Jika Hari Esok Datang

Jika Hari Esok Datang
Ch 51-Bayangan


__ADS_3

Kata-kata kusimpan dalam diriku, merunduk akan nasib ku yang terbilang malang ini. Jika kau bertanya apakah aku bosan? apakah aku ingin pulih? maka jawabannya hanya satu, "YA". Sebenarnya bukan hal sulit, hanya terkadang hal tak terduga datang membuat kepanikan di dalam diri


.


.


Aku mengambil handphone ku, membuat sebuah quotes baru di saat itu


.


Berhubungan dengan hasrat menyakiti diri sendiri. Dan berhubungan juga dengan orang-orang sekitar


Halo kamu, yang ternyata tanpa sadar lagi hampa banget, dimana kamu makin susah berfikir dan merasa kosong. Mau nangis enggak mau seneng enggak mau marah juga enggak


Sampe akhirnya malem-malem atau dihari selanjutnya, malah kepikiran barcode bahkan hal yang lebih parah


Gimana kabarnya? Sehat?? Semoga sehat ya


Tau kenapa? Kita bertindak kayak gitu?. Gak, bukan karena pikiran kita. Tapi terkadang, ada aja masalah yang mengingatkan kita, atau tiba-tiba di chat isinya mereka yang "cuma" mikirin diri mereka. Saking sakit rasanya, tiba-tiba hampa datang nyelematin kita dari itu semua. Walau efeknya ya self-harm yang dikata "solusi"


Kamu semangat ya


.


.


Begitulah isinya


Setelah itu, Aku tidur seperti biasa. Tentu, dengan hampa yang melanda semua otakku tentunya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah 2 hari terlewati, apa kau percaya? 24 jam hanya ada self harm yang menyerang. sehingga yang kupikirkan hanya lah melukai diri atau pun mencari tempat untuk mat*


dan itu berlangsung hingga 2 hari ini


.


.


:"Hanabi, kita jalan yuk! soalnya aku nemu toko baru di mall. Kayaknya toko hiasan rumah gitu, pas aku liat-liat banyak barang aesthetic loh. Aku yakin kamu suka" Lily menceritakan semua.


:"Yaudah, kayak biasa yah. Aku mau beli barang-barang kayak gitu soalnya. Buat koleksi"


:"Nah!! oke deh, nanti aku jemput ya. Kita pake mobil aja, soalnya cuaca lagi mendung terus hari ini"


:"Oke kalau begitu"


.


.


Selesai bersiap-siap, aku menelepon Lily. Menanyakan dimana aku harus menunggu nya


Dia hanya menjawab "tunggu di depan rumah mu ya" dengan senangnya


Terlewat beberapa menit


Sibuk dengan handphone ku, Tiba-tiba klakson mobil terdengar


:"Hanabi aku sudah sampai!!" Ucapnya antusias


Lily turun dari mobilnya dan berpamitan dengan orang tua ku, lalu menuntunku ke mobil itu


:"Hei pelan-pelan" Ucapku


...****************...


Sampai ditujuan, Lily meminta supirnya untuk pulang terlebih dulu

__ADS_1


:"Hati-hati ya pak"


:"Terimakasih pak, Hati-hati dijalan" Aku spontan mengucapkannya juga


Setelah itu, kami masuk ke mall


.


.


Disaat kami sedang melihat-lihat, kami bertemu Kenzo dan Rion. Dengan satu gadis yang tak kami kenali


:"Itu mereka kan?"


Aku menunjuk, dan Lily menolehkan kepalanya


Entah apa yang dia pikirkan, mungkin dia cemburu? karena Kenzo menggenggam tangan gadis itu


:"Ah yaudah deh, dari awal dah ketebak bakal friendzone"


Gumamnya terdengar sampai ketelinga ku


:"RION! KENZO!!"


Aku berteriak, berlari ke arah mereka


:"Eh?! tungguuu!!"


.


:"Wih, punya gebetan nih?" Aku berucap,mencoba mencari jawaban yang pasti


:"Gebetan? ini? ini mah adek gw"


:"Halo kakak"


:"Pftt, gw masih ngakak adek lu lebih tinggi" Rion menahan tawa


:"Aku kira dia pacar kamu, halo dek. Nama kamu siapa?" Lily terang-terangan


:"Ah, Aku Liza. Kak Kenzo menyukai mu, dia sering n--"


:"GAK GAK, DIA BERCANDA AJAAAA" Senyum palsu Kenzo menebar disana


Jelas kami terkejut, seorang Kenzo mulai pandai menutupi, walau kami sudah tau


Setelah hal itu, kami memutuskan untuk berjalan-jalan di mall bersama. Membeli banyak barang dan makanan, bermain permainan yang ada disana. Mengambil foto bersama. Banyak hal kami lakukan di sana


Sampai sudah saatnya kami pulang


.


Kenapa waktu terasa singkat? kenapa itu begitu menyebalkan?


Aku hanya berfikir sekilas, bahwa mungkin aku bisa menjadi lebih baik karena ini. Tapi justru setelah perjalanan selesai Aku malah semakin parah. Semakin benci untuk ditinggalkan


Kenapa waktu cepat berlalu? bahkan malam pun sudah menunjukkan pukul 9. Kami harus pulang.


Jika waktu berhenti artinya kehidupan musnah.


Syukuri saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di malam hari


Lagi lagi harus meminum obat anti depressan


Setidaknya aku hanya mengikuti saran dokter, jika tidak mungkin aku akan tiada di tengah jalan. Kau tau maksudnya bukan

__ADS_1


Keseharian ku sekarang cukup berbeda, walau hanya sedikit


Di pagi hari aku bangun lalu mandi, meminuk obat anti depressan itu lalu membungkus bekal ku. Di siang hari aku masih berada disekolah, di jam istirahat aku makan sedikit yang ada di bekal. Lalu membeli banyak camilan di kantin. Sore hari, aku pulang kesekolah. Jika Lily mengajakku pergi, aku ikut. Jika tidak, aku pergi ke mall sendiri


Sampai hingga malam datang. Di jam 21.30 aku baru sampai dirumah


Dan begitu lah putaran putaran waktu yang tak mau kuubah lagi karena malas


:"Gak berakhir, kau butuh waktu aja"


Aku serang asik menonton TV, yah. Aku menonton seri hero yang sedang populer belakangan ini


Aku suka dengan dialog nya yang khas, juga maknanya tentu saja


Tapi sejujurnya, mau seri apapun, aku masih menyukai ultraman. Menurutku ultraman yang terbaik. Walau kata orang-orang itu hanya untuk anak-anak saja


Aku mencintai setiap makna di berbagai macam film, jika itu memang ada


Tapi aku juga tak suka dengan makna percintaan, justru itu membuatku jengkel


Ingatlah bahwa selera orang-orang itu beragam. Jika tidak terima, lebih baik kau menjadi mahkluk luar angkasa saja


Sungguh rasanya mulai kesal. Kesal tanpa alasan lagi dimalam hari


Setidak nya aku selalu berharap di setiap malam, agar depresi tidak berulah. Karena aku sudah terlalu lelah mengatasi nya. Saking sulitnya tidur, bahkan aku tak bisa berkonsentrasi karena itu


.


.


Aku pergi ke dapur, mengambil minum


.


Kakak memberitahu ku bahwa Aku bisa membuat kebab sendiri sekarang, dia sudah membelikan semua bahannya


Dan daging kebab di ganti dengan daging sapi yang biasa ada di grill, sungguh. Aku tak tau namanya


.


Aku menghabiskan semua bahan malam itu, Aku mendapatkan 6 kebab dengan ukuran yang besar


Aku membawa nya ke kamar bersama dengan minuman ku


Lalu memakannya di kamarku dengan tenang, sambil menikmati ultraman yang sangat ku cintai


.


.


Semoga kalian selalu baik-baik saja, di sepanjang waktu


Aku berharap dari dalam lubuk hatiku


.


Aku tak berbohong, Aku membutuhkan motivasi sekarang. Hampa benar-benar tak bisa diajak kerja sama.


.


.


Aku menghabiskan semua kebab itu, menaruhnya di dapur dan mencuci nampannya (piring besar?)


Lalu kembali lagi ke kamar, merenung. Dan pikiran mulai menyerang


Lagi dan lagi, aku hanya bisa pasrah dan memaklumi. Walau berakhir aku menggores diri sendiri.


~ch51 selesai~

__ADS_1


Sankyuu!


__ADS_2