
hari apa ini? oh, jumat.
aku melupakannya, yah. lagipula itu tidak penting. ini juga masih malam.
lebih tepatnya, pagi.
aku tidak tidur semalaman dan hanya melamun sampai pagi datang.
sekarang menunjukkan pukul 03:39, aku tak bisa tidur.
aku mungkin akan berakhir disini, sungguh seperti roti tanpa isi. rasanya mungkin enak dan tentu saja tawar, bisa juga manis karena ada gula diatas nya. tapi tetap saja polos karena tidak diisi apapun. tak semua orang menyukai roti tanpa isi.
mungkin juga mirip seperti balon yang menempel dengan selotip. saat sedang mencoba melepas selotip yang menempel di balon itu, balon itu malah pecah. seperti, sekeras apapun berusaha berubah. akhirnya gagal juga dan hancur karena hal itu.
melelahkan. itulah kata-kata nya
semua orang benar-benar hanya fokus kepada masalah cinta juga fisik mereka. sementara aku disini malah berfikir hidup itu tak menyenangkan apapun itu. entah aku benar-benar bahagia atau tidak, aku selalu melupakan hal menyenangkan. karena pastinya masalah selalu muncul setelah itu.
bahkan disaat aku menyukai seseorang, pasti ia akan hilang juga pada waktunya. waktu terus berputar, masa depan akan datang. tapi aku seperti robot yang kehabisan baterai. ya, mati di tempat.
kau punya waktu untuk berdiri lagi, bangkitlah. kau punya waktu untuk menangis, jadi menangislah saat itu juga.
ini terlalu rumit untukku, tak mungkin aku menyelesaikan semuanya secara bersamaan. yang kuharapkan setidaknya, semenit, tidak, sedetik. izinkan aku bebas dari ini.
aaahhhhhhh.
lelah dengan harapan, tapi tak mungkin menyalahkan keadaan. semua punya prosesnya, tapi sudah lelah lebih dulu. semua punya jalurnya, tapi malah menyerah ditengah jalan. semuanya sangatlah rumit. sangat rumit.
semuanya terus berputar dikepala, berputar dan berputar dan terus diulang mungkin sampai aku mati nanti.
aku ingin obat tidur, aku benar-benar tak bisa tidur. aku butuh obat tidur agar aku bisa tidur.
selagi aku bisa bertahan. izinkan aku untuk membunuh pikiran ini.
aku tak tau kapan ini akan berakhir. mungkin aku akan mengubah sedikit hal nanti. aku tak peduli apa yang akan terjadi nantinya.
jumat, jam 12:00, di sekolah
:"hanabi, kau jadi lebih suka bergaul hari ini
kesambet apa?" tanya lily
lily duduk di disebelahku di jam istirahat ini, ya. kami berada dikantin sekarang. bersama kenzo dan rion juga tentu saja
:"kau tak memaksakan diri kan?" tanya lily lagi secara tiba-tiba
:"eh? ah.. tidak kok"
__ADS_1
:"jangan bercanda, aku tak mau kau terluka lagi" jawabnya ketus
:"sungguh, aku tak memaksakan diri. aku hanya ingin mencoba"
:"kalau ada apa-apa cerita ok?" kata rion
:"iya iya.."
aku hanya tersenyum pahit melihat mereka yang menatapku dengan mata kasihan itu, seakan aku tak akan bisa melakukan apapun tanpa mereka. akh! Lagi-lagi pikiran negatif bodoh ini!
sudahlah, lebih baik lanjutkan makan saja. jam istirahat akan segera berakhir.
.
.
dikelas
aku hanya membaca buku dari perpustakaan yang belum selesai ku tamatkan. penuh dengan materi yang tak bisa semuanya ku mengerti.
jam pelajaran berlangsung, akhir-akhir ini semuanya terasa membosankan. itu hanya membuatku mengantuk saja.
disaat ada pelajaran yang ku suka, aku malah paling idiot di sana. padahal biasanya aku bisa langsung mengerti dan menjawab dengan benar seutuhnya. aku benar-benar kecewa dengan hasil ulangan harian kali ini
sampai jam pelajaran terakhir, aku benar-benar tak bisa berkonsentrasi sama sekali. aku hanya mengantuk dan memikirkan hal lain
jam pulang sekolah, aku pulang sendirian. seharusnya aku menunggu rion, tapi aku mengatakan di telepon bahwa aku sedang sibuk jadi tak bisa menunggu lama. memang persetan semua kata-kata bohong itu.
.
.
aku pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukaku, aku tak ingin mandi hari ini. rasanya malas sekali
aku melihat cermin dikamar mandi, menatap diriku yang biasa ini. sungguh, aku terlihat normal, aku baik-baik saja. tapi kenapa aku sangat ketakutan? sekilas aku juga melihat orang lain menatapku. dan mungkin dia lah yang membuatku takut, walau aku tak mengenalnya.
aku keluar dari kamar mandi dan menuju tempat tidur. lalu terlelap setelahnya. mimpi indah diriku:)
.
.
.
jam 01:48, aku terbangun karena haus. aku pergi keluar kamar menuruni tangga dan menuju dapur.
selesai mengambil minum, aku melihat rion di ruang tamu. sepertinya ia sedang menangis
__ADS_1
:"apa kau mimpi buruk?" tanyaku menghampiri nya
dia terkejut dengan suaraku, dan menghapus air matanya dengan cepat.
:"ah.. ya, itu menakutkan" jawabnya tak melihatku
aku duduk di sampingnya, memberikan minum ku yang awalnya mau ku bawa ke kamar
:"tenangkan dirimu" ucapku
:"terimakasih" jawabnya
jujur saja, aku tak bisa berkata-kata. mungkin akulah yang terlalu berlebihan. ini bisa dibuktikan dengan adanya orang lain yang memiliki masalah yang lebih menyakitkan dibanding diriku
setidaknya aku ingin merasa lega, tapi tidak bisa. aku masih tetap ketakutan dengan hal yang tak benar-benar ada. aku tak tau apa yang kutakutkan.
aku hanya mendengarkan rion bercerita tentang mimpi buruknya, tanpa ada jawaban. aku hanya mendengarkan. setidaknya sampai ia berhenti
aku mengelus pundak rion, mencoba menenangkan dirinya yang masih ketakutan. sementara ia yang berusaha menenangkan diri
setelah semuanya kembali damai, rion tiba-tiba mengajukan pertanyaan yang membuatku ingin lari darinya
:"kenapa kau tak menceritakan masalahmu padaku?" tanyanya
aku yang tiba-tiba mendengar itu hanya bisa terdiam tak tau harus menjawab apa
karena dari penglihatan manapun, aku yakin itu tak masuk akal. haruskah aku menjawab "aku tidak tau apa yang terjadi, jadi aku tak membicarakan apapun" atau "aku hanya gila saja. itu sudah jelaskan"
aneh jika aku mengatakan itu. kenapa tidak? kata "gila" dan "tidak tau" adalah hal yang sangat tidak logis
:"aku tidak tau" jawabku
aku langsung pergi dari sana dan langsung menutup pintu kamar
yang kulihat terakhir kali hanyalah rion dengan ekspresi wajahnya yang bingung serta cemas. aku benar-benar benci karakter egois ku ini. alangkah baiknya aku bisa membuat karakter baru yang lebih baik.
dikamar aku hanya melamun. menatap malam tanpa adanya bintang-bintang yang berkilau. malam itu sangatlah sepi
padahal aku tau diluar angkasa sana banyak bintang yang mengelilingi nya. terkadang aku bisa mendapat makna baru hanya dengan memikirkan hal simpel seperti ini
contohnya adalah saat ini, Lagi-lagi rasanya aku ingin membuat kata-kata penyemangat dari apa yang kurasakan dan kulihat saat ini
.
kau mungkin merasa sendirian saat ini, kebingungan dan ketakutan tanpa alasan yang pasti. sementara langit malam selalu datang walau tanpa ada yang menemani. karena sebenarnya ia didampingi oleh banyak bintang. sama seperti dirimu yang sampai saat ini masih didampingi oleh orang-orang baik di sekitar. memang tak bisa selamanya mengharapkan keberadaan mereka, tapi mandiri lah, bangkit lah untuk mereka.
dan akhirnya adalah ini. mungkin aku akan mencoba semuanya, mengulang semuanya. semoga itu benar-benar berhasil.
__ADS_1
~ch37 selesai~
sankyuu!