Jika Hari Esok Datang

Jika Hari Esok Datang
Ch 40-Tangisan itu sangat keras!


__ADS_3

flashback


tangis yang tak kunjung berhenti, menangis dalam pelukan kakak lelaki yang tinggi.


:"hanabi..."


:"hiks... HUWAAA MAU MATIII!! AKU MAU MATIII... KENAPA AKU SELALU GAGAL MATI.. APA MAU NYA TUHAN, AKU LELAH.. AKU MAU MATIII.. KAKAKKKK"


:"hanabi!"


:"KAKAK AKU MAU MATI BUNUH AKU KAKAKKK.. TOLONGG.."


:"hanabi tenang lah!"


.


.


terdengar banyak langkah kaki yang mendekat, mengerumuni. terlihat jelas dari bayangannya yang semakin lama semakin gelap dan juga terdengar dari suara orang-orang yang berbisik hingga terdengar kata-kata mereka


tapi rasa nya kosong. semua nya salah. SEMUA NYA SALAH


KUMOHON LEPASKAN DIRI KU DARI SINI, KUMOHON! AKU MINTA BANTUAN, TAPI KENAPA TAK ADA YANG MAU MENOLONGKU?! SIALAN!!!! sialll....


:"KAKAKKK.. MAU MATI.. AKU MAU MATI... BIAR KAN AKU MATI..."


:"anak itu yang hampir bunuh diri tadi kan?"


:"kasihan sekali, aku benar-benar ingin memeluk dan menenangkannya.."


:"nak.., ada apaa"


:"dek jangan bilang begitu, kamu masih punya masa depan"


:"nak percayalah, kamu sangat hebat. jangan menangis lagi ya?"


blablablabla. semua ocehan itu. aku membenci nya.


itu masa lalu, disaat aku didiagnosa depresi. itu saat aku kecil, mungkin saat aku kelas 3 sd? aku sudah lupa tentang itu.


ingatan masa lalu yang perlahan terlupakan, bisa saja kembali lagi pada hari tertentu. dan mungkin itu lah yang akan membuat mu mencoba mencari jalan yang baru.


aku lelah? ya, benar. aku sangat lelah. aku sudah lelah melihat masa lalu dan pikiran-pikiran menyeramkan itu. itu sangat menyakitkan walau aku menahannya agar tidak teringat di kepala ini lagi


hancur? tidak, aku masih sanggup bangkit. sayang nya, aku hanya tak berani lagi melihat ke depan dengan ringan. itu semua sangat berat dilakukan


setelah mengalami semua masa buruk itu, memori-memori itu membuatku ketakutan, aku berusaha melupakannya tapi tak mungkin bisa secepat yang dikira. itu menyeramkan, itu menakutkan. sangat menakutkan


Dan saat kau berusaha memfokuskan dirimu ke tempat lain, kau akan musnah tepat di tengah-tengah nya


Kau akan mati di tempat itu dan tak memiliki siapapun yang akan membawa mu kembali. Itu lah yang akan kau pikirkan

__ADS_1


.


.


.


aku lupa dengan apa yang kujalani saat ini, tadi aku sedang apa?


.


.


aku pulang ke rumah. berada dikamar, berdiam di tempat tidur, memejamkan mataku dan mendengarkan musik.


rilexing singkat sebelum panik itu menyerang lagi


ya, ini sangat melelahkan. tapi kegiatan dan juga pikiran selalu saja mengganggu dan membuat ku terpaksa berjalan lagi walau raga ambruk dan sulit bangun


aku mendengar banyak cerita. sulit nya hidup orang-orang disekitarku lah yang membuat ku merasa bahwa aku hanya kurang "bersyukur".


setiap orang memang memiliki masalahnya sendiri, dan tuhan tau masalah itu hanya sanggup di topang oleh orang yang di pilih, orang lain tidak akan pernah sanggup dan mungkin bisa saja mereka menyerah walau baru beberapa saat. aku sering mendengarnya, sangat sering.


dari masa-masa kecil sampai sekarang, tak ada yang benar-benar baik menurutku. aku masih bahagia karena banyak orang yang berada disisiku dan setia. tapi tetap tak ada yang bisa mengalahkan pikiran Kotor ku ini.


aku benci basa-basi, benci setiap gosip yang orang bicarakan. aku benci mendengar curhatan orang yang kekanak-kanakan dan tak tau aturan, bahkan mungkin orang itu tak peduli dengan perasaan orang yang sedang ia ajak bicara.


entah kenapa rasa nya kesal. seperti aku ingin memarahi segala hal tapi mulutku hanya bisa tertutup rapat.


.


yang kuinginkan hanya lah tenang untuk beberapa hari ini, santai dan damai. tapi ada saja kesibukan yang memaksaku untuk mengikutinya untuk mengubah segala takdir.


apalagi pikiran ini yang tidak bisa diajak bekerja sama, yang selalu mengontrol segalanya dan sulit kuhentikan. Apa yang kulakukan, pasti pikiran ku bisa membuat segala kegiatan yang sedang berjalan menjadi sisi negative yang terlihat nyata dan menakutkan.


MAU MATI MAU MATI MAU MATI MAU MATI....


Batin menggerutu. Aku sungguh ingin bebas dari tekanan yang sebabnya tak pasti. Karena aku memang sudah lelah dan hampir tak sanggup menanggung nya lagi


Aku tak begitu tau aku kurang dimana, dan apa yang harus ku lakukan agar semua kembali normal. Pernahkah kalian merasa iri kepada seseorang yang kehidupannya sangat ceria? penuh dengan senyuman walau kau tak tau kenyataannya seperti apa.


Setidaknya, hanya ingin merasakan menjadi dirinya yang bahagia. Jika hati ini sudah kosong dan tak bisa diisi lagi, dan walaupun bisa tapi tak terasa. Alangkah baiknya jika aku mati atau tidak setidaknya menjadi orang lain. Itu sempurna bagiku


Aku juga yakin kalian pasti pernah mendengar atau melihat cerita atau lagu yang memiliki makna tentang mental dan depresi. Entah seperti apa lagu atau cerita itu


Sumber semangat ku hanya ada pada lagu-lagu yang bermakna kan mati, seperti. "aku ingin mati tapi aku menahannya". Banyak lagu yang memiliki makna seperti itu


Terkadang sangat sulit untuk berhenti bicara. Apa aku benar?


Kembali ke cerita kita, jujur. Aku sudah lupa semuanya disini, haha


.

__ADS_1


.


Pagi menyapa ku, ternyata aku tertidur lelap dirumah


Tok tok


:"Hanabi, bangun dan ayo sarapan, aku belikan makanan favoritmu" Kak shahiro dengan suara lembutnya


:"Iyaaa" Sahut ku dari dalam kamar


Aku keluar dari kamar, menuruni tangga dan menuju dapur tentu saja. Melihat banyak makanan kesukaanku, burger, kebab. dan banyak lagi


Aku mengambil masing-masing 1,tentu saja, aku cari ukuran paling besarnya. menaruhnya di piring dan pindah makan diruang tamu sambil menonton TV


:"Hari ini mau sekolah gak?"


:"Gak mau, hanabi males"


:"Yaudah istirahat yang cukup ya. Nanti kakak izinin" balas Kak shahiro lagi


Tau tidak? alasan mengapa saat seseorang mentalnya sedang sangat terganggu, malas melakukan apapun? karena mereka lelah akan kehidupan. "Ingin menjalaninya sesuai dengan keinginan saja". Dan pastinya, pasti mereka selalu memiliki masalah dengan orang sekitar mereka. Mereka bahkan bisa memberikan alasan apapun semau mereka saat mereka sudah benar-benar lelah dengan kegiatan yang mereka lakukan.


Hahahaha, itu adalah hal yang luar biasa


Tak ada yang benar-benar menyakitkan sebenarnya, hanya terlalu lelah sampai semuanya kacau


.


.


.


:"Kakak mau pergi sebentar, ibu sedang pergi keluar kota, dan kuki ada di asrama. Telpon kakak kapanpun kau membutuhkan sesuatu"


:"Ok, makasih banyak kak shahiro"


:"Iya sama-sama, habiskan makannya ya"


:"Siap"


-Tak ada keseharian yang dimulai dari keceriaan. Aku yakin sebelumnya kau hancur lalu berpura-pura bahagia


.


Sakit? Dimana? Tak terlihat kan?


Karena sakit itu, kau masih hidup. Coba kau bayangkan, kau tak pernah merasa hancur selama hidupmu, lalu tiba-tiba ada yang membuatmu hancur. Aku yakin kau tak akan hidup sekarang, kenapa? Karena kau selalu merasa bahagia, sampai akhirnya sekali serang kau pun punah. Semangat


-arisawa miya-


~ch 40 selesai~

__ADS_1


sankyuu!


__ADS_2