nya" kata hanabi mematung


*hanabi kembali berjalan kearah meja kecil di samping kasur. melihat tablet nya di atas meja, melihat kakak nya yang sedang berada dipanggung.


-dia siap bernyanyi untuk mereka walau dia sendiri sudah kelelahan.


:"aaahh.. aku juga ingin naik ke panggung lalu bernyanyi.. tapi aku adalah orang yang cepat bosan~~ jadi itu tak berguna sama sekali" kata hanabi bicara sendiri


*hanabi pun memutuskan untuk tidur di kasurnya sambil mendengarkan kakak nya yang sedang bernyanyi di atas panggung itu.


disisi lain, shahiro pov


aku sedang bekerja, ini juga untuk ibuku. agar dia tidak perlu bekerja lagi nanti


:"jangan lah takut.. aku akan terus bersamamu disini.. sampai kapanpun aku akan terus berada disampingmu, selalu" shahiro yang sedang bernyanyi.


.


.


sementara di tempat yang jauh disana, hanabi sedang tertidur lelap di kasurnya yang sangat nyaman itu.


kenyataan dan mimpi itu berbeda, apalagi halusinasi.


kau bisa membedakannya sendiri jika kau mau.


kenyataan, sebuah realita yang kadang menyenangkan dan kadang juga mengecewakan. selalu membuat mu menangis dan putus asa. tapi kenyataan. jika ada usaha dalam kenyataan itu, maka nanti nya akan terang berderang. ya, itu masa depanmu.


mimpi, ada 2 arti, antara cita-cita, atau mimpi yang kita alami saat tidur. cita-cita yang ingin kita gapai, sementara mimpi itu memberikan harapan untuk mu di kenyataan. keren bukan? mereka mendukung satu sama lain tanpa ada nya perdebataan.


sementara, halusinasi adalah khayalan belaka. mereka tak akan bisa diraih jika hanya diharapkan dan dipikirkan bagaimana hasilnya. sementara kau sendiri belum berusaha sama sekali.


sulit untuk memulai, terkadang sulit juga untuk berhenti.


salah satu nya keluar dari masa lalu, jadi jangan remehkan mereka yang seperti ini. karena mereka bisa saja jauh lebih hebat dan lebih baik dari mu.


.


.


5 hari berlalu,hanabi tidak sabar untuk masuk sekolah lagi. entah apa yang merasukinya sampai seperti ini.


:"2 hari lagi.. dan setelah itu aku boleh masuk!" kata hanabi yang mondar-mandir di dalam kamar nya


:"aku ingin bertemu lily~" kata hanabi yang akhirnya berjalan ke arah jendela.


*hanabi membuka jendela itu, Terasa angin yang cukup kencang melewatinya. terik matahari yang panas, dengan angin yang sejuk.


:"hah... aku ingin sekolah sekarang" kata hanabi merenungkan nasib.

__ADS_1


padahal kau bisa minta izin masuk.


:"oh! benar! aku akan mengirimkan pesan kepada hiru-sensei!" kata hanabi bersemangat


*hanabi berlari ke meja kecil disamping kasurnya, mengambil hp nya dan mencari kontak hiru-sensei.


chat pov


hanabi:pak, apa besok saya sudah boleh sekolah? saya sudah mendingan


.


beberapa menit kemudian


hiru-sensei:kau yakin? apa kau sudah baik-baik saja?


hanabi:iya, saya baik-baik saja


hiru-sensei:ah.. bagaimana kalau kau masuk hari senin saja?


hanabi:apa tidak boleh kalau besok saya masuk? saya terlalu banyak absen


hiru-sensei:kesehatan yang utama, mereka juga sudah tau kalau kau sedang sakit


hanabi:saya bosan berada dikamar setiap hari pak


hiru-sensei:kalau begitu tahanlah 2 hari lagi, ok?


Hanabi:baik, terimakasih atas waktu nya pak


hiru-sensei:iya


chat pov end


:"huwaaaaa aku bosaaaaannn" kata hanabi merengek


*tok tok tok, suara pintu yang diketuk.


:"siapa?" kata hanabi di dalam kamar


:"hanabi, apa kau bosan? mau jalan-jalan bersama ibu?" kata ibu hanabi di luar kamar


:"oke!" kata hanabi di dalam kamar


kau bersemangat ya, hari ini


aku tidak tau apa yang terjadi, aku merasa begitu senang hari ini. walau secara tiba-tiba seperti ini, aku bahagia jika aku bisa tersenyum.


ditaman


:"lily?" batin hanabi melihat lily di toko bunga


:"ada kenzo juga? Dan rion" batin hanabi melihat mereka berjalan ke arah yang sama


:"mereka sedang apa di toko bunga?" batin hanabi


sementara mereka bertiga..


:"bukan kah ini terlalu besar?" kata lily menunjuk bucket bunga yang cukup besar


:"cari yang lebih kecil, hanabi juga pasti tidak akan menyimpannya begitu lama kan?" jawab kenzo


:"kalau bunga palsu mungkin tidak masalah?" kata rion memiringkan kepalanya


:"boleh saja, tapi hanabi menyukai aroma bunga asli" kata lily lagi

__ADS_1


:"oh! kita beli satu bunga palsu, dan beli satu bunga asli. bagaimana?" kata kenzo meminta pendapat mereka


:"ah.. kalau begitu" rion yang melangkah menuju ke penjual


:"saya memesan satu bucket bunga asli dan satu bucket bunga palsu ya kak, ukurannya sedang" kata rion yang memesan


:"baik kak, kami sudah memiliki yang kakak ingin kan. silahkan dilihat dulu di bagian Sana kak" kata penjual nya menunjuk ke arah tempat flower bucket


:"terimakasih banyak kak" jawab rion lagi


mereka sudah membeli bunga itu, terlihat begitu indah dan berwarna.


sementara hanabi di seberang Sana masih memperhatikan mereka sambil makan es krim.


:"mungkin untuk para senior" batin hanabi


:"aahh.. mereka pasti bersenang-senang disana" batin hanabi


tiba-tiba hanabi merasa hampa dan ingin menangis.


aahh.. kenapa aku merasa iri dengan itu? aku tidak pernah membeli bunga bersama mereka.


tapi mereka sudah terlihat akrab sekarang.


bukan kah seharusnya aku merasa senang? karena mereka sudah saling mengenal.


kuharap mereka tidak meninggalkanku..


aku juga ingin melakukan hal semacam ini bersama teman-teman. seperti nya aku hanya bisa mengharapkan nya.


:"hanabi, ayo kita ke Sana! kata nya ada toko roti yang baru buka loh" kata ibu hanabi menghampiri hanabi


:"oke" jawab hanabi berdiri


mereka pergi ke toko roti baru itu.


:"selamat datang" sambut pelayan disana


:"ibu, ini Kafe bukan toko roti" kata hanabi melihat ibu nya


:"oh ini Kafe, ibu kira toko roti tadi" sahut ibunya


:"apa kau mau pindah saja?" tanya ibunya melihat hanabi.


:"tidak perlu, disini juga ada roti. jadi tidak masalah" jawab hanabi melihat roti yang dipajang disana


:"ya sudah atuh, kamu mau apa?" tanya ibu hanabi lagi


:"americano dan croissant" jawab hanabi menunjuk menu


:"baik, kalau ibu?" kata pelayan itu


:"saya coffee ini saja, ah, roti ini juga ya mba" kata ibu hanabi menunjuk menu


:"baik, silahkan di tunggu buk" kata pelayan itu


*mereka pergi mencari tempat duduk


mereka duduk di dekat jendela, terlihat jelas juga lily, kenzo dan rion yang berada diluar Sana.


hanabi melihat mereka bertiga yang sedang berbincang dan tertawa bersama.


:"tanpaku?" batin hanabi


~ch20 selesai~

__ADS_1


__ADS_2