
jam 06:00, waktu nya untuk Bersekolah. ya, kami memang seharian bersekolah. tapi tak pernah ada yang protes karena memang disana sangat menyenangkan
bahkan, kita tak selamanya selalu belajar disana, kita bisa leluasa meminta izin istirahat atau apapun itu sesuai dengan keperluan kita.
kami lebih sering belajar diluar ruangan, mengelilingi semua bagian dari kota kami. jadi itu sangat menyenangkan
.
.
:"ini bekalnya, nanti minumnya beli aja dikantin ya, disini udah abis minumannya" kata ibu menyerahkan kotak bekal
:"iya bu" jawab ku dan rion
:"ayo buruan, kuki juga ayo. kakak sibuk nih"
:"sibuk tapi sempet-sempetnya pulang lu bang" jawabku
:"kamu gak mau kakak pulang gitu"
:"gak gitu, dah tau lagi lembur. rumah dari sekolah kan jauh"
:"iya sih, tapi kakak mau tidur dikamar"
:"terserah anda" jawabku lagi
kami berangkat berempat ke sekolah, pergi ke tujuannya masing-masing dan berpisah disana
aku dan rion berjalan bersama sampai ia sampai ke kelas nya lebih dulu, sementara aku masih melanjutkan perjalananku di Koridor agar sampai cepat ke kelas
.
hari ini, aku bertekad untuk mengubah alur dunia. aku tak tau apa yang akan terjadi, tapi aku tak mau mempedulikan itu dulu. aku hanya ingin melihat hasil. setidaknya hanya itu
aku sampai dikelas dan menaruh tas ku di bangku, aku ingin beli air putih, jadi aku keluar dari kelas dan menuju kantin
kantin disini sudah buka sejak jam setengah 6 pagi, karena banyak siswa-siswi yang sibuk sampai harus menginap disekolah. mungkin alasan kantin buka sangat pagi agar tak ada siswa-siswi yang lapar/kehausan saat itu
biasanya, kami akan masuk jam 08 pagi, tapi kali ini, kami diminta untuk masuk jam 06 pagi karena akan ada praktek magis, yah. seperti menentukan magis apa yang kau dapat
sekolah ini memang ajaib.
.
.
:"bu, saya ingin air putih dan roti isi itu satu"
:"ada lagi nak?"
:"emm.. sama roti coklat itu satu"
:"siap nak, sebentar ya ibu ambilkan dulu"
:"terimakasih"
.
.
__ADS_1
:"ini nak, totalnya 17ribu"
:"maaf,ini uangnya bu, terimakasih"
:"terimakasih kembali"
dan setelah itu aku kembali ke kelas.
.
.
aku memakan roti itu dikelas saat para murid belum datang
sekarang menunjukan jam 07:08, harusnya sudah banyak murid bergerombol masuk kesekolah
aku menikmati roti isi itu sementara kelas masih sangat sepi
beberapa menit berlalu, mulai berdatangan banyak murid, masuk ke kelas mereka masing-masing. beberapa orang menyapaku dan aku membalas nya
setelah itu, pengumuman langsung terdengar, semua siswa-siswi di perintahkan untuk pergi kelapangan belakang untuk praktek magis atau pengetahuan
.
.
:"disini, para senior akan memperlihatkan kemampuan mereka terlebih dulu, kalian simak lah dengan baik"
:"baik Pak" jawab semua murid
rasanya seperti melihat pertunjukkan, ya. ini memang sekolah magis, tapi kau bisa memilih sendiri mana yang kau minati.
.
apa kau tau? aku pernah berimajinasi bahwa aku sangatlah kuat. aku lebih baik dari siapapun didunia dan tak ada yang bisa menandingi ku, aku selalu memenangkan setiap hal. dan itu membuatku bangkit
bukan hanya itu, terkadang aku berfikir bahwa aku menyembunyikan diriku yang sebenarnya. yang jauh lebih kuat dari diriku yang sekarang. seperti.. jiwa yang kau sembunyikan? pribadi lain. mungkin begitu?
aku juga pernah berfikir bahwa aku adalah seorang kriminal yang sangat terkenal di seluruh dunia, yang menjadi sasaran dunia. yang selalu dikejar tapi tak bisa didapatkan oleh mereka
haha, imajinasi konyol ini sangatlah tak masuk akal. tapi aku cukup percaya diri dengan semua itu, seakan aku bisa menjadi seperti apa yang kuinginkan.
.
para senior itu selesai, mereka luar biasa. aku ingin mencoba magis juga. tapi mungkin tidak untuk sekarang.
.
.
setelah pelatihan selesai, pemilihan jurusan ke 2.kami kembali ke kelas masing-masing dan belajar seperti biasanya.
disini kami memilih jurusan normal terlebih dulu (saat masuk ke sini kami sudah memiliki jurusan yang kami pilih, contohnya biologi atau seni). dan setelah berada disini tepat 1 tahun, kami akan diberi pilihan untuk tetap menjadi murid biasa atau murid Ksatria (seperti murid Ksatria yang memiliki tugas mulia nya tersendiri).
.
.
jam pelajaran pertama selesai, aku pergi ke kantin untuk membeli roti isi lalu berencana langsung kembali ke kelas.
__ADS_1
di kantin
:"bu, saya beli roti isi daging itu 3"
:"ada lagi?"
:"udah bu itu aja"
:"oke"
.
:"ini roti nya, terimakasih"
:"terimakasih bu"
di tengah jalan koridor bawah, aku mendengar suara beberapa orang yang sepertinya sedang bertengkar. aku memutuskan untuk mencari sumber suara dan melihat apa yang terjadi
.
sampai di sana, aku melihat 3 lelaki yang sedang bertengkar. aku menyimak dari kejauhan sambil memakan 1 roti yang kubeli tadi.
:"BAGAIMANA BISA KAU JADI PELUPA?! INI PENTING..."
:"sudah kubilang aku sudah menaruhnya dengan benar!!"
:"apa kau tak ingat dimana itu?"
:"aku jelas menaruhnya di meja sky!"
hm? sky? nama yang tak asing bagiku.
aku benar-benar lupa siapa sky.
aku yang mulai bosan dengan semua pertengkaran konyol itu, kembali lagi ke kelas dan makan 2 roti lainnya sampai habis
:"tak ada yang benar-benar membuatku senang... " aku bergumam.
itulah yang kupikirkan. walau ku tau itu tak sepenuhnya benar. aku kosong, benar-benar tak ada rasa sama sekali. sulit mengekspresikan segalanya. semuanya terasa biasa bagiku, karena ini selalu terjadi.
walau begitu, ini tetap saja menyiksa. aku tak benar-benar tau apa yang salah dan apa yang harus ku perbaiki.
aku berniat menanyakan sesuatu kepada lily, ini berkaitan tentang hubungan kami. jika kalian tak tau, aku adalah orang yang sangat sensitif. sekalinya mendapat kasih sayang yang kuinginkan, aku pasti akan memikirkan segala macam hal saat orang itu mulai menjauh.
"kurasa aku akan mat* lagi".
sungguh, percayalah. aku tak memiliki kekuatan. aku juga manusia biasa yang hanya menginginkan kasih sayang yang jelas. yang selamanya ada.
ke egoisan menutupi jalanku. membuatku terlalu serakah. tapi itu juga memiliki alasannya.
aku tak memiliki keberanian sama sekali. semua itu sirna sudah sejak lama. dan aku tak berniat untuk mencoba memulai lagi. asal kau tau, aku sudah mencoba lebih dari ribuan kali. tapi hasilnya aku tetap terjatuh.
aku tak meminta bantuan siapapun, karena itu tak mungkin. mereka bisa saja menganggap ku sebagai orang aneh atau gila, dan itu bisa membuatku terasingi lagi.
aku benar-benar tak mengerti, ada apa? apa yang terjadi? semua pertanyaan yang tak bisa kujawab berkumpul di kepalaku.
ok, mari coba lagi. coba semuanya dari awal lagi. proses tak akan menghianati hasil.
~ch38 selesai~
__ADS_1
sankyuu!