
pagi hari
senin, 06:00
hari ini aku akan pergi ke sekolah lebih cepat, karena aku ingin belajar di perpustakaan
aku bersiap lebih dulu, sementara rion yang baru terbangun terlihat terkejut karena aku sudah siap
:"bukan kah kita masuk jam 8? masih ada 2 jam lagi sebelum jam masuk" rion heran
:"aku ingin belajar di perpustakaan, dia buka jam setengah 7 kan? itu akan tepat waktu, karena rumah kita jauh dari sekolah"
:"yah.. bener sih.. kalau begitu tunggu aku, aku akan bersiap dengan cepat"
rion langsung lari mengambil handuknya dan lari ke kamar mandi
aku yang melihat itu hanya diam tak bersuara
:"makan lah dulu, atau bawa bekalmu" kata ibu datang
:"iya bu" jawabku
.
.
aku menunggu rion di ruang tamu,sambil menaruh bekal di tas ku
:"aku sudah selesai" rion datang menghampiri
:"kalau begitu kita langsung berangkat"
aku memakai tas ku kembali dan berpamitan kepada ibu, begitu juga dengan rion
:"kami berangkat"
aku dan rion langsung ke halte bus yang jaraknya agak jauh dari rumah, jadi kami kesana sambil berlari
di halte bus
:"tepat waktu, bus nya berhenti" aku langsung masuk ke dalam bus
begitu juga dengan rion.
.
.
di sekolah
aku dan rion berpisah di gerbang, aku langsung ke arah kiri di mana perpustakaan berada. sementara rion kearah kanan, ke tempat ekskul musiknya
disana benar-benar masih sepi, yang ada di perpustakaan hanya lah kak penjaga dan diriku seorang.
sekarang menunjukkan jam 07:09, aku mencari tempat duduk yang paling pojok (itu sudah jadi kebiasaanku)
aku menaruh tas ku dan mencari beberapa buku untuk ku baca
.
sejujurnya, aku tak terlalu suka membaca. tapi karena aku sudah bolos beberapa hari, aku harus mempelajari semua materi yang kulewati.
aku juga sudah mengatakan nya kepada pak hiru saat itu, dan dia bilang kelas ku akan dipindah.
.
.
selesai mencari beberapa buku, aku kembali ke tempat duduk ku dan mulai belajar disana
aku menyetel alarm dengan volume kecil, agar aku tak tertinggal kelas karena sibuk membaca
.
.
sudah terlewat s****atu jam, alarm ku berbunyi tepat di jam 08:00
aku membereskan semua buku-buku itu dan membawanya ke tempat peminjaman buku
__ADS_1
:"baiklah, kau bisa mengembalikan nya minggu depan. semangat belajar"
:"terimakasih"
.
aku keluar dari perpustakaan dan pergi ke uks sambil menggendong buku-buku itu
niat ku hanya untuk menanyakan dimana kelasku. hanya itu saja sebenarnya
.
.
di uks
aku membuka pintunya dan masuk, pak hiru yang melihatku langsung menyapa
:"lama tak berjumpa hanabi, kemarin penampilanmu sangat bagus"
:"terimakasih pak" aku tersenyum
:"oh ya, kelasmu sekarang dipindah ke kelas 1C"
:"ah, baiklah terimakasih"
:"aku sudah memberitahukannya kepada semua guru disini, jadi kau tak perlu menjelaskan apa-apa lagi"
:"baik"
pak hiru mendekatiku dan menepuk pundakku 2 kali
:"percayalah padaku, kali ini kau akan baik-baik saja" katanya tersenyum
:"tentu" jawabku
aku keluar dari UKS setelahnya, menuju ke kelas baruku dengan terburu-buru. aku serius tak mau bertemu siapapun
.
.
sampainya aku di kelas 1c, aku langsung masuk kesana dan mencari bangku paling belakang. sebenarnya aku kebingungan, aku tak tau bangku bagian mana yang tak terpakai
sementara kelas masih sepi, aku menyibukkan diri dengan mempelajari materi yang kulewati
:"jam berapa biasanya mereka datang?" batinku
ya.. biasanya orang-orang di kelasku selalu datang tepat waktu
.
jam 08:25
para murid mulai bergerombol masuk kedalam kelas. terlihat suasana yang begitu ramai dan pengap
beberapa menit setelahnya mereka masih berbincang satu sama lain disaat mereka sudah duduk rapih
kupikir ini baik, syukurlah bangku ini tak ditempati
salah seorang menyapaku, namanya sky, dia laki-laki yang imut bagiku
:"hey, kamu hanabi kan? kenalin aku sky" ucapnya
:"salam kenal" jawabku
:"Ngomong-ngomong nih ya.. menurut kamu aku ganteng gak?"
;"lebih ke imut sih bagiku.."
Teman-teman nya yang lain tertawa
:"benar kan?! lu itu imut broo!!" jawab teman nya
:"iya dah" sahut sky
aku yang melihat itu terdiam. diam tak bersuara dan tak bergerak seperti patung.
aku memikirkan banyak hal saat itu
__ADS_1
entah apa yang salah padaku, atau dimana letak kesalahanku, atau kenapa ini terjadi padaku. dan masih banyak lagi
aku cemas, aku takut, aku juga panik
tapi aku hanya bisa terdiam tak bisa menggerakan badanku sendiri.
setelah aku sadar, aku melanjutkan membaca buku
sementara aku selalu merasa terganggu karena terus dilihat oleh teman dari sky itu. mungkin dia tak suka padaku
.
.
.
jam pelajaran dimulai
yang kudengar tetap hanyalah guru seorang, aku mencatat setiap perkataan yang penting
sementara murid lain. ada yang fokus ke pelajaran, ada juga yang mengobrol ini itu walau terus mendapat teguran dari sang guru. apakah kalian juga seperti itu?
kita lewatkan jam pelajaran ini.
jam istirahat
sky mengajakku keluar kelas, entah ia mau ke kantin atau sekedar jalan-jalan di taman sekolah
aku hanya mengikutinya karena tak ada yang bisa kulakukan lagi. aku sudah terlalu bosan membaca, apalagi itu belum selesai semua
aku juga malas menggambar apapun, semua ide hilang dari kepalaku
.
dari kejauhan aku melihat lily yang sedang bercanda tawa dengan teman-teman nya.
dan aku mulai.. khawatir.
aku terdiam di tempat, di Koridor bawah.
sementara sky berhenti dan melihatku dengan tatapan bingung
temannya datang, yang saat dikelas terus melihatku dengan tatapan tajam
:"kau, tak ada minat untuk ke psikiater?" tanya laki-laki itu
:"maksud mu?" tanyaku dengan suara pelan
Lagi-lagi aku di serang panik. luar biasa sekali.
:"apa kau selalu seperti itu? dari tadi aku selalu melihatmu terdiam. aku yakin kau sedang memiliki banyak masalah kan. lebih baik ceritalah atau tidak pergilah ke profesional nya"
:"diamlah.kau membuatku marah" dan aku pergi setelahnya
aku kembali ke kelas, tapi aku tak tau bagaimana mereka. Lagi-lagi aku menyesal atas sesuatu. aku akan terus merasa bersalah kalau begini
apa yang harus kulakukan?
aku tidak tau.
oh, aku punya kata-kata yang bagus untuk kusimpan. aku menyukai kata-kata nya
.
Aku tak mungkin mengatasi nya satu-persatu
Apalagi disaat mereka menyerang lagi. Aku yang setidaknya berharap bisa "bangkit dan kuat" Justru malah jatuh lagi dalam jurang yang sama. Jurang yang dalam yang tak bisa kupanjat untuk keluar dari Sana
Tak ingin mencoba menghampiri kenyataan itu, karena aku tau aku tak akan bisa mengahadapinya
Percobaan yang ku lakukan dan ku ulang berkali-kali, iya. Itu membosankan, tapi hanya itu lah yang bisa kulakukan
Aku memohon pada pikiran ku sendiri untuk berhenti, berharap beban akan dikurangi.
Aku percaya, aku adalah orang lemah. Itu lah sebabnya aku tak bisa keluar dari hutan yang gelap ini. Tapi aku juga percaya, disaat aku benar-benar sudah memiliki caraku untuk bangkit. Aku pasti bisa kembali ke rumah. Zona nyaman. Atau mungkin aku malah akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa
.
ini pertama kalinya aku membuat kata-kata seperti ini..
__ADS_1
~ch35 selesai~
sankyuu!