
Mereka terdiam, tak bisa berkata apa-apa
Aku hanya melihat mereka, tapi setelahnya mereka lari ketakutan sambil berteriak histeris. Kakak ku bahkan mematung di tempat
:"Apa yang menakutkan, ini hal luar biasa." ucapku tanpa peduli korban.
:"Kau tak mungkin mat* dengan tusukan lemah itu, jadi kembali lah sebelum darahmu habis"
.
.
Suara mobil polisi dimana-mana, ditengah malam dengan hujan yang tiba-tiba turun dari langit
lampu-lampu cerah menghiasinya, borgol ditangan salah satunya. Kak shahiro yang hanya meminta untuk menggantikan ku di dalam penjara sambil menangis. Dan aku yang hanya diam tak peduli lagi
Hampa nya terus menerus bertambah. Makin tak bisa merasakan apa-apa. Makin sunyi. Makin sakit rasanya. Tapi aku bersyukur jika oang itu tiada malam ini
Ibu menelepon, menangis melihatku yang masih di penuhi bercak darah
Meminta ampun dan terus menangis ingin menyelamatkan ku dari hukuman penjara
Orang-orang menyaksikan.
Serena polisi berbunyi terus. Membuatku muak mendengarnya..
...****************...
Kabar tersebar ke seluruh sekolah. Setelah 5 hari Hanabi di nyatakan masuk penjara.
.
Pov Rion
:"Kok bisa ya?"
:"Serem banget anak itu, Rion. Lu yakin masih mau suka sama dia?"
:"Ya jelas lah. Kalian yang gak tau apa-apa mending diem"
:"Sekarang kontrakan lu gimana? betah gak lu disana"
:"Betah, gw berterimakasih sama keluarga Hanabi"
:"Apa bagusnya sih sahabatan sama psikopat? gak jelas lu"
.
Bully, gosip, rumor, dan caci maki terhadap Hanabi terus menyebar di sekolah. Banyak yang bilang Hanabi akan dikeluarkan, tapi saat aku berbincang dengan kepala sekolah dia tak mengatakan kalau Hanabi akan keluar. Hanabi tetap tinggal
:"Hey, tak mungkin aku ingin melewatkan drama dunia ini. Lagi pula aku tau Hanabi tidak salah, yang salah adalah pak tua itu bukan? aku juga mengalami hal persis, aku tau bagaimana perasaannya."
:"Dia benar, kau tak perlu khawatir"
:"Ahh.. begitu ya pak, terimakasih banyak pak"
kerrrtt...
Pintu ruang kepala sekolah terbuka
:"Permisi pak, izin untuk melihat sahabat saya." Ucap Lily dengan muka datar yang tak biasa
:"Kau kenapa?" tanya ku mendadak
:"Apa kau tak marah? Hanabi dihina di mana-mana."
:"Ahh.. soal itu.."
Adakah seseorang yang mau mendengar bahwa orang tersayang di hina bahkan dicampakkan? jelas tidak.
__ADS_1
Dunia sosial mungkin akan membuat Hanabi hancur lagi. Kuharap dia baik-baik saja
:"Kau boleh izin, jangan lupa katakan pada Hanabi juga, bahwa kami menunggu nya kembali"
:"Aku tak sudi membawanya pergi kemari. Dimana orang-orang tak ingin dia ada, lebih baik dia tenang bermain di luar bersama ku daripada harus terus bersekolah dengan cacian dimana-mana" ucap Lily ketus
:"Aku ikut"
:"Cepatlah"
Aku dan Lily akhirnya benar-benar pergi dari ruangan pak kepala sekolah itu, untuk melihat Hanabi. Gadis hebat yang kami kenal di dunia.
Rion Pov end
......................
Di penjara, hal mengagumkan ku temukan
Jadi ini lah yang disebut sebagai dunia buronan? banyak orang-orang, buronan, penjahat. Mereka berbincang santai seakan tak sedang melakukan kejahatan apa-apa
:"Suasananya benar-benar sesuai ekspetasi ku..."
:"Dek, kenapa lu malah buat tindak kriminal sih? padahal masa depan lu panjang"
:"Si paling masa depan panjang. Gw sih mending mat* dibanding raih masa depan"
:"Kayaknya lu punya banyak masalah batin ya, nanti gw kenalin lu ke geng gw dah biar lu bisa seru-seru an"
Tangannya mengelus kepalaku, aku hanya mengikis nya dan berpaling. Lalu pergi
Berhenti lagi lalu bertanya
:"Wait, emang di penjara bisa bikin geng?"
:"Haha nyadar juga lu, sssttt"
:"Ck gak seru amat."
...----------------...
Berlama-lama berada disini membuatku muak, hanya beberapa hari aku merasa kagum, setelahnya aku ingin rasanya memberontak keluar dari penjara suram ini.
Rasanya ingin membuat kata-kata baru.. Setidaknya, agar aku tak memikirkan apa-apa lagi
Kira-kira apa ya...
.
.
Harapan. Segelap-gelapnya dunia
Kalau tangga yang kamu naiki itu punya cahaya,kamu gak mungkin takut. Apa lagi cahaya itu harapan yang berhasil terwujud
Keren. Selanjutnya
Setiap manusia butuh penopang mereka
Kalau kamu bisa nyelamatin orang lain, maka orang lain juga harus bisa nyelamatin kamu
Selanjutnya.
Aku yakini setiap hal yang aku temukan adalah sebuah harta karun yang pastinya akan terlukis kan dalam kenangan. Yang pastinya menjadi sebuah inspirasi, yang pasti akan menghasilkan ide indah untuk jalan ku berikutnya.
Baiklah selesai.
.
Begitu bosan, sangat bosan. Sangat muak. Ingin mat*.
__ADS_1
Rasanya seperti akan gila
Bahkan semua pikiran ku sekarang hanya lah berbagai cara berputar, apa yang bisa aku lakukan agar mat*? Apa yang akan aku lakukan agar dapat hukuman mat*?
Melelahkan.
Mungkin koma tidak masalah, ah. Kalau makin ganas, mungkin aku akan ditembak!. Mungkin jika aku melarikan diri lalu menabrakan diriku ke kendaraan lewat, aku akan mat*. Ah jangan, aku ingin sesuatu yang tidak menyakitkan..
Sungguh lelah.
Sel penjara ini sempit. Aku keluar saja, karena ini waktu bebas.
......................
Hey, pernahkan kau berfikir untuk melakukan sesuatu yang salah hanya agar merasa bebas?
Itu aku. Yang sengaja melakukannya agar aku tenang. Walau pada akhirnya resiko berat harus ku ambil
Aku hanya akan berada disini 2 tahun saja, lagipula pak tua itu juga buronan. Maka aku tau tujuan dia ingin mengambil ku malam itu.
Aku dipenjara karena rencana pembunuhan (mungkin) tapi diringankan karena semua saksi mengatakan pak tua itu yang mulai duluan. Juga, dia memang lah buronan kota
.
Author;ngarang ges ya
.
Lagi, aku bahkan benci berdialog bengan orang-orang disini. Percaya kah kau? Aku mendapatkan teman. Dia lebih tua dariku, Sama-sama memiliki gangguan mental. Oh, dia sangat ramah dan sangat lembut. Sayangnya dia malah dihukum mat* karena sesuatu yang sangat luar biasa seram. Aku ingin sepertinya, tapi aku tak mau melakukan hal seseram itu. Aku masih normal, kan?
SUNGGUH, AKU MUAK. INGIN BEBAS DARI SEGALANYA.
Aku bosan bicara bahwa aku baik-baik saja, bosan bicara bahwa aku normal. Aku hanya suka saat aku bicara bahwa aku gila.
Sekarang ayo cari tempat bagus untuk melompat lalu tiada. Jika itu benar-benar ada. Aku ingin tidur. Selamanya.
.
Sedikit lagi. Sedikit lagi. Biarkan aku bangkit dari kebosanan ini. Entah kenapa aku ingin berbincang dengan polisi yang ada disini
Ok baiklah, ayo cari
.
:"Pak, kau tidak bosan? Hanya berdiri diam sambil mengawasi?"
:"Jam saya akan diganti nanti, saya akan berpatroli. Ada apa?"
:"Aku bosan, mana tugasku? Berikan aku sesuatu yang menyenangkan"
:"Semua sudah diberikan jadwal tugasnya masing-masing. Kau bisa melihatnya disana"
:"Sudah selesai. Berikan aku lebih"
:"Kenapa?"
:"Sebelum aku benar-benar akan mencari cara bun*h diri, lebih baik berikan saja sekarang."
Aku mulai kesal. Rasanya ingin menghajarnya. Oh, aku masih ingin dia hidup karena dia pernah membantuku sekali.
:"Hey baiklah, jangan bicara seperti itu. Aku akan mengajakmu untuk bermain catur setelah aku selesai, kau bisa?"
:"Ya, aku bisa segala permainan"
Aku tersenyum
.
Jadi semua akan baik-baik sajaa, aku akan dengan senang menunggu waktu bermain catur tiba. Jika tidak, maka tamat riwayatnya.
__ADS_1
~ch 42 selesai~
Sankyuu!